Palestina Banjir Dukungan dari Negara Islam, Taliban Minta Izin Melintas

DEPOKPOS – Afganistan dikabarkan bahwa Taliban telah meminta Iran, Jordania dan Irak agar mengijinkan pasukannya untuk membantu Hamas di Palestina.

The Jerussalem Post menerbitkan bahwa Kantor luar negeri Taliban telah menghubungi pemimpin-pemimpin di Timur Tengah agar mengijinkan pasukan mereka untuk melintasi wilayahnya.

Bacaan Lainnya

Ketiga negara inilah yang akan dilalui dalam perjalanan dari Afghanistan ke wilayah Israel, melalui koridor transportasi untuk membantu Palestina dan berjanji untuk merebut Yerusalem.

Iran Tegaskan Dukung Palestina

Republik Islam Iran juga menegaskan dukungannya terhadap operasi Al-Aqsa Storm pejuang Palestina yang dimulai 7 Oktober 2023.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani di media Iran ISNA mengatakan Iran memastikan bahwa warga Palestina berhak untuk membela diri dan menghadapi kejahatan Israel yang telah berlangsung selama 75 tahun.

“Kami berharap gerakan perlawanan dapat meraih lebih banyak kemenangan dalam perjalanan pembebasan Palestina dan mewujudkan aspirasi rakyat Palestina,” tegasnya.

Dukungan untuk Palestina juga di katakan oleh Jenderal Yahya Safavi yang juga penasihat Pemimpin Tertinggi Iran.

“Kami mendukung operasi Badai Al-Aqsa yang terpuji. Kami akan berdiri di samping pejuang kemerdekaan Palestina sampai pembebasan Palestina dan Al-Quds, Insya Allah.”

Iran menyerukan negara-negara Muslim untuk mendukung Masjid al-Aqsa dan hak-hak asasi rakyat Palestina.

“Jika negara-negara Muslim yang bertetangga dengan Israel mengijinkan kami untuk menyeberang, kami akan menaklukkan Yerusalem.”

Pernyataan Taliban muncul beberapa hari setelah pemimpin Front Perlawanan Nasional di Afghanistan Ahmed Massoud yang memerangi Taliban di negara tersebut menyatakan bahwa ia bersedia bekerja sama dengan Israel sebagai bagian dari inisiatif perdamaian.

Lebanon Ikut Berperang

Kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung Iran yang secara resmi telah memasuki perang dengan Israel, dan menyatakan bahwa mereka telah menargetkan tiga posisi militer Israel di Peternakan Shebaa Lebanon yang diduduki.

Hizbullah menyatakan bahwa Israel kehilangan 3 situs radar yang telah dihancurkan di sekitar perbatasan Utara Lebanon dan mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Hal itu dilakukan sebagai solidaritas terhadap perlawanan Palestina.

Irak Siapkan Pasukan

Sementara itu paramiliter Hashd al-Shaabi di Irak menerbitkan video dukungannya terhadap para pejuang Palestina.

Hashd al-Shaabi mempunyai ratusan ribu pasukan yang menjadikannya sebagai kelompok paramiliter ketiga terbesar di Irak, yang dibentuk pada 2014 untuk memerangi ISIS.

Demo Besar-besaran di Turki

Di Tuki ribuan orang turun ke jalan di Istanbul, untuk mendukung rakyat Palestina dan hak sah mereka untuk melawan pendudukan Israel.

Pos terkait