Dituduh Penggal Kepala Bayi, Hamas Justru Bebaskan Sandera Wanita dan Anaknya

GAZA, PALESTINA – Sayap militer Hamas, Brigade Izzudin Al-Qassam, merilis sebuah video yang menunjukkan momen pembebasan seorang sandera wanita dan kedua anaknya yang ditawannya dalam serangan ke wilayah “Israel”.

Video yang ditayangkan di Al Jazeera pada Rabu malam itu direkam dari kejauhan, menunjukkan wanita berpakaian biru dan anak-anaknya.

Bacaan Lainnya

Terlihat pula sejumlah pria, yang diduga pejuang Hamas, berjalan pergi setelah meninggalkan mereka di area terbuka dekat pagar, yang diyakini merupakan perbatasan antara “Israel” dan Gaza.

Belum diketahui kapan video tersebut diambil. Sementara pihak “Israel” belum mengomentari video tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Brigade al-Qassam,mengatakan bahwa wanita itu adalah seorang warga “Israel”.

“Seorang pemukim Israel dan dua anaknya telah dibebaskan setelah mereka ditahan selama pertempuran,” kata pernyataan itu, menurut laporan kantor berita AFP.

Kelompok Perlawanan Islam Hamas diperkirakan telah menangkap 150 sandera dalam serangan mendadak yang mengagetkan “Israel”, yang segera menyatakan perang terhadap Gaza dan membombardir wilayah itu.

Pengeboman Israel yang tak henti-hentinya selama lima hari menyebabkan lebih dari 1.050 warga Palestina syahid, termasuk ratusan warga sipil, dan melukai lebih dari 5.000 orang lainnya di Gaza, kata kementerian kesehatan.

Badan pengungsi Palestina PBB mengatakan 250.000 orang telah mengungsi di daerah kantong Palestina yang dikepung total oleh “Israel”, menciptakan apa yang dikatakan para pengamat sebagai “bencana kemanusiaan”.

Militer Zionis mengatakan lebih dari 1.200 orang, termasuk 155 tentara, telah tewas di “Israel” sejak hari Sabtu.*

Pos terkait