Bombardir Israel ke Gaza Tewaskan 143 Anak-anak dan 105 Wanita

GAZA, PALESTINA – Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan udara ‘Israel’ di wilayah tersebut telah meningkat menjadi 704 orang, termasuk 143 anak-anak dan 105 wanita.

Kementerian Kesehatan Palestina juga mengatakan bahwa serangan keji ‘Israel’ tersebut telah melukai sekitar 4.000 warga Palestina lainnya.

Bacaan Lainnya

Badan bantuan kemanusiaan PBB mengatakan bahwa pengungsian massal telah meningkat di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, dengan lebih dari 187.518 warga Palestina diyakini meninggalkan rumah atau kehilangan mereka.

Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan berlanjutnya pengeboman ‘Israel’ terhadap daerah kantong tersebut.

Yoav Gallant, Menteri Pertahanan ‘Israel’, telah mengumumkan “blokade total” terhadap Gaza, dengan mengatakan bahwa pihak berwenang akan memutus akses makanan, air, aliran listrik dan bahan bakar.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan bahwa ia “sangat tertekan” dengan pengumuman pengepungan tersebut dan memperingatkan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza yang sudah sangat buruk sekarang akan “semakin memburuk”.

Guterres juga mengatakan bahwa sekitar 137.000 orang berlindung di bawah naungan UNRWA, sebuah badan PBB yang menyediakan layanan-layanan penting bagi warga Palestina.

Human Rights Watch mengatakan bahwa blokade total ‘Israel’ terhadap kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari di Gaza merupakan kejahatan perang.

Pos terkait