Anggota DPRD hadir ditengah masyarakat, Balai warga terselamatkan

KABARTODAY,JAKARTA – Reses adalah sebuah kebijakan yang diatur dalam Undang-undang. Salah satu tujuan reses adalah untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di dapil masing-masing sebagai perwujudan perwakilan rakyat hingga mendorong serta mengawal aspirasi itu agar bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Menyambung masa reses di awal saat bertemu dengan warga, tepatnya di Jl. Anggrek nelymurni, Blok C yang mengeluhkan kondisi serta fasilitas Balai warga yang sudah tidak layak lagi sebagai tempat pertemuan warga dan salah satu tempat POSYANDU (25/10/2023).

Abdul Azis selaku anggota DPRD DKI Fraksi PKS langsung menyikapi keluhan tersebut. Bekerjasama dengan PT. Pusri dan AKSI Foundation mencoba mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh warganya, disamping itu tidak ketinggalan pula warga Blok C bergotong royong secara swadaya.

Dalam kunjungannya di Sekretariat RW 01 Kemangisan, beliau berinteraksi langsung dengan warga serta melihat-lihat fasilitas yang dimiliki Posyandu, oleh karena Balai warga Blok C yang biasanya dijadikan lokasi Posyandu RW 01 dalam proses renovasi maka sementara waktu dialihkan. Tampak dihadiri oleh Ketua RW 01  Gunawan, Ketua Posyandu dan perwakilan RT yang hadir.

“Saya sudah mengusulkan mengenai alat timbang yang dianggarkan oleh PemProv. DKI Jakarta agar diberikan langsung kepada Posyandu yang ada, jadi tidak perlu menaruh di satu tempat. Hal ini dapat menghemat effesensi kerja dari Ibu – Ibu yang mengurus PosYanDu,” ujar Azis. “Berkenaan dengan anggaran mengenai KTP menyangkut berubahnya status Jakarta pun saya meminta untuk digunakan saja IKD dan anggarannya dialihkan untuk KJP serta program – program peningkatan kesejahteraan warga.” Imbuhnya.

Disela waktunya, tidak lupa Abdul Azis melihat perkembangan dari Balai Warga yang direnovasi. Pembangunan sudah mencapai progres 70 % penyelesaian dan berharap agar sekiranya nanti perselesaikan dapat digunakan sscara maximal untuk kepentingan warga pada khususnya serta masyarakat pada umumnya.[] Atma

Pos terkait