Masjid Sememen di Kauman Solo Selenggarakan Sholat Idul Fitri

Surakarta, Kabartoday – Salah satu acuan yang menjadi penetapan hari raya Idul Fitri menggunakan metode hisab wilujudul hilal. Dalam menetapkan Hari Raya Idul Fitri, Muhammdiyah pun menggunakan metode ini.

“Muhammadiyah dengan metode hisab wujudul hilal dapat menetapkan puluhan tahun ke depan kapan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha terjadi,” kata Haedar Nashir dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Jumat (7/4/2023).

Bacaan Lainnya

Dengan begitu, Haedar mengatakan, pihaknya sudah memiliki kepastian tanggal jauh sebelumnya seperti kegiatan sehari-hari yang mengikuti kalender.

Lantunan takbiratul ihram di pagi jelang salat di Masjid Sememen, Kauman begitu syahdu mengawali, terlihat warga begitu antusias melaksanakan salat Ied (21/4/2023). Pelaksanaan salat Idul Fitri tersebut dilaksanakan di sepanjang jl. Trisula. Pelaksanaannya pun dijaga oleh aparat BABINSA setempat. meskipun adanya perbedaan waktu ketika beribadah, masyarakat juga diminta untuk saling menghormati dan menghargai.

Tepat pukul 6.15 Imam Ust. Abdul Rohim Ba’asyir memimpin salat, kemudian disambung dengan ceramah, dalam isinya belaiau mengingatkan umat untuk menjaga ketakwaan.

Setelah selesai melaksanakan salat, warga diberikan pengarahan oleh panitia, sedianya halal bihalal yang biasa dilaksanakan sesudah salat untuk kali ini ditiadakan dan dialihkan pada hari sabtu pukul 8.00 bbwi.
Sebelumnya, pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah jatuh pada Sabtu, 22 April 2023. Keputusan itu ditetapkan melalui sidang isbat penetapan awal bulan Syawal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis (20/4/2023) sore.

Adapun tahun ini, 1 Syawal yang ditetapkan pemerintah berbeda dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. PP Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada Jumat, 21 April 2023.

Penetapan itu tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1444 Hijriah. Maklumat tersebut ditetapkan pada 21 Januari 2023 dan ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (Atma)

Pos terkait