Isu Miring Seputar PPDB Terkait Jual Beli Perlengkapan Seragam Sekolah, Nama Baik Pemko Dan Disdikbud Tebing Tinggi Dipertaruhkan

KabarToday l Tebing Tinggi – Isu miring seputar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terkait Perlengkapan Seragam Sekolah Tingkat SMP se Kota Tebing Tinggi, kembali merebak dan menebarkan aroma berbau gratifikasi.

Disebut – sebut, masa PPDB Tahun Ajaran (TA) 2023 – 2024 ini, sama seperti tahun – tahun sebelumnya, adalah masa panen bagi para pihak berkompoten di Dunia Pendidikan terkait jual beli Perlengkapan Seragam dimaksud. Karena diperhitungkan, sebanyak ribuan Peserta Didik Baru sudah dipastikan akan membeli Perlengkapan Seragam Sekolah tersebut sebagai salah satu syarat penting menjadi anak didik dibawah naungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tebing Tinggi.

Apalagi, harga jual pakaian seragam tersebut dibandrol dengan nilai yang cukup fantastik mahalnya dari harga pasaran, bahkan lebih mahal dibanding tahun sebelumnya. Dan sudah pasti akan meraup untung penjualan yang besar dan semua pihak yang berkecimpung didalamnya, digembar gemborkan bakal kecipratan fee atau komisi gede dan Wauw……!, sangat memuaskan.

Oleh karena keuntungan besar tersebut, para pihak berkompoten didalam aktifitas jual beli/pengadaan Perlengkapan Seragam dimaksud, tidak segan – segan memposting Agenda Jual Beli Perlengkapan Seragam Sekolah ini di Akun Facebook (FB) jual beli seputar Kota Tebing Tinggi.

Seperti yang diposting oleh Akun FB AlXandra yang menyebutkan, seolah – olah Pemko melalui Disdikbud Tebing Tinggi secara resmi mengeluarkan selebaran, bahwa Biaya Perlengkapan Sekolah senilai Rp. 800.000,- dengan Rincian : Kaos Olah Raga dibandrol Rp. 165.000,-. Baju Batik Rp. 115.000,-. Baju Koko Rp. 110.000,-. Rompi Rp. 100.000,-. Topi dan Dasi masing masing Rp. 15.000,-. Tali Pinggang Rp. 50.000,- dan Pramuka Rp. 230.000.

Kondisi ini mempengaruhi keberadaan Pemko dan Disdikbud Tebing Tinggi. Dimana nama baik Pemko Tebing Tinggi melalui Disdikbud setempat dipertaruhkan. Karena selain menjalankan fungsinya sebagai Instansi Pemerintah, juga merangkap sebagai Penjual Seragam Perlengkapan Sekolah.

Pasalnya, banyak pihak menilai, bahwa postingan tersebut sebelumnya telah mendapat persetujuan resmi dari Pemko dan Disdikbud Tebing Tinggi yang konon katanya turut membantu pemilik Akun FB melakukan aktifitas jual beli Seragam Perlengkapan Sekolah. Dan bahkan diisukan, mendapat gratifikasi dari keuntungan jual beli dimaksud.

Banyak pihak lainnya bahkan menyangka jika yang membuat postingan tersebut adalah dari pihak berkompoten di Disdikbud Tebing Tinggi itu sendiri dan bukan merupakan rahasia umum lagi. Karena hal seperti itu tetap dilakukan setiap tahunnya saat memasuki musim PPDB di Kota Tebing Tinggi. Dan tetap berjalan mulus tanpa hambatan kendati harus mempertaruhkan kepentingan Dunia Pendidikan demi keuntungan segelintir orang yang memiliki kuasa di Dunia Pendidikan setempat.

Hal semacam itu terus dilakukan setiap tahunnya dan tidak peduli kendati melanggar atau mengangkangi aturan dan peraturan yang berlaku tentang Dunia Pendidikan dan Penerimaan PPDB.

Ketika hal ini dikonfirmasi KabarToday kepada Kadis Dikbud Kota Tebing Tinggi Idham Khalid SKM MKes melalui sambungan suara WhatsApp (WA) nya belum lama ini, membantah pihaknya melakukan hal tersebut. Dengan mengatakan, bahwa pihaknya tidak ada memposting hal itu dan tidak bisa melarang atau membendung pihak lain untuk mempostingnya.

“Kami tidak ada melakukannya dan mana bisa saya melarang orang lain mempostingnya”, sebut Idham Khalid dari balik dinding WA nya.

Namun, saat dimohonkan kepadanya untuk bertemu, pihaknya mengatakan tidak mau bertemu Wartawan jika untuk membicarakan masalah Perlengkapan Seragam Sekolah. Tapi, pihaknya mau bertemu dengan Korespondent Media ini jika untuk bersilaturahmi hal lain.

“Kalau mengenai ini, untuk apa lagi ketemu. Kan sudah konfirmasi. Tapi untuk silaturahmi hal lain, silahkan”, sebut Idham Khalid mengakhiri sambungan suara WA nya.

Tidak lama berselang, setelah heboh dan menjadi bahan gunjingan, Postingan Biaya Perlengkapan Sekolah di salah satu Akun Group Jual Beli FB tersebut dihapus dari Dunia Maya.

Disebut – sebut, hal itu sengaja dilakukan untuk menghilangkan jejak dan sebagai upaya dalam rangka menghapus image miring Disdikbud Tebing Tinggi yang selama ini diisukan telah merangkap fungsi sebagai Level Marketing Jual Beli Seragam Sekolah.

Salah seorang Pengamat Dunia Pendidikan Sumatera Utara yang tidak mau namanya disebutkan dalam berita ini, ketika dimintai keterangan terkait hal ini mengatakan, agar hal seperti hendaknya jangan lagi terulang di kemudian hari atau pada masa PPDB tahun – tahun mendatang.

Pihaknya berharap, hendaknya Pelaku Dunia Pendidikan fokus kepada peningkatan dan kemajuan Pendidikan untuk menempa dan membentuk serta membina Generasi Bangsa menjadi pintar berkarakter, sesuai Iklim Kurikulum Merdeka yang telah berjalan saat ini, agar kelak dapat berguna bagi bangsa dan negara ini. Dengan membuat dan menciptakan terobosan – terobosan baru dan terbarukan, dalam rangka menghasilkan mutu dan kwalitas pendidikan yang berkarakter, mandiri dan memiliki prinsip membangun. Bukan bercokol untuk mencari keuntungan lewat berdagang Seragam Perlengkapan Sekolah.

“Mau dibawa kemana Dunia Pendidikan ini”, ucapnya mengakhiri konfirmasi KabarToday. (Okta)

Pos terkait