Spesialis Curanmor Dibekuk Polresta Ambon, Tiga Bulan 11 Motor

Press release kasus curanmor di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Jumat (6/10/2023).

Kabartoday, AMBON – Memiliki pengetahuan ilmu, harusnya dapat menjadi bekal seseorang dalam kehidupan di dunia.

Namun jika ilmu itu dimanfaatkan untuk kejahatan, pastinya ruangan berjeruji besi bakal menjadi tempat menginap dalam waktu yang cukup lama.

Bacaan Lainnya

Seperti seorang pemuda asal Kepulauan Tanimbar yang berdomisili di kawasan Benteng Karang, RT 005/012 Kecamatan Baguala Kota Ambon berinisial LO. Ia memiliki keahlian di bidang mekanik.

Tetapi sayangnya pemuda berusia 25 tahun ini malah menggunakan keahliannya itu mencuri sepeda motor di beberapa wilayah di Kota Ambon.

Tak tanggung-tanggung, hanya dalam waktu tiga bulan saja, 11 motor milik warga Kota Ambon berhasil ia gondol. Dia beraksi hanya sendirian tanpa bantuan orang lain.

Namun aksinya itu terhenti. Dia berhasil dibekuk personil Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Komisaris Besar Polisi Driyano Andri Ibrahim ungkapkan keberhasilan penangkapan pelaku dalam press release pada Jumat (6/10/2023) di Mapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, kawasan Perigi Lima, Kecamatan Nusaniwe.

Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim,SH, S.I.K – Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

“Terkait dengan kejadian pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di beberapa lokasi dalam wilayah Kota Ambon, kami dapatkan satu orang tersangka,” ungkapnya.

Ia katakan penangkapan tersangka merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan atas beberapa kasus pencurian di wilayah Kota Ambon.

“Tersangka berinisial LO. Saat ini tersangka sudah ada di belakang saya,” ujar Driyano yang saat itu didampingi Kasat Reskrim AKP La Beli dan Kasi Humas Ipda Janet S Luhukay.

Mirisnya dalam kasus ini, tersangka merupakan residivis perkara yang sama. Dia sempat dihukum dua tahun penjara karena perbuatan pencuriannya yang dilakukan pada Senin (15/3/2021) lalu. TKPnya di kawasan OSM Kelurahan Wainitu Kecamatan Nusaniwe.

Kronologis

Driyano jebolan Akademi Kepolisian tahun 1997 ini beberkan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan salah satu warga Kota Ambon yang kehilangan motor.

“Di bulan Agustus 2023, kami dapatkan laporan dari satu korban yang kendaraan bermotornya hilang,” bebernya.

Pelapor adalah Janny Suripatty yang kehilangan sepeda motor Yamaha Mio M3 dengan nomor polisi DE4377 ND warna merah hitam. Korban melapor ke SPKT Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease pada Kamis (3/8/2023) sekitar pukul 12.00 WIT.

Berbekal laporan korban, Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease dibawah pimpinan AKP La Beli melakukan penyelidikan.

Tim Buser Polresta Ambon kemudian melakukan penyelidikan lapangan. Hasilnya mereka dapat mendeteksi keberadaan pelaku di kawasan Benteng Karang. Tim Buser kemudian bergerak cepat menangkap pelaku.

11 TKP

Kapolresta ungkapkan pelaku telah beraksi sebanyak 11 kali di beberapa lokasi dalam wilayah Kota Ambon.

TKP pertama, ia beraksi di samping gereja di kawasan OSM Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe. Ia berhasil membawa kabur sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 warna merah hitam.

TKP kedua di depan jalan farmasi, Kelurahan Kudamati. Motor yang dicuri Yamaha Mio Z warna putih silver. TKP ketiga di kawasan Galala, Kecamatan Sirimau. Ia berhasil membawa kabur Motor Yamaha Mio3 warna Merah Hitam.

TKP keempat, tersangka kembali beraksi di kawasan OSM. Di tempat ini motor Yamaha Mio3 warna merah hitam berhasil ia gondol. TKP kelima di lorong Kamar Mayat, Kudamati.  Tersangka berhasil melarikan motor Yamaha Mio3 warna merah hitam garis hijau dan kuning stabilo.

Lokasi keenam, tersangka beraksi di jalan tanjakan kompleks Oikumene, Kelurahan Benteng. Tersangka berhasil membawa kabur motor Yamaha Mio3 warna merah hitam garis hijau dan kuning stabilo.

TKP ketujuh, tersangka beraksi di rumah warga samping Kantor Koramil Benteng, Kecamatan Nusaniwe. Di TKP ini ia mencuri motor Yamaha Mio M3 warna putih garis hitam.

TKP selanjutnya di jalan depan Mall ACC kawasan Passo, Kecamatan Baguala. Di tempat ini tersangka menggondol sepeda motor Yamaha Mio M3 warna kuning hitam.

TKP ke sembilan di lorong Gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Negeri Passo, Kecamatan Baguala. Tersangka bawa kabur motor Yamaha Mio M3 warna merah hitam.

TKP kesepuluh di kampung Oihu, Galunggung, Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau. Motor warga yang jadi sasarannya adalah Yamaha Fino Sporty warna merah.

TKP terakhir di kawasan Benteng Karang, Negeri Passo Kecamatan Baguala. Motor Yamaha Jupiter Z1 warna merah hitam berhasil ia gondol.

Dari total 11 TKP ini, Kapolresta beberkan pihaknya baru berhasil mengamankan sembilan motor sebagai barang bukti.

Modus Operandi

Kapolresta jelaskan modus operandi tersangka dalam menjalankan aksinya.

“Modus operandi adalah tersangka mengintai kendaraan-kendaraan milik masyarakat pada pukul 01.00 WIT hingga pukul 04.00 WIT waktu dinihari,” katanya.

Setelah mendapatkan motor target, tersangka kemudian bergerak cepat merusak kontak motor. Dia menggunakan alat untuk mencabut kabel kontak motor. Selanjutnya tersangka menghubungkan kabel yang telah dicabut untuk menghidupkan mesin motor dan membawa kabur.

Harga Jual

Kapolresta katakan motor hasil curian tersangka ini kemudian dijual ke beberapa warga dengan harga bervariasi.

“Tersangka menjual motor hasil curian ini ke beberapa pihak. Harganya bervariasi antara 1,5 juta rupiah hingga 3 juta rupiah,” jelas Driyano.

Barang Bukti

Dalam penyidikan perkara ini, sebanyak tujuh saksi sudah diperiksa. Penyidik juga telah menyita sembilan motor sebagai barang bukti.

Sejumlah sepeda motor barang bukti hasil curian tersangka LO.

“Masih ada dua kendaraan lagi yang kami cari, karena berdasarkan pengakuannya sudah 11 kali melakukan pencurian. Kami baru dapatkan sembilan,” tukasnya.

Penyidik juga telah melakukan gelar perkara. Selanjutnya penyidik menangkap serta telah menahan tersangka.

Ancaman 7 Tahun

Atas perbuatannya ini, penyidik menjerat tersangka dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHPidana dan juga pasal 362 KUHP junto pasal 365 ayat (1).

“Ancaman hukuman pidananya maksimal tujuh tahun,” tegas Kapolresta.

Ia katakan akan segera berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) dalam merampungkan kasus ini hingga P-21.

Ditangkap di Rumah Pacar

Kasat Reskrim AKP La Beli ungkapkan, tersangka berhasil ditangkap saat berada di rumah pacarnya di kawasan Benteng Karang Negeri Passo.

Awalnya tim buser melakukan memancing tersangka untuk membeli motor yang diduga hasil curian. Ditawarkan dari tersangka. Selanjutnya petugas men-tracking keberadaan tersangka dan terdeteksi di Passo.

“Kemudian kita ambil yang bersangkutan. Saat itu tersangka berada di rumah pacarnya. Kita tangkap tanggal 3 Oktober,” ungkap La Beli.

Selanjutnya tersangka diperiksa. Dari pengakuannya kemudian petugas berhasil mengamankan sembilan motor.

Pengembangan

Ia tegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus ini. Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan.

“Akan kita kembangkan. Dan kemungkinan masih ada beberapa tersangka lagi yang akan kami dapatkan,” tegasnya.

Himbauan

Pada kesempatan itu, Kapolresta menghimbau kepada masyarakat di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease terutama para pemilik motor agar selalu waspada.

“Kami menghimbau warga harus mengantisipasi, waspada kalau memiliki kendaraan bermotor. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua dimana hanya satu orang saja bisa melakukan pencurian banyak kendaraan,” himbaunya.

Kepada masyarakat Kota Ambon yang merasa kehilangan kendaraan, ia himbau agar datang ke Polresta Ambon dan berkoordinasi dengan Kasatreskrim.

Ia jelaskan sudah ada beberapa pemilik motor yang hilang ini sudah melapor. Tetapi sementara diverifikasi untuk dicocokan dengan data-data yang ada.

Waspada

Driyano meminta masyarakat untuk memetik pelajaran dari kasus ini dimana harus selalu waspada.

“Tentunya dengan kejadian ini masyarakat diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan sekaligus juga memberikan himbauan-himbauan Kamtibmas bahwa dimanapun tempatnya, lokasinya harus waspada. Karena namanya kejahatan ini dapat saja mengintai siapa saja dimanapun di lokasi mana pun,” ujarnya.

Ia katakan, yang namanya kejahatan tidak mengenal lokasi, tidak mengenal tempat, tidak mengenal waktu. Dimana ada kesempatan maka dapat menjadi ancaman buat kita semua masyarakat.

Karena itu, ia berharap agar masyarakat harus waspada, dan harus bisa menjaga situasi agar tetap kondusif aman di wilayah masing-masing.

Yamaha Mudah Dicuri

Dari sembilan motor yang berhasil diamankan ini, seluruhnya merk Yamaha. Ternyata sepeda motor Yamaha ini merupakan salah satu merk motor yang mudah dicuri.

“Berdasarkan pengakuan tersangka ini yang paling mudah untuk dicuri ini umumnya yang bermerk Yamaha, lebih mudah dicuri dibandingkan kendaraan bermotor yang lain.

Residivis

Tersangka LO ini pernah mendekam di penjara karena kasus yang sama. Dia pernah diproses hukum karena mencuri sepeda motor warga di kawasan OSM Kelurahan Wainitu, Senin (15/3/2021) lalu.

Saat itu tersangka berhasil mencuri sepeda motor Kawasaki warna hitam bernomor polisi DE 5490 LA milik Halil Lewaru.

Saat di persidangan, hakim mengganjarnya dengan hukuman dua tahun penjara. Lebih ringan satu tahun dari tuntutan JPU yang menuntutnya dengan hukuman tiga tahun. Dia kemudian mendekam di Lapas Kelas II Ambon. Dia baru bebas pada bulan Juni 2023 lalu.

Dua tahun mendekam di penjara tidak membuat tersangka kapok. Malah aksinya makin menjadi. Hanya dalam rentang waktu tiga bulan saja, dia berhasil menggondol sebelas motor di berbagai lokasi di Kota Ambon. (IMRAN)

Pos terkait