Museum di Indonesia Bersiap Menyongsong Masa Depan

Di masa depan, museum memang diharapkan tidak hanya sekadar memamerkan koleksi, tapi juga memiliki program yang memiliki hubungan kuat dengan kebutuhan masyarakatnya.

JAKARTA – Perhelatan tahunan berskala nasional Indonesia Museum Awards kembali digelar. Mengambil tempat di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta, ajang yang bertujuan memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap museum dan tokoh permuseuman Indonesia ini untuk tahun 2023 kembali dilaksanakan secara luring, Sabtu, 18 November 2023.

Tema yang diangkat ajang Indonesia Museum Awards 2023 adalah “Museum Next”, yakni bagaimana museum ke depan mampu berinteraksi dengan masyarakat, sehingga kebermanfaatannya dapat langsung dirasakan.

Bacaan Lainnya

“Khususnya masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, seperti lansia, anak-anak, wanita hamil, orang dengan penyakit generatif, dan orang-orang dengan kebutuhan khusus,” ungkap Dr Ciwuk Musiana Yudhawasthi, penggagas dan Ketua Pelaksana Indonesia Museum Awards 2023.

Di masa depan, museum memang diharapkan tidak hanya sekadar memamerkan koleksi, tapi juga memiliki program yang memiliki hubungan kuat dengan kebutuhan masyarakatnya. Di negara-negara lain, ujar Musiana, museum sudah memiliki program yang secara khusus menyasar kelompok-kelompok tertentu, misalnya lansia, sehingga museum menjadi tempat untuk melakukan healing, menjadi tempat mengkespresikan karya dari orang-orang berkebutuhan khusus yang selama ini terkendala karena keterbatasan fisik.

“Di museum disediakan tempat untuk mengekspresikan itu semua,” jelas Musiana.

Di Indonesia beberapa museum sudah mencoba melangkah ke arah sana. Misalnya, di Museum Tanah dan Pertanian, Bogor, terdapat program untuk para lansia belajar tentang kesehatan, seperti belajar makan secara sehat, pola hidup sehat dan kegiatan berkumpul bagi para lansia. Selain itu di museum ini juga disediakan ruang untuk mementaskan karya-karya anak-anak berkebutuhan khusus.

Di museum Konferensi Asia Afrika, Bandung, juga terdapat program yang memberikan fasilitas khusus untuk tunanetra berekspresi melalui program peluncuran buku “Bandung Connection.” Bandung Connection merupakan buku panduan tentang wisata kota Bandung yang ditulis dengan huruf Braille. Sementara itu di Museum Sandi, Yogyakarta, juga membuat program pelatihan khusus untuk belajar bahasa isyarat bagi masyarakat umum.

Apa yang dilakukan para pengelola museum tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. “Perkembangan seperti ini yang memang kita harapkan, karena museum sudah seharusnya memiliki tanggung jawab sosial bagi masyarakat sekitarnya,” ujar Prof Wiendu Nuryanti, Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Awards 2023.

Dalam perhelatan Indonesia Museum Awards 2023 sejumlah museum meraih penghargaan Purwakalagrha untuk berbabagi kategori. Berikut daftar pemenangnya:

⦁ Kategori Museum Cerdas:
Pemenang: Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama (Yogyakarta)
⦁ Kategori Museum Bersahabat:
Pemenang: Museum Bahari Jakarta (DKI Jakarta)
⦁ Kategori Museum Lestari:
Pemenangnya: Museum Adityawarman (Sumatera Barat)
⦁ Kategori: Museum Inovatif:
Pemenang: Museum & Galeri Satwa Liar Dunia Medan (Museum Rahmat, Sumatera Utara)
⦁ Kategori: Museum Kreatif:
Pemenang: Museum Monumen Yogya Kembali (Yogyakarta)
⦁ Kategori : Museum Inspiratif:
Pemenang: Museum Taruna Abdul Djalil Magelang (Jawa Tengah)
⦁ Kategori: Museum Komunikatif:
Pemenang: Museum Rumah Atsiri (Jawa Tengah)
⦁ Kategori : Museum Unik:
Pemenangnya: Museum Panji Malang (Jawa Timur)

Selain 8 kategori tersebut, ajang Indonesia Museum Awards juga memberikan penghargaan untuk Tokoh Peduli Museum yang tahun ini diberikan kepada Ibu Mooryati Soedibyo, Penghargaan Pengabdian Sepanjang Hayat (Lifetime Achievement) diberikan kepada Letjen TNI (Pur) Sutiyoso dan Penghargaan Khusus Amir Sutaarga yang diberikan kepada tokoh perintis bidang budaya, sejarah, arkeologi, antropologi dan pariwisata Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Bapak Aries Zulkarnain.

Pos terkait