Diduga Kangkangi Aturan Dan Peraturan Terkait, Keberadaan Irian Supermarket Jalan Karya Sei Agul Medan Dinilai Rugikan Warga Dan Lingkungan Sekitar

KabarToday l Medan – Keberadaan Irian Supermarket yang berada di Jalan Karya Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat Kota Medan, disebut – sebut telah mengangkangi Aturan dan Peraturan terkait Pendirian sebuah Toko berbasis Swalayan.

Hal ini disebabkan, keberadaan Supermarket yang satu ini dinilai telah merugikan Warga dan Lingkungan sekitar. Pasalnya, keberadaan Supermarket yang satu ini diduga beroperasi tanpa memakai AC Control dalam Sistem Sirkulasi Udaranya, seperti yang dilansir dari TURNBACKHOAX.NET.

Padahal, dalam Pembangunan sebuah Toko Swalayan, Seperti Minimarket, Supermarket, Department store, Hypermarket, dan Grosir atau Perkulakan yang berbentuk Toko dengan Sistem Pelayanan Mandiri, Fasilitas yang menjamin kebersihan, Kesehatan (Higienis), Keamanan, dan Kedamaian atau Ketertiban, adalah merupakan salah satu Persyaratan Utama dalam Pembangunan sebuah Toko Swalayan. Selain Fasilitas tempat, seperti Areal Parkir dan Ruang Publik yang nyaman, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 29 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan.

Hal ini terlihat dari banyaknya Mesin AC Out Door yang menempel pada dinding Supermarket ini. Selain keberadaannya mengganggu pendengaran, karena menimbulkan suara bising ditelinga, juga telah menambah suhu pemanasan global yang dirasakan oleh Warga sekitar.

Bahwa, sejak berdirinya Irian Supermarket tersebut, suhu udara di perumahan Warga sekitar menjadi semakin Panas. Warga merasa, jika Pemanasan Global yang terjadi, diduga suhunya menjadi dua kali lipat panasnya.

Buka hanya itu, parahnya lagi, saat melakukan Pembersihan Rutin Mesin AC Out Door, bekas air cuciannya yang kotor menghitam mengalir jatuh ke penampungan Air Bersih Warga setempat, sehingga membuat Warga resah akan efek negatif yang ditimbulkannya, seperti masalah kesehatan Warga yang berada disekitar Irian Supermarket tersebut.

Dugaan tidak tersedianya Pengoperasian Tata Udara berbentuk Ducting sebagai tempat Saluran dalam menyalurkan Udara dari dan ke Conveyor, Screen, Hopper dalam Sistem AC Control tersebut, melahirkan berbagai persepsi miring ditengah – tengah masyarakat menyebutkan, jika Irian Supermarket ini diprediksikan berdiri, tidak tertutup kemungkinan juga telah menabrak aturan dan peraturan yang berlaku lainnya, terkait pendirian sebuah Toko Swalayan, sehingga perlu untuk dievaluasi ulang Izin Pendirian dan Pengoperasiannya.

Seperti, Pemenuhan Komitmen Prasarana Usaha yakni : Izin Lokasi, IMB, SLF, Rekomendasi dari Instansi yang berwenang, Rencana Kemitraan dengan Usaha Mikro dan Usaha Kecil, Terintegrasi dengan Pusat Perbelanjaan atau Bangunan/Kawasan Lain, Hasil Analisa Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat (Kecuali Untuk Mini Market), Rekomendasi Dari Instansi Terkait, Izin Usaha Pusat Perbelanjaan Atau Izin Bangunan/Kawasan Lainnya Tempat Berdirinya Toko Swalayan, dan Rencana Kemitraan Dengan Usaha Mikro Dan Usaha Kecil atau Toko Modern.

Hal penting lainnya adalah : pemenuhan PP No. 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, meliputi: Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, Persetujuan Lingkungan, Persetujuan Bangunan Gedung Dan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung sesuai PP Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Adapun penyesuaian akan hal diatas diketahui, bahwa untuk Toko harus mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 23 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan, Penataan, dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, antara lain meliputi : Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota, dan Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten/Kota yg harus disesuaikan pula dengan Aturan dan Peraturan yang berlaku di Daerah Kabupaten/Kota setempat.

Terkait hal ini, Irian Supermarket seharusnya memakai sistem Sirkulasi udara jenis refrigeran Solstice N40, seperti yang diperbuat oleh Papaya Fres Gallery Supermarket  memakai Refrigeran Solstice N40.

Diketahui, Kimia Refrigeran tersebut diklaim ramah lingkungan dan memiliki Potensi Pemanasan Global sangat rendah. Selain itu, Penggunaan Solstice N40 dapat membantu mengurangi Konsumsi Energi mesin pendingin hingga 10 persen.

Namun, berbeda dengan Irian Supermarket Jalan Karya Medan ini, hanya memakai AC In Door dan Out Door untuk pendingin ruangna yang dinilai kurang ramah lingkungan dan menimbulkan keresahan bagi Warga sekitarnya.

Seperti yang dialami oleh N Irwansyah Warga Jalan Karya Gg Sukadamai Lingkungan XIV, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat. Kepada Wartawan  Sabtu (20-04-2024) lalu mengatakan, Bahwa imbas Polusi dan Suhu Panas serta Kebisingan yang di timbulkan Swalayan Irian Supermarket, sangat menganggu Istirahat malam Warga dan Kesehatan Lingkungan.

“Pihak Swalayan Irian Supermarket hanya bisa memberikan solusi saja, tanpa memberikan bantuan kepada masyarakat yang sakit akibat dari Polusi, Suhu Panas, serta Kebisingan yang bersumber dari Swalayan Irian Supermarket”, ujarnya.

Pantauan Wartawan menemukan, AC Out Door milik Irian Supermarket terlihat langsung menempel di Tembok Pagar yang berbatasan langsung dengan rumah warga, hingga menimbulkan Hawa Panas dan Suara Bising yang tidak mengenal waktu, sehingga sangat menganggu istirahat dan kenyamanan warga. Ditambah lagi Air Cucian AC yang masuk kedalam penampungan air bersih warga yang dipakai untuk mandi, masak dan minum.

Akibatnya, salah satu anak warga sampai harus dirawat di rumah sakit akibat terdampak polusi, hawa panas dan kebisingan tersebut.

Tapi Management Irian Supermarket ini tidak mau bertanggung jawab akan hal tersebut, jangankan untuk membantu biaya anak warga yang dirawat di rumah sakit, bantuan apapun tidak ada diberikan kepada warga yang terdampak oleh hal buruk tersebut.

Padahal, dalam PP No. 47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Persoalan Terbatas,  Pasal 2 dan 3 menyebutkan, bahwa setia persoalan selaku Subjek Hukum mempunyai tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Manager Internal Irian Supermarket Jalan Karya Medan, Eka Surya Kesuma melalui saluran Whatsapp, Jumat (26/4/2024) mengatakan, pihak masih rapat dan berjanji akan menelepon Wartawan kembali.

“Masih Meeting, nanti ditelpon lagi”, sebut Eka Surya Kesuma dari balik HP nya.

Namun, hingga berita ini dimuat, sang Manager Irian Supermarket tersebut, tidak ada menelepon Wartawan kembali. (Okta)

Pos terkait