Eks Kadis P3A Maluku Diperiksa Sebagai Tersangka TPKS

Kabartoday, AMBON – Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Davis S Katayane kembali diperiksa polisi.

Dia diperiksa penyidik Subdit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Jumat (11/8/2023).

Bacaan Lainnya

Dalam pemeriksaan kali ini, Katayane menyandang status tersangka. Sebelumnya, dia ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Kekerasan Seksual pada Selasa (8/8/2023).

Katayane disangkakan dengan pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ancaman hukumannya 12 tahun penjara dan atau denda paling banyak 300 juta rupiah.

Direktur Reskrimum Polda Maluku Kombes Pol Andri Iskandar melalui Kepala Subdit IV PPA AKBP Sulastri S membenarkan pemeriksaan Katayane.

AKBP Sulastri Sukidjan,S.I.K – Kepala Subdit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Maluku.

“Iya, diperiksa dari jam 14.00 WIT. Setelah diperiksa beberapa jam, tersangka merasa agak kurang enak badan,” ungkap Sulastri kepada media ini Jumat (11/8/2023) malam.

Mantan Wakapolres Maluku Tengah ini katakan proses pemeriksaan akhirnya dihentikan sejenak karena tersangka agak kurang enak badan.

Menyinggung kemungkinan tersangka akan ditahan usai pemeriksaan nanti, mantan Kasubbid Provost Bidpropam Polda Maluku ini enggan berspekulasi.

“Soal akan ditahan, saya belum bisa memastikan. Nanti kita lihat saat selesai pemeriksaan ya,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Katayane dilaporkan ke polisi karena perbuatan bejadnya. Dia dituding telah melecehkan stafnya sendiri.

Tindakan pelecehan seksual ini terjadi pada bulan Juli 2023. Tidak hanya sekali, tetapi tiga kali Katayane melampiaskan syahwatnya ke stafnya sendiri.

Tindak kekerasan seksual ini mendapat atensi Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. Orang nomor satu di Polda Maluku langsung memerintahkan Dirreskrimum Kombes Pol Andri Iskandar untuk mengusut kasus ini.

Kasus ini pun cukup menyedot animo masyarakat. Perbincangan ramai di khalayak umum. Beberapa hari kemudian, Katayane dengan “gentleman” menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatan Kadis P3A Provinsi Maluku. (IMRAN)

Pos terkait