Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov: Kirim Kami ke Gaza!

Pemimpin wilayah Chechnya di Rusia Ramzan Kadyrov mendukung Palestina dan Hamas dalam perang melawan penjajah ‘Israel’.

DEPOKPOS – Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan melalui Telegram, ia mengajak dunia Islam bersatu membentuk koalisi dan meminta dikirim ke lokasi.

“Saya sekali lagi menyerukan kepada seluruh umat Islam, seluruh warga negara dan negara kita untuk mendukung kebenaran dan menghentikan perang ini. Atau kirim kami ke sana sebagai penjaga perdamaian. Kami akan menentukan, kami akan menghentikan mereka. Kami akan menghentikan mereka yang terus berjuang. Hidupkan keadilan,” kata Kadyrov melalui pesan video.

Bacaan Lainnya

Dalam deskripsi video tersebut, dia mengklarifikasi bahwa dia mendukung Palestina dan menentang konfrontasi yang menurutnya “tidak seperti konflik lainnya, dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.”

“Saya mengimbau para pemimpin negara-negara Muslim untuk membentuk koalisi dan menyerukan kepada mereka yang Anda sebut sebagai teman, Eropa dan seluruh Barat, agar mereka tidak mengebom warga sipil dengan dalih menghancurkan militan,” katanya menambahkan jika ia siap mengerahkan pasukan Chechnya pergi ke Gaza

Ramzan yang mengaku pernah masuk ‘Israel’ bersama delegasinya mengalami upaya provokasi terang-terangan secara langsung. Secara khusus, ia menyerukan penghentian perang dan segala bentuk eskalasi situasi.

“Jika perlu, unit kami siap bertindak sebagai pasukan penjaga perdamaian untuk memulihkan ketertiban dan melawan pembuat onar,” katanya.

Selain itu, dia mengingatkan untuk tidak menyentuh Masjid Akhmat Kadyrov di Abu Ghosh, di wilayah pendudukan dan Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis (Yerusalem). Sebelumnya, media memberitakan bahwa masjid yang dinamai Akhmat Kadyrov di desa Abu Ghosh dekat Yerusalem terdampak tembakan Hamas.

Namun tak lama setelah itu TASS melaporkan bahwa masjid tersebut tidak rusak akibat penembakan tersebut. Menurut koresponden TASS, roket tersebut mendarat di dekat sebuah gedung.

Sebelumnya, layanan pers Kementerian Luar Negeri ‘Israel’ menulis di saluran Telegram berbahasa Rusia yang memprovokasi masjid tersebut rusak akibat tembakan roket Hamas dengan mengunggah sebuah foto menunjukkan asap membubung di atas masjid. Narasi pada foto tersebut mengatakan bahwa ini akibat “hantaman roket langsung dari teroris Hamas”.

“Masjidnya masih utuh. Tidak ada yang kena. Shalat Magrib berjalan seperti biasa, jamaah datang untuk shalat. Roket memang mendarat, tapi tidak di sini, di dekatnya,” kata saksi mata di Abu Ghosh kepada koresponden TASS.

Abu Ghosh berjarak 15 menit berkendara dari Yerusalem. Kota ini dihuni oleh etnis Chechnya. Menurut TASS, orang Chechnya menetap di sana lebih dari 400 tahun yang lalu.

Masjid Akhmad-Haji Kadyrov, salah satu masjid terbesar di wilayah pendudukan ‘Israel’, dibuka pada tahun 2014. Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov ikut mengambil bagian dalam upacara peresmian masjid tersebut.*

Pos terkait