<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bawang Dayak Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/bawang-dayak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/bawang-dayak/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Aug 2024 05:26:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/10/cropped-IMG_20251026_055359-32x32.jpg</url>
	<title>Bawang Dayak Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/bawang-dayak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa UGM Teliti Khasiat Bawang Dayak Atasi Kanker Lidah</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-teliti-khasiat-bawang-dayak-atasi-kanker-lidah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2024 05:26:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang Dayak]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker Lidah]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73212</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bawang Dayak merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari Pulau Kalimantan ternyata menyimpan potensi sebagai alternatif penyembuhan kanker</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-teliti-khasiat-bawang-dayak-atasi-kanker-lidah/">Mahasiswa UGM Teliti Khasiat Bawang Dayak Atasi Kanker Lidah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Bawang Dayak merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari Pulau Kalimantan ternyata menyimpan potensi sebagai alternatif penyembuhan kanker. </em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Penemuan ini merupakan hasil penelitian dari Tim Mahasiswa UGM dalam Program Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE).</p>
<p>Tim mahasiswa UGM yang terdiri dari Ribka Wijayanti dan Dwina Aulia (Kedokteran Gigi 2022), Anisah Qurrotu Aini (Biologi 2022), serta Naila Nurfadhilah dan Atikah Nur Hanifah (Farmasi 2022) bawah bimbingan Prof. drg. Supriatno, M.Kes., MD.Sc.,Ph.D, Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi UGM ini berhasil mengembangkan senyawa antioksidan menjadi zat penghambat pertumbuhan sel kanker.</p>
<p>Seperti diketahui, kanker lidah terjadi akibat adanya aktivitas gen proto-onkogen yang menyebabkan proliferasi sel berlebihan dan inhibisi gen supresor tumor. Perubahan genetik tersebut menyebabkan pertumbuhan sel tidak terkendali hingga membentuk tumor.</p>
<p>Tumor dapat bersifat jinak atau ganas, dan sifat tumor ganas inilah yang kemudian disebut kanker. Saat ini, pengobatan terkait berbagai jenis kanker masih terus dikembangkan. Kendala dalam penyembuhan penyakit kanker umumnya dikarenakan pesatnya pertumbuhan sel kanker dari pusat hingga menyebar ke seluruh tubuh.</p>
<p>Menurut Ribka Wijayanti, salah satu anggota tim yang mengenyam Program Studi Pendidikan Dokter Gigi UGM menjelaskan alasan mengapa bawang dayak perlu diolah dengan metode khusus agar mendapatkan hasil yang maksimal untuk penanganan kanker.</p>
<p>Ia menerangkan bahwa Bawang Dayak merupakan tanaman dengan antioksidan yang tergolong sangat kuat, kaya akan senyawa isoliquiritigenin dan iso eleutherine, senyawa flavonoid, dan oxyresveratrol.</p>
<p>“Beragam senyawa terapi yang terkandung dalam satu tanaman tidak akan mampu dimanfaatkan sekaligus sebagai agen terapi jika hanya menggunakan metode ekstraksi konvensional,” terangnya, Minggu (4/8).</p>
<p>Guna memaksimalkan kandungan bawang dayak dan menyalurkan langsung ke organ sasaran, tim mahasiswa UGM menggunakan metode Plant Derived-Exosome Like-Nanoparticle (PDENs).</p>
<p>Metode ini melepaskan bagian kecil sel untuk berkomunikasi antar sel dan mengatur kekebalan terhadap serangan patogen.</p>
<p>Penelitian dimulai dengan mengisolasi PDENs bawang dayak dengan teknik presipitasi berbasis polimer menggunakan PEG6000 sehingga didapatkan larutan PDENs bawang dayak.</p>
<p>“Senyawa ini kemudian diuji pada sel kanker lidah manusia dengan berbagai konsentrasi,” katanya.</p>
<p>Hasilnya, jumlah sel kanker yang hidup mengalami penurunan karena terjadi apoptosis dan jumlah sel yang berproliferasi mengalami penurunan pada penggunaan PDENs bawang dayak yang lebih tinggi.</p>
<p>Dwina Aulia, anggota tim lain yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM menuturkan, hasil uji lab tersebut membuktikan bahwa kandungan dalam bawang dayak menggunakan metode PDENs mampu menghambat perkembangan dan mematikan sel kanker lidah manusia secara efektif.</p>
<p>Meski penelitian ini masih dalam tahap uji pre-klinik, namun apabila makin dikembangkan nantinya dapat menjadi landasan baru dalam pengobatan kanker mulut menggunakan herbal medicine.</p>
<p>“Kolaborasi antar lintas jurusan, penelitian ini mengilhami kami semua untuk terus menggali potensi alam yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia,” jelas Dwina.</p>
<p>Tidak hanya dari Kalimantan, tanaman bawang dayak saat ini telah banyak dikembangkan di banyak tempat termasuk oleh kelompok petani di Danurejan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>Budidayanya pun tidak sulit, karena bawang dayak secara alami tumbuh liar di hutan Kalimantan. Melalui metode penanaman intensif budidaya, bawang dayak sudah bisa dipanen dalam waktu enam bulan.</p>
<p>“Mudahnya proses penanaman, perawatan, dan banyaknya khasiat yang dimiliki tentu memberikan nilai ekonomi yang dapat dikembangkan oleh UMKM masyarakat,” katanya.</p>
<p>Penulis : Tasya</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-teliti-khasiat-bawang-dayak-atasi-kanker-lidah/">Mahasiswa UGM Teliti Khasiat Bawang Dayak Atasi Kanker Lidah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/bawang-dayak_tiwai.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bawang Dayak, Tanaman Sejuta Manfaat</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mengenal-bawang-dayak-tanaman-sejuta-manfaat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 May 2016 06:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang Dayak]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5479</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Ada yang pernah mendengar atau mencicipi Bawang Dayak? Mencicipi Bawang Dayak, sama sekali&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-bawang-dayak-tanaman-sejuta-manfaat/">Mengenal Bawang Dayak, Tanaman Sejuta Manfaat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5480" aria-describedby="caption-attachment-5480" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_4803-copy.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-5480" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_4803-copy.jpg" alt="Bawang Dayak." width="600" height="328" /></a><figcaption id="caption-attachment-5480" class="wp-caption-text">Bawang Dayak.</figcaption></figure>
<p>DEPOK &#8211; Ada yang pernah mendengar atau mencicipi Bawang Dayak? Mencicipi Bawang Dayak, sama sekali tak tercium atau terasa aroma khas bawang yang menyengat. Yang terasa justru mirip-mirip rasa kacang segar. Bisa dikunyah langsung atau bisa juga dibuat menjadi minuman hangat dan segar.</p>
<p>Disela acara Gebyar Kuliner Kota Depok, depokpos berkesempatan berbincang dengan salah seorang penjual Bawang Dayak. Bram (45) mengaku sudah bertahun-tahun menjual bawang dayak yang dia beli langsung dari petaninya.</p>
<p>Menurutnya, bawang dayak yang juga dikenal dengan sebutan bawang berlian, bawang sabrang, bawang tiwai, bawang mekah dan bawang hutan inimemang belum terlalu dikenal luas. Namun dikalangan penyuka obat-obatan herbal, bawang dayak ini sudah sangat dikenal karena khasiatnya yang sangat banyak. Bawang ini juga dikenal dengan tanaman sejuta manfaat.</p>
<p>&#8220;Orang memang kurang familiar dengan bawang dayak ini karena tanaman ini hanya ditemukan pada daerah tertentu saja. Bawang dayak telah lama dikenal di kalimantan sebagai tanaman obat,&#8221; ujar Bram.</p>
<p>Bram menambahkan, kandungan dan khasiat yang terdapat pada bawang dayak yang mampu mengobati berbagai macam penyakit sehingga oleh masyarakat kalimantan banyak digunakan sebagai tanaman obat.</p>
<p><strong>Mengenal Bawang Dayak</strong></p>
<p>Bawang dayak merupakan jenis tanaman yang berasal dari kelompok umbi-umbian. Secara fisik, bentuknya tidak jauh berbeda dengan bentuk bawang-bawangan pada umumnya. Perbedaan terletak pada warna umbinya yang lebih merah menyala dan memiliki permukaan buah yang sangat licin. Bagian umbi memiliki lapisan yang cukup tebal dan kerat. Tanaman ini mampu tumbuh kuat dengan tinggi antara 26 hingga 50 cm. Mudahnya tanaman ini untuk tumbuh menarik masyarakat untuk memanfaatkannya.</p>
<p>Ternyata kandungan yang terdapat pada tanaman bawang sabrang ini sangatlah banyak bahkan dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari mulai flu hingga penyakit berat lain seperti kanker dan tumor. Apa sajakah khasiat yang terkandung dalam bawang dayak?</p>
<p>Inilah ulasan mengenai khasiat tanaman herbal ini.</p>
<p><strong>Khasiat Bawang Dayak</strong></p>
<p>Bawang dayak dipercaya memiliki khasiat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Berasal dari kebiasaan warga Kalimantan yang menggunakan umbinya sebagai obat sakit perut, obat flu, hingga penyakit kuning membawa penelitian lebih lanjut mengenai kandungan yang terdapat pada bawang hutan ini. Kemampuan tersebut tentu disebabkan oleh suatu senyawa aktif pada bawang dayak yang dapat dikembangkan sebagai tanaman obat herbal.</p>
<p>Menurut penelitian dan analisis kandungan, bawang dayak ternyata memiliki kandungan zat anti bakteri dan antioksidan yang sangat tinggi sehingga dapat mengobati beragam penyakit baik ringan maupun penyakit yang berat. Kandungan anti bakterinya dapat mencegah berkembangnya bakteri, virus dan mikroba lainnya sehingga menghentikan penularan penyakit. Sedangkan antioksidannya yang sangat tinggi mampu menghadapi radikal bebas sehingga efektif sebagai pencegah kanker, pencegah radang, tumor dan pendarahan.</p>
<p>Senyawa yang terkandung dalam bawang tiwai ini antara lain yakni senyawa aktif berupa <strong>naphtoquinones</strong> beserta turunannya. Kandungan tersebut yang membuat bawang dayak merupakan antibakteri alami yang ampuh dan dapat dijadikan sebagai pengobatan modern. Kandungan naphtoquinones tersebut juga menjadi salah satu zat aktif yang mampu mencegah kanker dan tumor. Penelitian ini memberikan alternatif pengobatan herbal terbaru.</p>
<p>Berikut tulisan dari<strong> Institut Pertanian Bogor</strong> yang meneliiti kandungan manfaat dari bawang dayak ini:</p>
<p><iframe src="https://drive.google.com/file/d/0B1OkwDp_4WbVQ2dRWmM2OXlfZG8/preview" width="640" height="480"></iframe></p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-bawang-dayak-tanaman-sejuta-manfaat/">Mengenal Bawang Dayak, Tanaman Sejuta Manfaat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
