Ingin Untung Banyak! Betonisasi Peningkatan Jalan di Perum Dasana Indah Diduga Kurangi volume

Kabartoday.co.id, Kabupaten Tangerang | Betonisasi Peningkatan Jalan di Perumahan Dasana Indah Blok UD RW 28 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang itu diduga kuat kurangi volume dan tidak sesuai spesifikasi maupun standar. Kamis, 31/3/2023.

Dari hasil pantauan awak media di lokasi, terlihat proyek tersebut diduga dikerjakan asal-asalan, yang mana volume ketebalan betonisasi terbilang tipis, tidak sesuai standar.

Bagisting yang di pasang pun terlihat dengan jelas papan bekas dan dipasang secara dipendam, selain itu, agregat yang digelar pun tidak berkualitas, bukan kelas A, diperparah tidak terlihatnya papan informasi anggaran di lokasi proyek.

Saat Awak Media ingin menggali informasi lebih lanjut terkait proyek tersebut, tidak ditemukan pelaksana, hanya ada pekerja di lokasi, sehingga sulit untuk menggali informasi.

Dengan adanya hal itu, Paiman selaku Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (AMAKI) turut menyoroti adanya proyek yang diduga tak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) tersebut, yang terkesan seperti Proyek siluman.

Menurut Paiman, proyek yang dibiayai oleh pemerintah seharusnya bisa dikerjakan secara Profesional dan lebih mengedepankan kualitas, bukan malah ingin meraup keuntungan yang lebih banyak dengan cara mengurangi volume.

“Kalau mengurangi volume dan kualitas seperti itu, yang dirugikan bukan saja negara, tapi dampaknya kepada masyarakat yang akan merasakan manfaatnya dari peningkatan jalan tersebut,” Ujar Paiman.

Paiman juga mengatakan, bahwa pihaknya akan segera mengkonfirmasi instansi terkait untuk ditindak lanjuti, jika perlu menurutnya, proyek tersebut dibongkar kembali dan dikerjakan sesuai apa yang sudah ditentukan.

Keterbukaan informasi publik pun amat sangat dibutuhkan, karena proyek Betonisasi peningkatan jalan tersebut dibiayai oleh negara, bukan punya nenek moyangnya.

Dalam hal ini, Bupati dan kepala Dinas terkait wajib bertanggung jawab atas apa yang terjadi di lapangan.

“Dengan adanya temuan-temuan itu, kami akan segera melakukan kajian lebih lanjut dan akan segera melayangkan surat audiensi, agar persoalan ini tidak menjadi polemik, pihak Pengguna Anggaran pun harus bertanggung jawab”, Pungkasnya

Pos terkait