Gelar Pasukan Awal Dimulai Operasi Patuh Salawaku 2023 di Maluku

Kabartoday, AMBON – Operasi kewilayahan bersandi Patuh Salawaku 2023 resmi dimulai.

Operasi dalam rangka cipta kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) ini akan berlangsung selama 14 hari.

Bacaan Lainnya

Operasi mulai dilaksanakan Senin (10/7/2023) hingga Minggu (23/7/2023).

Sebelum dilaksanakan operasi ini, Polda Maluku melaksanakan kegiatan gelar pasukan pada Senin (10/7/2023).

Apel dilaksanakan di gedung Sport Center Polda Maluku. Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif memimpin langsung apel gelar pasukan ini.

Hadir dalam gelar pasukan ini Wakapolda Maluku Brigadir Jenderal Polisi Stephen M Napiun, Irwasda Maluku Komisaris Besar Polisi Jannus Parlindungan Siregar, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku Herman Haurissa, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Hadir pula Komandan Polisi Militer Kodam XVI/Pattimura Kolonel Cpm Andi Sukawati, Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Pattimura Mayor Udara Pom Fajar Akbar Aviko serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.

Kapolda Maluku dalam arahannya pada apel tersebut katakan gelar pasukan dilaksanakan sebagai tanda dimulainya operasi kewilayahan ini.

Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif,SH, M.Hum memberi arahan dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Salawaku 2023.

“Gelar pasukan yang kita laksanakan saat ini dalam rangka cipta kondisi kamseltibcar lalu lintas. Kali ini dilaksanakan masih dalam suasana HUT Bhayangkara. Operasi akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan terhitung mulai tanggal 10 Juli hingga 23 Juli 2023,” ungkap Latif.

Tema dalam apel ini adalah “Patuh Dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa”.

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur katakan dengan meningkatnya jumlah populasi penduduk tentunya memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup. Konsekuensinya akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan.

Permasalahan ini tentunya sangat dibutuhkan peran serta stakeholder agar mampu meningkatkan kampanye kamseltibcar lantas. Karena itu,  perlu adanya koordinasi antar instansi pemerintahan lainnya agar bisa

Latif jelaskan tujuan pelaksanaan operasi ini untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu Lintas, dan korban fatalitas.

Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Jebolan Akademi Kepolisian Angkatan 1988-B ini beberkan Operasi Patuh Salawaku 2023 ini merupakan jenis operasi Pemeliharaan Keamanan  dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) bidang lalu lintas.

“Dalam pelaksanaan operasi di lapangan, kita kedepankan edukatif, persuasif serta humanis  dan didukung penegakan hukum (Gakkum) lalu lintas secara elektronik” tukasnya.

Latif yang pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat memerintahkan setiap personil dalam pelaksanaan tugas operasi ini agar dapat melakukan langkah-langkah deteksi dini, penyidikan serta pemetaan terhadap lokasi atau tempat.

“Selain itu laksanakan bimbingan dan penyuluhan  kepada masyarakat tentang kamseltibcar lantas, laksanakan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat untuk tertib lalu lantas. Laksanakan penegakan hukuman secara elektronik (Statis dan mobile ) serta teguran subjektif dan humanis. Lakukan counter opini terhadap berita hoaks di media sosial, serta bangun sinergitas yang baik dengan unsur TNI dan stakeholder terkait,” tegas orang nomor satu di Polda Maluku ini.

Mantan Kakorpolairud Baharkam Polri ini katakan pula operasi Patuh Salawaku ini akan kedepankan tindakan secara preemtif, preventif dan didukung Penegakan Hukum lantas secara Elektronik (ETLE Mobile).

7 Sasaran Prioritas

Kapolda Maluku jelaskan dalam operasi ini ada tujuh jenis pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas.

Pertama, pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan handphone. Kedua, pengemudi kendaraan bermotor yang masih di bawah umur. Ketiga, sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.

Keempat, sepeda motor yang pengendaranya dan atau boncengan tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI). Kelima, mengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol. Keenam, mengemudi kendaraan bermotor melawan arus lalu lintas serta Ketujuh, mengendarai kendaraan bermotor secara ugal-ugalan.

Dalam apel tersebut, Kapolda Maluku memasang pita biru sebagai tanda pengenal personil pelaksana operasi.

Penyematan dilakukan kepada tiga perwakilan. Ketiganya dari unsur TNI, unsur Kepolisian serta perwakilan dari PT Jasa Raharja mewakili unsur lainnya.

Dengan dimulainya Operasi Patuh Salawaku 2023 ini, masyarakat yang ada di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease dihimbau untuk mematuhi aturan berlalu lintas selama berada di jalan.

Ipda Janet S Luhukay, Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Himbauan ini disampaikan Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Janet S Luhukay.

“Bapak ibu dan basudara samua yang berada di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Operasi Patuh Salawaku sudah dimulai hari ini. Untuk itu, saya berharap dan menghimbau agar kita semua dapat mematuhi aturan berlalu lintas. Hal ini dimaksudkan agar kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya Senin (10/7/2023) sesaat setelah usai apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Salawaku 2023.

Ia katakan, patuh terhadap aturan lalu lintas tentunya sangat menguntungkan warga sendiri dan masyarakat lainnya.

“Jika patuh maka pasti akan terhindar dari kecelakaan maupun hal lainnya yang tidak diinginkan. Ini demi keselamatan diri sendiri serta orang lain,” pungkas jebolan Sekolah Inspektur Perwira (SIP) angkatan 51 tahun 2022 lalu. (IMRAN)

Pos terkait