Pentingnya Keluarga Sakinah dalam Membentuk Karakter Anak

DEPOKPOS – Al-Qur’an mengajarkan nilai-nilai kebahagiaan melalui keluarga sebagai benteng utama dalam kehidupan. Dalam surat Ar-Rum (30:21), Allah SWT menyatakan, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” Ayat ini menegaskan bahwa hubungan suami-istri bukan hanya sebatas pernikahan formal, melainkan merupakan sarana untuk mencapai ketenteraman, cinta, dan kasih sayang.

Dalam surat Al-A’raf (7:189), Allah menyatakan, “Allah menciptakan kamu dari satu jiwa, kemudian Dia menjadikan dari jiwa itu pasangannya, dan Dia menurunkan air hujan kepada kamu dari langit, agar dengan air itu Dia mengeluarkan buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Maka janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” Ayat ini menekankan kesatuan asal-usul manusia dan konsep pasangan hidup sebagai perwujudan rahmat Allah. Dengan demikian, melalui pendidikan agama, moral, dan etika, orang tua tidak hanya memenuhi tugas mereka sesuai ajaran agama, tetapi juga membantu anak-anak mereka tumbuh menjadi individu yang berakhlak mulia dan taat kepada Allah SWT .

Bacaan Lainnya

Islam menetapkan tanggung jawab besar bagi orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Al-Qur’an menekankan pentingnya pendidikan dan pemeliharaan anak-anak dalam berbagai surah, seperti Surah Al-Baqarah (2:233), yang mengajarkan orang tua untuk memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak mereka. Prinsip keadilan juga ditekankan dalam keluarga, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa (4:1): “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan darinya Allah menciptakan istrinya, dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan banyak laki-laki dan perempuan.” Prinsip keadilan ini menuntut perlakuan yang adil terhadap semua anggota keluarga, tanpa memihak satu pihak secara berlebihan . Dengan memahami dan melaksanakan peran masing-masing anggota keluarga sesuai ajaran Islam.

Orang tua yang menekankan nilai-nilai positif seperti kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang dalam tindakan sehari-hari, anak-anak cenderung menginternalisasi dan menirunya. Misalnya, jika seorang anak melihat orang tuanya bersikap jujur dalam segala situasi, ia kemungkinan besar akan menganggap kejujuran sebagai suatu nilai yang penting. Selain itu, ketika orang tua bersikap sabar dan penuh kasih sayang, mereka menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan emosional dan sosial anak-anak, membantu mereka memahami pentingnya sikap positif dalam berinteraksi dengan orang lain.

Stabilitas emosional dan psikologis yang diberikan oleh keluarga Sakinah memainkan peran krusial dalam membentuk perkembangan karakter anak-anak. Suasana yang dipenuhi dengan cinta dan dukungan menciptakan landasan yang kokoh bagi kesejahteraan psikologis anak. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan ini cenderung merasa dicintai dan diterima, memberi mereka kepercayaan diri yang tinggi. Cinta yang diberikan oleh orangtua menciptakan rasa aman dan kepercayaan anak pada diri sendiri, memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi dunia dengan penuh keyakinan .

Selain itu, kedamaian dalam keluarga sakinah memainkan peran penting dalam membentuk kemampuan anak-anak untuk mengelola emosi mereka. Dengan suasana yang tenang dan penuh kedamaian, anak-anak belajar bagaimana mengatasi stres, konflik, dan tantangan hidup dengan cara yang sehat. Ini membantu mereka mengembangkan keterampilan regulasi emosi yang kuat, memungkinkan mereka untuk menghadapi tekanan dengan bijak dan mengatasi ketidakpastian dengan ketenangan batin.

Dengan demikian, keluarga sakinah bukan hanya menjadi tempat di mana cinta berkembang, tetapi juga sebagai lingkungan yang memberikan bekal penting bagi pertumbuhan emosional dan psikologis yang sehat pada anak-anak. Dalam konteks pendidikan moral dan etika, keluarga sakinah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak. Keluarga sakinah dapat diartikan sebagai keluarga yang harmonis, penuh dengan rasa saling pengertian, kasih sayang, dan kerjasama antara anggota keluarga. Dalam lingkungan keluarga yang seperti ini, nilai-nilai moral seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang bukan hanya diajarkan secara verbal.

Afifah Niswatu Faizah
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Pos terkait