Kapolres Buru Persempit Ruang Gerak Pemasok B2 dan B3 ke Areal Gunung Botak

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang,SH, S.I.K, M.M bersama Dandim 1506/Namlea Letkol Arh Agus Nur Fujianto, S.I.P, M.Han di baliho pengumuman yang merupakan bagian pola Preemtif dalam operasi PETI SALAWAKU 2024 di kawasan tambang emas Gunung Botak.

Kabartoday, NAMLEA – Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H, S.I.K, M.M tegaskan akan terus membatasi ruang gerak serta memburu para pemasok Bahan Berbahaya (B2) serta Bahan Berbahaya Beracun (B3) di wilayah hukum Polres Buru.

Polwan pertama yang menjabat Kapolres Buru ini gerah karena masuknya B2 dan B3 di wilayah hukum Polres Buru masih terus berlangsung sehingga aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) masih berlangsung di kawasan tambang emas Gunung Botak.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, dia melakukan cipta kondisi berupa pendekatan di lokasi-lokasi yang berpotensi jadi pintu masuk B2 dan B3 ini.

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K, M. M

“Jadi begini, kurang lebih satu bulan terakhir ini saya sudah lakukan upaya cipta kondisi dengan menyekat semua titik yang bisa dijadikan pintu masuk untuk barang berbahaya itu masuk ke daerah penambangan, ungkapnya kepada media ini Senin (3/6/2024) di kaki Gunung Botak saat mengecek kesiapan personil operasi PETI SALAWAKU 2024.

Ia beberkan, sebelum dirinya menjabat Kapolres, fokus perhatian selama ini hanya pada bagian bagian pelabuhan besar, pelabuhan kecil.

Sekarang, kegiatan penyekatan mulai diperluas pada sejumlah titik yang berpotensi jadi pintu masuknya B2 dan B3 ini.

“Selain di pelabuhan, kemarin kita juga atensi di pos Tatanggo. Kemudian di pos pintu masuk dari Buru Selatan. Kemudian di sini di Wamsait, ada juga di Waplauw, serta di sekitaran Air Buaya. Itu semua sudah kita lakukan,” beber mantan Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Maluku.

Ia tegaskan tidak akan toleran terhadap para pemasok B2 maupun B3 ke wilayah hukum Polres Buru. Tindakan tegas akan diambil sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Jika masih ada yang mencoba masukan barang B2 atau B3 dan kita temukan, tetap akan kita lakukan tindakan hukum. Dan itu sudah pasti,” ancam Sulastri menebar aura perang kepada para pemasok B2 dan B3. (***)

Pos terkait