PT Angkasa Pura II Laksanakan Penyaluran Program Tanggung Jawab TJSL

KabartodayBelitung, PT Angkasa Pura  II Kantor  Cabang Bandar Udara H.AS. Hanandjoeddin melaksanakan Penyaluran Program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sustainable Tourism berupa 1 (satu) buah Perahu Wisata  Fiber  Kaca di  Pantai Tanjung Kelayang Desa Keciput Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.Kamis (10/08/2023)

Kegiatan ini dihadiri oleh. Bapak PJ Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Bupati Belitung diwakili oleh Staff ahli 2, Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Camat Sijuk, Kepala Desa Keciput dan ketua Pokdarwis Desa Keciput.

Bacaan Lainnya

Penyerahan dilakukan oleh Executive General Manager Bandara Depati Amir mohamad Adiwiyatno dan Executive General Manager Bandara H AS Hanandjoeddin Khaerul assidiqi kepada Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Suganda Pandapotan Pasaribu

Lanjut kepada Ketua Pokdarwis Desa Keciput Firmansyah di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang. Penyaluran program tanggung jawab sosial dan lingkungan ini, dalam rangka HUT ke 39 tahun PT Angkasa Pura II pada tanggal 13 Agustus 2023.

Acara serupa juga dilaksanakan, secara serentak di 18 Destinasi wisata di Bandar Udara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II dan berhasil memecahkan rekor MURI.

“Semua orang tahu, Belitung itu terkenal dengan keindahan pantainya dengan pasir putih dan Gugusan batu granit yang elok. Tapi potensi tersebut masih bisa dioptimalkan. Selama ini keindahan potensi alam yang begitu besar itu hanya dinikmati atasnya saja, padahal pemandangan alam bawah laut itu juga tak kalah indahnya” ujar Khaerul.

Ia juga mengatakan, Selama ini keindahan bawah laut Belitung hanya bisa dieksplor bagi wisatawan dengan cara snorkeling ataupun diving, sehingga terbatas hanya sebagian kalangan.

Bantuan ini diharapkan, dapat secara langsung mendukung peningkatan sektor pariwisata khususnya, keindahan wisata pantai dan panorama bawah laut yang memang menjadi andalan Pulau Belitung.

Penyerahan perahu wisata fiber kaca ini merupakan bentuk kontribusi nyata BUMN, hadir untuk negeri serta diharapkan bisa menjadi wisata edukasi kepada generasi muda agar lebih mencintai alam serta menjaga kelestarian lingkungan bawah laut.

“Kami harap perahu wisata fiber kaca bisa menjadi experience baru bagi wisatawan. Disamping itu dengan adanya wahana ini tidak hanya mendorong  sektor pariwisata saja, tapi juga tujuan ada edukasi yang berkelanjutan kepada generasi muda sesuai dengan program sustainable tourism demi mendukung blue economy,” ucap Khaerul. (Jun).

Pos terkait