Polresta Ambon Gelar Operasi Simpatik Salawaku 2023

Kabartoday, AMBON – Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melaksanakan operasi lalu lintas dengan sandi Simpatik Salawaku 2023.

Operasi simpatik ini akan dilaksanakan selama 10 hari sejak Senin (21/8/2023) hingga Rabu (30/8/2023).

Bacaan Lainnya

Tujuan digelarnya operasi simpatik ini adalah untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat Dalam berlalu lintas dan terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan Kelancaran berlalu lintas di jalan raya secara optimal.

Operasi simpatik di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease diawali dengan digelarnya apel gelar pasukan Senin (21/8/2023).

Apel dilaksanakan di lapangan apel Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease kawasan Perigi Lima, Kecamatan Nusaniwe.

Peserta apel terdiri dari para pejabat utama (PJU) dan 27 personel Polresta Ambon yang terlibat dalam operasi ini sesuai Surat Perintah (Sprint) Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Personel satlantas dan propam menjadi garda terdepan dalam operasi ini.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Komisaris Besar Polisi Driyano Andri Ibrahim memimpin langsung apel ini.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim, SH, S.I.K, memimpin apel gelar pasukan operasi simpatik Siwalima 2023, Senin (21/8/2023).

Dalam apel ini, Kapolresta memasang pita biru di bahu kiri dua perwakilan personil yang terlibat operasi ini. Dua perwakilan peserta ini masing-masing satu personel Satlantas dan satu dari Propam.

Dalam sambutannya, Driyano katakan Operasi Simpatik Salawaku tahun 2023 ini, merupakan salah satu upaya Polri dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya

Ia meminta kepada personel yang melaksanakan operasi di lapangan agar mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.

“Saya minta personel di lapangan agar dalam pelaksanaan operasi simpatik ini lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada warga pengguna jalan raya,” pinta Driyano.

Jebolan Akademi Kepolisian tahun 1997 ini menjabarkan bentuk edukasi yang diberikan kepada masyarakat dapat melalui cara memberdayakan fungsi pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) secara optimal.

Caranya adalah dengan memberikan penerangan masyarakat melalui media cetak maupun elektronik.

“Selain itu juga memberikan pelayanan informasi lalu lintas melalui manajemen media Polda Maluku sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna jalan,” tukasnya.

Driyano berharap dengan adanya operasi Simpatik Salawaku akan tercapai beberapa tujuan yaitu meningkatnya disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan terciptanya situasi Kamseltibcar lalu lintas secara optimal.

Tujuan lainnya yang ingin dicapai yaitu dapat menekan angka pelanggaran yang akan diimbangi dengan menurunnya jumlah kecelakaan lalu lintas.

Lewat operasi ini, ia juga berharap dapat menurunkan jumlah titik kepadatan arus lalu lintas dengan kehadiran personel lalu lintas di lokasi kemacetan.

Sekedar informasi, Operasi Simpatik Salawaku tahun 2023 ini dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda Maluku dengan tema “Sadar Berlalulintas Sumbangsih Keselamatan Bangsa”. (IMRAN)

Pos terkait