<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id</link>
	<description>Tegas dan Lugas</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 11:28:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/go/wp-content/uploads/2026/08/cropped-logo.jpg</url>
	<title>Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UBN Tegas Tolak Konser Bocelli di Indonesia</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/ubn-tegas-tolak-konser-bocelli-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2026 11:28:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Andrea Bocelli]]></category>
		<category><![CDATA[Bachtiar Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[UBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co.id/?p=104227</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA — Ulama nasional sekaligus aktivis kemerdekaan Palestina, KH Bachtiar Nasir (UBN), menyampaikan penolakan keras terhadap rencana penyelenggaraan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di Indonesia. UBN menegaskan, pemerintah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> — Ulama nasional sekaligus aktivis kemerdekaan Palestina, KH Bachtiar Nasir (UBN), menyampaikan penolakan keras terhadap rencana penyelenggaraan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di Indonesia. UBN menegaskan, pemerintah semestinya tidak memberikan ruang dan panggung bagi figur yang memiliki rekam jejak mendukung agresi militer maupun penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina.</p>
<p>Konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour tersebut dijadwalkan berlangsung di dua lokasi, yakni Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/10/2026) dan Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, pada Selasa (3/11/2026). Kendati Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam telah menyampaikan penolakan resmi, perizinan dari pihak berwenang tetap diterbitkan sehingga memicu kritik publik.</p>
<p>&#8220;Jangan beri panggung kepada pelaku sekaligus pendukung penjajah dan pelaku genosida di Gaza dan Palestina,&#8221; ujar UBN di Jakarta, Jumat (30/10/2026).</p>
<p>UBN menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas MUI. Menurut dia, langkah MUI didasari kepedulian terhadap kemanusiaan dan kepentingan nasionalisme, bukan motif anti-seni atau antiagama. Ia secara khusus menyoroti rekam jejak Bocelli yang disebut pernah terlibat dalam agenda penggalangan dana bagi Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) pada 2010.</p>
<p>&#8220;Itu berarti dia terlibat dalam pengumpulan amunisi pembantaian terhadap kemanusiaan dan mendukung penjajahan terhadap Palestina,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selain rekam jejak pada 2010, UBN juga menyoroti sikap penyanyi tersebut pada 2023 yang dinilai hanya menunjukkan simpati kepada seorang sandera yang dibebaskan. Menurut dia, Bocelli tidak pernah menunjukkan kepedulian terhadap ribuan warga dan anak-anak Palestina yang selama puluhan tahun hidup dalam penindasan zionis.</p>
<p>UBN mengingatkan masyarakat dan pengambil kebijakan agar tidak terkecoh oleh simbolisme artifisial, seperti penggunaan syal pro-Palestina maupun pembagian bantuan kemanusiaan yang diinisiasi pihak penyelenggara menjelang konser.</p>
<p>&#8220;Apakah jika hari ini dia konser di Indonesia dengan menggunakan syal agar bisa diterima konser di Indonesia lalu kita benarkan? Terlalu naif rasanya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut UBN, pembiaran terhadap penyelenggaraan konser tersebut dapat melahirkan preseden buruk. Pada kemudian hari, figur publik lain dengan rekam jejak serupa dikhawatirkan dapat dengan mudah memulihkan citranya hanya melalui penggunaan atribut pro-Palestina demi keuntungan materi semata.</p>
<p>UBN juga mengkritisi potensi perputaran ekonomi hingga ratusan miliar rupiah yang diproyeksikan dari perhelatan tersebut. Menurut dia, keuntungan finansial sebesar apa pun tidak akan pernah sebanding dengan tetesan darah korban genosida di Palestina.</p>
<p>&#8220;Ratusan miliar itu tidak akan pernah sepadan dengan satu tetes darah orang-orang yang dibantai di Palestina,&#8221; cetusnya.</p>
<p>Menutup keterangannya, UBN mengingatkan pentingnya konsistensi bangsa dan kepemimpinan nasional dalam memegang amanat Pembukaan UUD 1945 yang secara tegas menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi.</p>
<p>&#8220;Di mana nasionalisme kita? Di mana Pembukaan Undang-Undang Dasar yang anti pada penjajahan? Di mana konsistensi kita? Kita tidak boleh memberi panggung kepada mereka, pelaku dan pendukung genosida di Gaza,&#8221; pungkas UBN.*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://spiritofaqsa.or.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-26-at-15.21.24.jpeg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Polsek Kelapa Dua Tangsel Amankan Terduga Curanmor</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/polsek-kelapa-dua-tangsel-amankan-terduga-curanmor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2026 02:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co.id/?p=104217</guid>

					<description><![CDATA[TANGSEL &#8211; Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, mengamankan seorang pria berinisial A.S. (32), warga Lebak, Banten, terduga pelaku aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area parkir RS Siloam, Kelapa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANGSEL </strong>&#8211; Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, mengamankan seorang pria berinisial A.S. (32), warga Lebak, Banten, terduga pelaku aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area parkir RS Siloam, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (23/10/2026).</p>
<p>Kapolsek Kelapa Dua AKP Rokhmatulloh, S.H., menyampaikan hal tersebut di Mapolsek Kelapa Dua, Kamis (29/10/2026). Ia menjelaskan, peristiwa pencurian bermula sekitar pukul 17.30 WIB ketika korban tiba di RS Siloam untuk bekerja dan memarkirkan kendaraannya sebelum masuk ke dalam rumah sakit.</p>
<p>Sekitar pukul 21.13 WIB, petugas parkir bersama saksi lainnya melihat terduga pelaku keluar dari area parkir RS Siloam dengan diikuti seorang pelaku lain. Menyadari adanya dugaan pencurian, saksi kemudian meneriaki pelaku dengan teriakan “maling”. Saat dilakukan pengejaran, A.S. terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya, namun sepeda motor milik korban berhasil dibawa kabur oleh seorang pelaku lainnya yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).</p>
<p>Dari penanganan tersebut, unit reskrim POlsek Kelapa Dua mengamankan barang bukti berupa satu buah kunci berbentuk huruf T, empat buah mata kunci, satu bilah senjata tajam jenis golok, serta dua unit sepeda motor Honda Beat. Kedua kendaraan tersebut terdiri atas satu unit Honda Beat berwarna biru dengan nomor polisi B-6324-JCM yang diduga digunakan oleh pelaku dan satu unit Honda Beat berwarna hitam tanpa nomor polisi yang diamankan saat pengembangan kasus.</p>
<p>Polsek Kelapa Dua mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan, menggunakan kunci ganda, serta memastikan kendaraan berada di tempat parkir yang aman. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui layanan Kepolisian 110</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_470,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1793325715/IMG-20261030-WA0001/IMG-20261030-WA0001.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Karawang Diduga Keracunan Gas Pabrik</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/puluhan-warga-karawang-diduga-keracunan-gas-pabrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2026 01:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co.id/?p=104214</guid>

					<description><![CDATA[44 orang dibawa ke rumah sakit diduga akibat mengalami keracunan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co.id"><strong>KARAWANG</strong></a> &#8211; Puluhan warga di dua desa di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat diduga mengalami keracunan gas dari pabrik caustic soda milik salah satu perusahaan manufaktur kertas dan bahan kimia di Karawang.</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang Asep Suryana di Karawang, Kamis, menyampaikan untuk sementara dilaporkan terdapat 44 orang yang dibawa ke rumah sakit diduga akibat mengalami keracunan.</p>
<p>Ia mengatakan, prioritas pertama dalam menangani peristiwa itu ialah melakukan penanganan warga yang terdampak. Untuk penyebab pastinya masih belum disampaikan lebih jelas, karena masih proses penanganan.</p>
<p>Warga yang diduga mengalami keracunan itu dibawa ke Rumah Sakit Rosela Karawang sejak Kamis siang. Mereka umumnya mengalami sesak nafas, mual, dan batuk-batuk.</p>
<p>Sebanyak 44 warga itu merupakan warga Desa Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Karawang.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Muh Asim menyampaikan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.</p>
<p>Warga yang terdampak telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan. Pendataan warga terdampak juga masih terus dilakukan oleh pihak terkait.</p>
<p>Ia menyampaikan, warga mulai merasakan gangguan kesehatan seperti pusing, sesak nafas, mual hingga batuk-batuk pada Kamis pagi.</p>
<p>Berdasarkan informasi awal, peristiwa itu dipicu akibat adanya bahan kimia yang ditemukan tersimpan di area luar ruangan. Kemudian pada Rabu (28/10) malam hingga Kamis dini hari turun hujan yang diduga memicu terjadinya reaksi bahan kimia dan air.</p>
<p>Kondisi itu menimbulkan bau menyengat hingga tercium oleh warga yang tinggal tak jauh dari perusahaan. Namun diakuinya itu merupakan informasi awal yang diperoleh. Untuk penyebab pasti kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan oleh instansi teknis.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.antaranews.com/cache/1200x800/2026/10/29/1229228.jpg.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Podcast Dakwah Bapak-Bapak PPM ; Penyeimbang Dunia dan Akhirat</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/podcast-dakwah-bapak-bapak-ppm-penyeimbang-dunia-dan-akhirat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2026 01:49:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co.id/?p=104211</guid>

					<description><![CDATA[Dakwah santai ala podcast edisi perdana yang mengusung tema "Penyeimbang Dunia dan Akhirat"]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>‎<strong>DEPOK</strong> &#8211; Islam tidak mengenal konsep Faslu diin anil hayah atau pemisahan agama dengan kehidupan. Hal tersebut disampaikan Aktivis Dakwah, Ustaz Dede Wahyudin di hadapan 32 jemaah ikhwan Saung DPR, Perumahan Panorama Putra Mandiri, Cipayung, Depok, Sabtu (24/10/2026).<br />
‎<br />
Agama dan kehidupan itu seharusnya sejalan. ‎Memisahkan urusan agama tersendiri dan kehidupan sendiri, menurut Ustaz Dede itulah yang dinamakan sekulerisme. &#8220;Justru islam hadir untuk mengatur seluruh aktivitas kehidupan. Baik dalam hal mendidik anak, pergaulan, bekerja/muamalah, mengatur urusan keluarga atau rumah tangga, bermasyarakat hingga urusan hukum dan pemerintahan.&#8221;<br />
‎<br />
‎Di acara dakwah santai ala podcast edisi perdana yang mengusung tema &#8220;Penyeimbang Dunia dan Akhirat&#8221; itu Dede mengutip surat Al-Mulk ayat 2, yang berbunyi &#8220;Allah yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.&#8221;<br />
‎<br />
‎Oleh karenanya, jelas Dede, aktivitas manusia di dunia khususnya muslim semestinya berorientasi pada kehidupan setelah kematian, yakni akhirat. Jika manusia paham darimana ia berasal, untuk apa hidup, dan akan ada kehidupan setelah kematian, tentu ia akan berusaha menyelaraskan seluruh aktivitas kehidupannya hanya dalam rangka ketaatan pada Allah.<br />
‎<br />
‎&#8221;Baik amalnya dalam ayat tersebut bukan berarti banyak secara jumlah atau bilangan ibadahnya, melainkan kekhusyukan dan keikhlasan ukurannya. Ini termasuk amalan hati, sebab hanya Allah yang bisa menakar dan menilainya.&#8221;<br />
‎<br />
‎Orang yang hanya mengejar akhirat dan fokus pada ibadah pribadi saja, jelas Dede, tetap akan dimintai pertanggungjawaban. Mengapa abai kepada keluarga? mengapa melupakan lingkungannya? sebab ia pun bagian dari masyarakat. Sebaliknya, mereka yang hanya fokus bekerja atau mengejar dunia tapi melupakan ibadah dan kewajibannya sebagai muslim, juga akan merugi.<br />
‎<br />
‎Lebih lanjut Dede mengatakan, keseimbangan dunia dan akhirat dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, meneladan nabi dalam seluruh aspek kehidupan. Suri tauladan terbaik ada dalam diri Rasulullah SAW, di mana beliau adalah seorang kepala keluarga, suami, pemimpin umat, sekaligus panglima perang. Semua peran dapat dijalankan dengan baik dan dijalani penuh ketaatan pada Allah. Nabi tidak hanya mementingkan ibadah maghdoh, apalagi berorientasi mengejar materi, kedudukan ataupun popularitas, melainkan seluruh gerak-geriknya hanya mengejar rida Allah SWT.<br />
‎<br />
‎Kedua, menuntut ilmu (thalabul ilmi). Ini kunci, sebab mukmin yang meninggalkan taman-taman syurga dan menjauhi majelis ilmu rentan terkena penyakit futur (turun semangat ibadahnya) dan hubbud duniya atau cinta dunia.<br />
‎<br />
‎&#8221;Ilmu agama akan menuntun seseorang beraktivitas sesuai aturan Allah. Sehingga ia mampu mengerjakan ibadah maghdoh seperti shalat, tilawah, puasa, zakat, haji dengan baik sesuai rukun-rukunnya.&#8221;<br />
‎<br />
‎Selain itu, jelas Dede, dengan ilmu mukmin juga akan paham bahwa islam pun mengatur berbagai urusan yang lebih luas semisal jual beli, pergaulan islam, ekonomi, hukum hingga pemerintahan. Karenanya, apa-apa yang menyangkut aktivitas di luar ibadah maghdoh pun akan berusaha dijalankan sesuai tuntunan nabi sekuat yang ia bisa.<br />
‎<br />
‎&#8221;Jadi, mengikuti petunjuk nabi, berarti juga memilih jalan keselamatan dan sudah pasti tidak menyelisihi aturan Allah. Selain itu, menuntut ilmu terlebih tsaqofah islam akan menuntun mukmin lebih selektif mengerjakan aktivitas berpahala yang bertujuan meraih rida Allah. Sehingga seimbanglah kehidupan dunia dan akhiratnya.&#8221; pungkasnya [Mega Marlina]</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_311,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1793324764/1001540616/1001540616.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalung Berlian Rp300 Juta yang Hilang di Bandara Soetta Lahirnya Ditemukan</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/kalung-berlian-rp300-juta-yang-hilang-di-bandara-soetta-lahirnya-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2026 01:38:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Soetta]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co.id/?p=104208</guid>

					<description><![CDATA[Penemuan berlian tersebut dalam waktu kurang lebih dari 1x24 jam dari laporan korban]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co.id"><strong>TANGERANG</strong></a> &#8211; Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya berhasil menemukan perhiasan berupa kalung berlian senilai Rp300 juta milik seorang penumpang pesawat di bandara tersebut.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Muhammad Esha di Tangerang, Kamis mengatakan bahwa penemuan berlian tersebut dalam waktu kurang lebih dari 1&#215;24 jam dari laporan korban.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen kami bahwa polisi hadir bersama masyarakat. Kami menindaklanjuti setiap laporan secara profesional, melakukan penyelidikan sesuai prosedur, serta mengoptimalkan langkah yang diperlukan agar masyarakat memperoleh pelayanan dan kepastian hukum,&#8221; katanya.</p>
<p>Esha menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari laporan keluarga korban berinisial RJN yang mengaku kehilangan kalung berlian di area keberangkatan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (27/10).</p>
<p>Selanjutnya, setelah menerima laporan tersebut Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Tim Resmob langsung meneliti rekaman kamera pengawas (CCTV) di selasar keberangkatan internasional Terminal 3.</p>
<p>&#8220;Kejadian itu terjadi pukul 04.30 WIB, saat korban bersama keluarga besarnya berada di Terminal 3 hendak berangkat menuju Amerika Serikat. Korban baru menyadari perhiasannya hilang setelah pesawat yang ditumpanginya lepas landas,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selanjutnya, kata dia, pada Rabu (28/10), RJN membuat laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bandara Soekarno-Hatta.</p>
<p>Setelah menerima laporan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Tim Resmob langsung meneliti rekaman kamera pengawas (CCTV) di selasar keberangkatan internasional Terminal 3.</p>
<p>&#8220;Korban kemudian menghubungi anaknya yang berinisial RJN untuk membantu proses pencarian. RJN sempat memeriksa kediaman, kendaraan, hingga area bandara, namun belum membuahkan hasil,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia bilang, dari hasil kecermatan analisis CCTV, terlihat kalung berlian milik korban terjatuh dan diambil oleh seorang pria yang kemudian memasukkannya ke dalam saku baju.</p>
<p>Berbekal petunjuk tersebut, tim melakukan pelacakan hingga berhasil mengamankan seorang pria berinisial MH. Berdasarkan hasil interogasi awal, kalung berlian tersebut diketahui telah dijual ke salah satu toko emas di daerah Sepatan, Kabupaten Tangerang.</p>
<p>&#8220;Petugas kemudian bergerak cepat mendatangi toko emas tersebut dan berhasil mendapati kembali kalung berlian milik korban senilai Rp300 juta dalam kondisi utuh,&#8221; kata Esha.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.antaranews.com/cache/800x533/2026/10/29/1000570155.jpg.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laznas Dewan Dakwah Salurkan Amanah kepada 256.362 Penerima Manfaat di 23 Provinsi dan Enam Negara pada Januari–Juni 2026</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/laznas-dewan-dakwah-salurkan-amanah-kepada-256-362-penerima-manfaat-di-23-provinsi-dan-enam-negara-pada-januari-juni-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 04:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=104200</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf kepada 256.362 penerima manfaat selama Januari–Juni 2026. Penyaluran tersebut menjangkau 23 provinsi di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf kepada 256.362 penerima manfaat selama Januari–Juni 2026. Penyaluran tersebut menjangkau 23 provinsi di Indonesia dan enam negara.</p>
<p>Berdasarkan laporan yang dipublikasikan melalui situs resmi Dewan Dakwah, Kamis (29/10/2026), program penyaluran mencakup lima bidang utama, yakni kemanusiaan dan sosial, dakwah dan advokasi, pendidikan, ekonomi, serta kesehatan.</p>
<p>Program kemanusiaan dan sosial menjadi bidang dengan jangkauan terbesar, yakni 232.520 jiwa. Selanjutnya, program dakwah dan advokasi menjangkau 17.703 jiwa, pendidikan sebanyak 5.002 jiwa, ekonomi 584 jiwa, serta kesehatan sebanyak 553 jiwa.</p>
<p>Dengan mengusung tagline “Dari Kita ke Penjuru Nusantara”, LAZNAS Dewan Dakwah menjalankan berbagai program untuk mendukung dakwah, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Di bidang kemanusiaan dan sosial, program kurban menjangkau 153.140 jiwa. Selain itu, program pangan menjangkau 44.846 jiwa, zakat fitrah sebanyak 22.252 jiwa, serta bantuan untuk Palestina sebanyak 2.600 jiwa.</p>
<p>Sementara itu, dalam bidang dakwah dan advokasi, LAZNAS Dewan Dakwah menyalurkan 7.132 Al-Qur’an dan Iqra’, memberikan 4.951 paket bantuan hidup bagi dai pedalaman, mendukung 1.955 penerima manfaat melalui program Menara Dakwah, serta menjangkau 1.675 penerima manfaat melalui kegiatan kajian.</p>
<p>Di bidang kesehatan, program yang dijalankan meliputi 312 layanan kesehatan, 169 bantuan kesehatan, 52 kegiatan Khitan Bersinar, dan 20 layanan ambulans.</p>
<p>Adapun di bidang pendidikan, LAZNAS Dewan Dakwah menyelenggarakan 823 pelatihan peningkatan kapasitas, menyalurkan 778 Beasiswa Bersinar, serta memberikan 375 bantuan sarana dan prasarana pendidikan.</p>
<p>Pada bidang pemberdayaan ekonomi, sebanyak 520 penerima manfaat memperoleh bantuan modal usaha. Sebanyak 50 penerima manfaat lainnya mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas untuk mendukung pengembangan usaha.</p>
<h3>Jangkau 23 Provinsi dan Enam Negara</h3>
<p>Penyaluran program LAZNAS Dewan Dakwah tersebar di 23 provinsi di Indonesia. Tiga provinsi dengan jumlah penerima manfaat terbesar adalah Jawa Timur sebanyak 48.910 jiwa, Daerah Istimewa Yogyakarta 22.376 jiwa, dan Bali 22.365 jiwa.</p>
<p>Selain menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, program LAZNAS Dewan Dakwah juga dilaksanakan di enam negara atau wilayah internasional. Penyaluran tersebut meliputi Afrika sebanyak 18.360 jiwa, Palestina 11.100 jiwa, Suriah 1.060 jiwa, Myanmar 200 jiwa, Yaman 100 jiwa, dan Turki 16 jiwa.</p>
<p>Penyaluran dana umat juga memperhatikan ketentuan penerima zakat atau asnaf sesuai syariat Islam. Berdasarkan laporan tersebut, penerima manfaat dari kelompok miskin mencapai 222.844 jiwa, kelompok fii sabilillah 25.318 jiwa, fakir 7.508 jiwa, mualaf 623 jiwa, ibnu sabil 61 jiwa, dan gharimin delapan jiwa.</p>
<h4>Apresiasi kepada Donatur</h4>
<p>Direktur Eksekutif LAZNAS Dewan Dakwah, M. Idris Yusuf, S. Kom.I, menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan muzakki yang telah mempercayakan penyaluran dana umat melalui berbagai program lembaga tersebut.</p>
<p>“Alhamdulillah, kami haturkan Jazakumullahu Khairan kepada para donatur yang telah mendukung program-program dakwah, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan bersama LAZNAS Dewan Dakwah. Semoga setiap rupiah yang Bapak/Ibu titipkan menjadi amal jariyah yang tak terputus, menghadirkan keberkahan dalam hidup, serta menjadi penolong di hari kiamat kelak,” ujarnya.</p>
<p>Melalui semangat “Dari Kita ke Penjuru Nusantara”, LAZNAS Dewan Dakwah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dan penyaluran dana umat agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya.</p>
<p>Lembaga tersebut berharap penyaluran dana umat tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendukung penguatan dakwah, peningkatan kesejahteraan umat, dan pengembangan kepedulian sosial yang berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1793247374/IMG-20261029-WA0014/IMG-20261029-WA0014.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepala Terminal Kampung Rambutan Respon Cepat Aduan Masyarakat</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/kepala-terminal-kampung-rambutan-respon-cepat-aduan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 03:34:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal Kampung Rambutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=104197</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Pengurus bus Miniarta Armenda Tarigan membantah adanya tuduhan dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar subsidi di terminal kampung rambutan. Bantahan itu dilakukan terkait adanya isu yang beredar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Pengurus bus Miniarta Armenda Tarigan membantah adanya tuduhan dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar subsidi di terminal kampung rambutan.</p>
<p>Bantahan itu dilakukan terkait adanya isu yang beredar dari media sosial yang menuding dugaan praktik pengumpulan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi secara ilegal di kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.</p>
<p>Bahkan narasi yang dikembangkan menyebut menjadi sorotan dan mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mengevaluasi pengawasan di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) menyusul dugaan aktivitas tersebut.</p>
<p>&#8220;Gelombang informasi yang ada dengan narasi penggiringan opini tersebut menjadi asumsi tidak sehat dong. Jelas tidak ada itu tuduhan adanya praktik dugaan bisnis solar subsidi illegal di dalam terminal kampung rambutan. &#8220;Ucap Armenda saat dikonfirmasi FWJ Indonesia, Rabu (28/10/2026).</p>
<p>Armenda juga mengatakan peristiwa yang terjadi bukan seperti yang diberitakan sebelumnya dengan menuding adanya pemindahan BBM solar dari bus miniarta ke drum, melainkan kondisi siang itu tangki bus miniartanya bocor.</p>
<p>&#8220;Yang terjadi sebenarnya bukan penimbunan. Siang itu memang ada kendala dimana salah satu armada terdapat kebocoran tangki. Dengan sigap kawan-kawan langsung mengambil wadah seperti drum atau jerigen untuk menampung BBM di dalam tangki bocor itu. &#8220;Jelasnya.</p>
<p>Armenda juga memastikan tuduhan yang dibuat adanya dugaan praktik ilegal penimbunan BBM Solar subsidi di terminal kampung rambutan itu tidak ada.</p>
<p>Sementara Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain merespon cepat atas adanya aduan dugaan penimbunan BBM solar subsidi di dalam kawasan terminal dengan melibatkan jajaran Dishub.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya saya mengapresiasi atas adanya aduan dari rekan media ya atas adanya dugaan penimbunan BBM solar subisidi di dalam kawasan terminal kampung rambutan, dan sore ini pula kami lakukan penyisiran bersama keseluruh area, namun tidak kami temukan apa yang dituduhkan tersebut. &#8216;Ucap Revi, Rabu (28/10/2026).</p>
<p>Dia juga menyampaikan pihaknya akan terus monitoring dan melakukan pengawasan secara intensif agar tidak terjadi miss komunikasi antar pihak. Tentunya lanjut Revi jika ada pelanggaran dan atau ditemukan hal-hal yang tidak sesuai aturan, maka akan ditindak.</p>
<p>Menyoroti hal itu, Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan mengapresiasi langkah Kepala Terminal Kampung Rambutan dan pengurus angkutan umum Miniarta atas respon cepat sebagai bentuk pengawasan dan menjaga kondusifitas wilayah.</p>
<p>Menurutnya langkah itu sudah tepat dan dapat memulihkan opini publik atas tuduhan sepihak dari informasi yang disampaikan melalui jejaring sosial media.</p>
<p>&#8220;Kita yang berperan dan memiliki fungsi kontrol publik tata kelola pemerintah seharusnya memahami hal-hal tentang profesi jurnalis. Pemberitaan sepihak tanpa adanya konfirmasi tentunya melanggar kode etik dan akan membangun opini tak sehat. &#8220;Tegas Opan dalam keterangan Pers nya di Jakarta, Kamis (29/10/2026).</p>
<p>Opan juga meminta semua pihak agar tidak terbawa arus atas informasi sepihak.[]</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1793244852/IMG-20261029-WA0011/IMG-20261029-WA0011.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahagiakan Lansia, Rumah Zakat Hadirkan Layanan Cek Kesehatan di Majelis Taklim Al Insan</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/bahagiakan-lansia-rumah-zakat-hadirkan-layanan-cek-kesehatan-di-majelis-taklim-al-insan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 01:26:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=104192</guid>

					<description><![CDATA[DEPOK &#8211; Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan kelompok lanjut usia (lansia), Rumah Zakat menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi anggota Majelis Taklim Al Insan di Kampung Lio, Pancoran Mas,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan kelompok lanjut usia (lansia), Rumah Zakat menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi anggota Majelis Taklim Al Insan di Kampung Lio, Pancoran Mas, Depok, pada Rabu (21/10).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rumah Zakat dalam memberikan perhatian kepada kelompok lansia agar tetap sehat, aktif, dan bahagia dalam menjalani masa lanjut usia. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan, kegiatan ini juga dihadirkan sebagai apresiasi atau penghargaan bagi para anggota Majelis Taklim Al Insan yang baru dibentuk.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat berharap para lansia dapat merasakan manfaat nyata dari perhatian dan pendampingan yang diberikan, sekaligus semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan serta aktif mengikuti kegiatan positif di lingkungan mereka.</p>
<p>Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan pada pagi hari dengan melibatkan para anggota majelis taklim. Sebelum kegiatan, peserta diimbau untuk berpuasa sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan, terutama untuk mendukung pengecekan kadar gula darah dan kolesterol. Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat.</p>
<p>Para peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan dengan antusias. Kehadiran layanan kesehatan ini disambut dengan perasaan senang karena memberikan kesempatan bagi para lansia untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus memperoleh perhatian secara langsung.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat berharap Majelis Taklim Al Insan dapat terus berkembang menjadi wadah kebersamaan, pembinaan, dan kepedulian bagi para lansia. Rumah Zakat juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memperhatikan kebutuhan masyarakat, termasuk kelompok lansia, agar mereka dapat menjalani hari tua dengan lebih sehat, nyaman, dan bahagia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1793237170/IMG-20261029-WA0008/IMG-20261029-WA0008.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendampingan Rutin UMKM, Rumah Zakat Dorong Usaha Binaan Semakin Berkelas</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/pendampingan-rutin-umkm-rumah-zakat-dorong-usaha-binaan-semakin-berkelas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2026 23:25:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=104189</guid>

					<description><![CDATA[DEPOK &#8211; Rumah Zakat Depok terus berkomitmen mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan agar mampu mengembangkan usaha secara lebih terarah, tertib, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEPOK</strong> &#8211; Rumah Zakat Depok terus berkomitmen mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan agar mampu mengembangkan usaha secara lebih terarah, tertib, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendampingan rutin bulanan yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Kedai Pecel Ibu Muryani, salah satu UMKM binaan Rumah Zakat di wilayah Ratujaya, Cipayung, Depok.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan UMKM yang dirancang untuk mendampingi para pelaku usaha selama kurang lebih satu tahun. Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkala, para binaan diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan dan daya saing bisnis.</p>
<p>Materi pembinaan mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan usaha, mulai dari pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, peningkatan kelayakan dan kualitas produk, hingga pemenuhan legalitas usaha. Selain itu, para binaan juga didorong untuk membangun kedisiplinan dalam menjalankan aktivitas pemasaran serta melakukan pencatatan keuangan secara rutin dan terstruktur.</p>
<p>Pendampingan kali ini dipandu oleh Fahru Rhozi, S.E., selaku Program Leader Rumah Zakat Depok. Dalam kegiatan tersebut, setiap pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan usahanya, sekaligus melakukan evaluasi terhadap laporan keuangan bulanan dan metode pemasaran yang telah diterapkan.</p>
<p>Pemeriksaan dilakukan secara satu per satu agar setiap binaan memperoleh perhatian sesuai dengan kondisi dan kebutuhan usahanya. Fahru juga memberikan masukan dan umpan balik sebagai bahan evaluasi, sehingga para pelaku UMKM dapat mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki serta menentukan langkah pengembangan yang lebih tepat.</p>
<p>Melalui pendampingan rutin ini, Rumah Zakat berharap para pelaku UMKM binaan dapat membangun kebiasaan usaha yang lebih disiplin, meningkatkan kemampuan pengelolaan bisnis, serta memiliki kesiapan untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.</p>
<p>Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya Rumah Zakat untuk menghadirkan pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga disertai proses pembinaan dan penguatan kapasitas agar para pelaku usaha dapat tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1793229862/IMG-20261029-WA0003/IMG-20261029-WA0003.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkara Pencurian Gabah di Polsek Legok Berakhir Restorative Justice</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/perkara-pencurian-gabah-di-polsek-legok-berakhir-restorative-justice/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2026 21:38:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kab Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=104183</guid>

					<description><![CDATA[KAB TANGERANG &#8211; Unit Reskrim Polsek Legok Polsek Legok berhasil mengungkap kasus perkara tindak pidana pencurian gabah yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 18 Oktober 2026 di Desa Caringin Kec....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAB TANGERANG</strong> &#8211; Unit Reskrim Polsek Legok Polsek Legok berhasil mengungkap kasus perkara tindak pidana pencurian gabah yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 18 Oktober 2026 di Desa Caringin Kec. Legok Kab. Tangerang, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHPidana.</p>
<p>Dalam perkara tersebut penyidik Unit Reskrim telah menetapkan dua orang tersangka RR (laki-laki, 26 tahun) sebagai pelaku utama dan tersangka MS (Laki-laki, 48 tahun).</p>
<p>Iptu Ilham Husni menegaskan &#8220;Alhamdulillah, perkara pencurian gabah di desa Caringin Legok, sudah ada orang ditetapkan tersangka, RR pelaku utama dan MS sebagai penadah. &#8220;Kata Kanit saat dikonfirmasi FWJ Indonesia, Rabu (28/10/2026).</p>
<p>Namun, dalam proses penyidikan perkara tersebut, masing-masing pihak, baik korban maupun pelaku, mengajukan Restorative Justice. Dengan adanya kesepakatan musyawarah yang terjadi pada Jumat, 23 Oktober 2026. Setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara damai dan kekeluargaan.</p>
<p>Kesepakatan musyawarah antara Pelapor H (laki-laki, usia 30 tahun) dan Tersangka RR dan MS dilakukan di Polsek Legok yang disaksikan oleh kelurganya masing-masing dan ditandatangani oleh masing-masing pihak. Kedua pihak menyatakan secara tegas telah saling memaafkan dan tidak akan melanjutkan persoalan ini ke jalur hukum lebih lanjut, dan pelaku telah memulihkan kerugian materil korban dengan cara memberikan ganti kerugian korban., selanjutnya pelapor secara resmi mencabut laporan polisi yg telah dibuat.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Legok, Iptu Iham Husni menyambut baik langkah kedua pihak tersebut. &#8220;Saya sangat mengapresiasi keinginan kedua belah pihak yang memilih menyelesaikan persoalan ini dengan cara damai dan kekeluargaan. &#8220;Ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, pendekatan keadilan restoratif merupakan Amanah Undang-Undang RI No.20 Tahun 2025 tentang KUHAP. “Pendekatan ini sejalan dengan budaya musyawarah mufakat yang sudah lama mengakar di masyarakat Indonesia. &#8220;Ujar Iptu Ilham.</p>
<p>Lebih lanjut, fokus utama RJ adalah pemulihan keadaan. Korban bisa mendapatkan kembali barangnya yang dicuri, atau menerima uang pengganti atas kerugian materiil yang ditanggung sepenuhnya oleh pelaku.&#8221; ungkap Iptu Ilham.</p>
<p>Penyelesaian perkara melalui pendekatan keadilan restoratif diharapkan melalui forum mediasi RJ, polisi tidak lagi dipandang sebagai institusi yang kaku dan menakutkan (hanya tahu memenjarakan orang), melainkan sebagai penengah atau fasilitator yang humanis, Hal ini meningkatkan kepercayaan publik (public trust) dan mendukung fungsi kepolisian masyarakat (community policing).</p>
<p>Upaya Polsek Legok mendapatkan apresiasi baik dari Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan dalam keterangan Pers nya di Jakarta, Rabu malam (28/10/2026).</p>
<p>Opan menyebut langkah Kanit Iptu Ilham merupakan bentuk nyata dalam melakukan pendekatan hukum ke masyarakat. &#8220;Ini contoh baik, bahwa tidak selalu perkara harus ke meja hijau, ada upaya-upaya baik melalui RJ. Itulah yang menjadi dasar bahwa masyarakat mempunya hak pemulihan hukum selama pelapor dan terlapor menempuh jalur Restorative Justice (RJ). &#8220;Pungkasnya.[]</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1793223486/IMG-20261029-WA0000/IMG-20261029-WA0000.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
