Polemik Warga Jadi Ketua RW di Kelurahan Jaka Setia dibandrol 25 Juta

 

Polemik Warga

Kabartoday, Bekasi |Ramai di perbincangan polemik pemilihan ketua rukun warga (RW) 017 Kelurahan Jaka Setia Kecamatan Bekasi Selatan yang membandrol uang pendaftaran sebesar 25 Juta Rupiah Kepada para bakal calon RW 017 dalam hal ini panitia angkat bicara menepis isu miring tersebut, dengan memberi keterangan saat di Konfirmasi awak media di sebuah kedai kopi di bilangan Jl Kenari blok A Bekasi Selatan pada Rabu (16/06).

Menepis isu miring terkait uang iuran pendaftaran calon RW sebesar 25 Juta yang di anggap sebagian masyarakat tidak logis dan terlalu memberatkan bakal calon peserta lain yang tidak mempunyai uang tapi mempunyai kapasitas di mata masyarakat sesuai asas keadilan dan keterbukaan, Zakaria membeberkan secara rinci terkait manfaat dan kegunaan uang sebesar 25 Juta yang di beratkan kepada bakal calon ketua RW yang di anggap sudah sesuai prosedur dan sudah melalui mekanisme dan hasil musyawarah warga bersama para pengurus RT para tokoh masyarakat tokoh agama dan pemuda yang yang kegunaannya untuk biaya operasional pemilihan nanti yang di mana pihak terkait tidak memberikan dana oprasional kepanitiaan, “ujarnya.

“Pada tahun 2019 kami melakukan musyawarah bersama terkait pergantian RW yang sudah menjabat selama 30 tahun lamanya yang adalah seorang guru dan ingin melakukan peremajaan RW baru yang sudah di ketahui Lurah Jaka Setia dan Kecamatan yang telah menunjuk PLT sementara RW 17 untuk pembentukan kepanitiaan di awal bulan tahun 2023 ” Ujar Zakaria.

Jaka juga membeberkan proses pembentukan kepanitiaan RW 017 yang cukup panjang selama 4 kali pertemuan di tahun 2022 hingga bulan juli 2023 hingga turun nya SK panitia yang di ajukan dan di setuju pihak kelurahan Jaka Setia dan kecamatan Bekasi Selatan.

“Setelah PLT 6 bulan habis jabatannya selama 6 bulan, juli kemaren kita ada 4 kali rapat pertemuan terbentulah SK panitia dan nominal angka 25 Juta itu berdasarkan hasil rapat bersama para pengurus RT RT dan tokoh masyarakat yang pada saat itu hadir.” Ungkap Jaka.

Saat di Konfirmasi pihak kecamatan Bekasi Selatan di temui di ruang kerjanya Kasipem Victor membenarkan adanya pembentukan kepanitian peremajaan RW O17 di wilayah nya dan menyambut baik pesta demokrasi tersebut dan pihak nya tidak mau intervensi terkait iuran calon RW sebesar 25 Juta dan memohon uang nya dapat di guna kan secara bijak dan transparan sesuai kebutuhan.

” setelah saya perhatian selama 30 tahun RW 017 tidak pernah ada pergantian dan rencananya panitia akan membuat semeriah mungkin pesta demokrasi tersebut “Kata Victor.

Saat di Konfirmasi terkait tidak ada nya dana bantuan pemilihan RW dari pemerintah daerah Victor membenarkan hal tersebut dan mengungkapkan bahwa pihak nya hanya menyediakan dana oprasinal saja.

“Kalo saya di tanya adakah dana pemerintah untuk pelantikan RW saya Jawab tidak ada memang tidak ada di RKA gelondongan kita besar itu tidak ada,adanya bantuan operasional RT RW yang di bayaran pertriwulan.” Tegas Victor.

Victor mempertegas pihak nya mendukung siapapun yang terpilih dan menyambut baik rekonsiliasi konflik dari panitia atas akan adanya pemilihan tersebut di bulan september nanti ujar nya menutup.

Saat ini polemik tentang iuran bakal calon RW sebesar 25 Juta masih jadi perdebatan di masyarakat umum terutama di wilayah Bekasi Selatan di mana masyarakat berharap kedepan nya pemilihan para ketua RT RW lebih mengedepankan asas keadilan dan keterbukaan kesempatan untuk orang orang yang mempunyai kapasitas.

Pos terkait