<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cyberbullying Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/cyberbullying/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/cyberbullying/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Dec 2025 15:45:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2026/05/cropped-kt-1-32x32.jpg</url>
	<title>Cyberbullying Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/cyberbullying/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Police Goes to School, Polresta Ambon Sosialisasi  Bahaya Bullying di SD Inpres Latta</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/police-goes-to-school-polresta-ambon-sosialisasi-bahaya-bullying-di-sd-inpres-latta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 15:45:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Cyberbullying]]></category>
		<category><![CDATA[Perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Police Goes to School]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease]]></category>
		<category><![CDATA[Satbinmas Polresta Ambon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co.id/?p=81476</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabartoday, AMBON &#8211; Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease terus menunjukan kepedulian kepada anak-anak. Berbagai&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/police-goes-to-school-polresta-ambon-sosialisasi-bahaya-bullying-di-sd-inpres-latta/">Police Goes to School, Polresta Ambon Sosialisasi  Bahaya Bullying di SD Inpres Latta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kabartoday,</b> <b>AMBON &#8211;</b> Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease terus menunjukan kepedulian kepada anak-anak.</p>
<p dir="ltr">Berbagai program dilakukan termasuk <i>Police Goes to School</i> untuk makin mendekatkan diri dengan anak-anak untuk membangun citra positif polisi sebagai sahabat, bukan sosok yang menakutkan.</p>
<p dir="ltr">Program ini berfokus pada edukasi dini mengenai kedisiplinan, keselamatan berlalu lintas, dan pembentukan karakter anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan interaktif.</p>
<p dir="ltr">Intinya adalah menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan percaya pada anak terhadap polisi serta menanamkan nilai-nilai hukum dan moral sejak usia dini.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan terbaru dari Polresta Ambon adalah dengan menyambangi anak-anak di Sekolah Dasar (SD) Inpres Latta, Kecamatan  Baguala Kota Ambon, Selasa (3/12/2025) pagi.</p>
<p dir="ltr">Dua personil Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Ambon yaitu Aipda Tilaar Kewilaa dan rekannya terjun berbaur dengan anak-anak di SD ini.</p>
<p dir="ltr">Tim Satbinmas Polresta Ambon didampingi Kanit Binmas Polsek Baguala Aipda Stan Nifanngilyau dan satu personil Binmas Polsek Baguala.</p>
<p dir="ltr">Di sekolah ini, mereka melakukan program <i>Police Goes to School </i>berupa Penyuluhan dan Pembinaan Kamtibmas pada anak-anak.</p>
<p dir="ltr"><b><i>Bullying</i></b></p>
<p dir="ltr">Kegiatan <i>Police Goes To School</i> diikuti oleh para guru dan siswa siswi Sekolah SD Inpres Latta. Dalam kegiatan ini Aipda Tilaar Kewilaa membawakan materi tentang bagaimana <i>bullying</i> dapat terjadi serta dampak dari <i>bullying. </i></p>
<p dir="ltr">Selain materi tentang bullying, Aipda Tilaar Kewilaa juga menyampaikan materi tentang dampak dari terjadinya tawuran serta sosialisasi Call Center 110 dan 112 dan juga beberapa pesan-pesan Kamtibmas lainnya.</p>
<p dir="ltr">Dengan gaya bertutur agar dapat dimengerti anak-anak SD ini, Aipda Tilaar jelaskan bullying yang dalam bahasa gaul dikenal dengan istilah Bulli atau perundungan adalah tindakan agresif dan berulang yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau kelompok yang lebih kuat terhadap korban yang lebih lemah.</p>
<figure id="attachment_81478" aria-describedby="caption-attachment-81478" style="width: 2560px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-81478" src="https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0066-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1440" srcset="https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0066-scaled.jpg 2560w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0066-200x112.jpg 200w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0066-300x170.jpg 300w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0066-768x432.jpg 768w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0066-1536x864.jpg 1536w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0066-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-81478" class="wp-caption-text"><em>Aipda Tilaar Kewilaa bersama Kanit Binmas Polsek Baguala Aipda Stan Nifanngilyau mengajak seorang anak berinteraksi saat kegiatan Police Goes to School di SD Inpres Latta</em>.</figcaption></figure>
<p dir="ltr">&#8220;Tindakan bulli ini bertujuan untuk menyakiti, mengintimidasi, atau mengendalikan korban, dan dapat terjadi secara fisik, verbal, sosial, atau melalui media digital (cyberbullying),&#8221; ungkap Tilaar.</p>
<p dir="ltr"><b>Jenis</b></p>
<p dir="ltr">Kepada para siswa, Tilaar yang menjabat Kepala Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Kaurmintu) Satbinmas Polresta Ambon ini terangkan beberapa jenis bullying antara lain fisik, verbal, sosial dan <i>cyberbullying</i>.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Bulli fisik itu melibatkan kontak fisik seperti memukul, mendorong, menendang, menjambak, atau merusak barang milik korban. Untuk jenis bulli verbal dilakukan melalui ucapan atau tulisan, seperti mengancam, memanggil dengan julukan yang tidak baik, mengolok-olok, mengejek, atau menyebarkan gosip buruk tentang korban,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara bulli sosial sering terjadi di lingkungan sehari-hari, seperti menjauhi seseorang, memberitahu teman untuk tidak berteman dengannya atau tidak mengajaknya bergabung dalam kelompok.</p>
<p dir="ltr">Untuk cyberbullying adalah tindakan menyakiti yang dilakukan di dunia maya, seperti melalui media sosial, pesan instan, atau email.</p>
<figure id="attachment_81479" aria-describedby="caption-attachment-81479" style="width: 1152px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-81479" src="https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0064.jpg" alt="" width="1152" height="648" srcset="https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0064.jpg 1152w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0064-200x112.jpg 200w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0064-300x170.jpg 300w, https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251203-WA0064-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /><figcaption id="caption-attachment-81479" class="wp-caption-text"><em>Murid-murid SD Inpres Latta sedang mendengarkan materi bullying dari Aipda Tilaar Kewilaa saat kegiatan Police Goes to School</em></figcaption></figure>
<p dir="ltr"><b>Karakteristik</b></p>
<p dir="ltr">Aipda Tilaar yang kerap disapa Titi ungkapkan karakteristik utama bullying adalah dibuat dengan sengaja dimana pelaku memiliki niat untuk menyakiti korban.</p>
<p dir="ltr">Bullying ini juga kerap menjadi perbuatan berulang dimana tindakan ini tidak hanya terjadi sekali, tetapi terjadi terus-menerus.</p>
<p dir="ltr">Salah satu karakteristik bullying kata Aipda Titi yang sedang mengikuti seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) ini yaitu tentang ketidakseimbangan kekuatan dimana terdapat perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban, di mana pelaku lebih kuat atau dominan.</p>
<p dir="ltr"><b>Dampak</b></p>
<p dir="ltr">Sementara dampak bullying bagi korban adalah dapat membuat depresi, stres, rasa sakit hati, gangguan kesehatan mental, kemarahan, bahkan dapat memicu tindakan bunuh diri.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selain berdampak bagi korban, bullying juga berdampak kepada pelaku dimana pelaku bisa menjadi agresif, mudah marah dan memiliki toleransi rendah terhadap orang lain,&#8221; tutur Titi.</p>
<p dir="ltr"><b>Lapor</b><br />
<b> </b><br />
Kepada para siswa, Aipda Titi berpesan jika ada yang merasa jadi korban bulli, hendaknya jangan berdiam diri saja tetapi harus melapor.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Korban dapat melaporkan  perundungan di sekolah ke guru kelas atau guru BK maupun juga langsung ke kepala sekolah. Untuk kasus yang lebih parah, Anda bisa melapor ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui layanan pengaduan seperti <a href="http://lapor.go.id">lapor.go.id</a>, atau menghubungi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Selain itu, jika perundungan tersebut termasuk tindak pidana, bisa dilaporkan ke polisi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jika perundungan tergolong tindak pidana, seperti penganiayaan, korban dapat melaporkannya ke polisi. Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 76C,&#8221; pungkas Aipda Titi. <b>(</b><i><b>IMRAN</b></i><b>)</b></p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/police-goes-to-school-polresta-ambon-sosialisasi-bahaya-bullying-di-sd-inpres-latta/">Police Goes to School, Polresta Ambon Sosialisasi  Bahaya Bullying di SD Inpres Latta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0009.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental dan Psikologi Korban</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/pengaruh-cyberbullying-terhadap-kesehatan-mental-dan-psikologi-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2024 06:31:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Cyberbullying]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68404</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Di era digital sekarang ini bullying tidak hanya di lakukan secara fisik, banyak&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pengaruh-cyberbullying-terhadap-kesehatan-mental-dan-psikologi-korban/">Pengaruh Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental dan Psikologi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Di era digital sekarang ini bullying tidak hanya di lakukan secara fisik, banyak para korban bullying yang mengalami cyberbullying (perundungan dunia maya) Cyberbullying, bentuk pelecehan yang terjadi secara daring, telah menjadi masalah serius dalam era digital saat ini. Meskipun tidak di lakukan kekerasan secara fisik (non-violence) maupun secara langsung, cyberbullying dapat memengaruhi seseorang secara mental, emosional, dan psikologi.</p>
<p>Semakin meningkatnya penggunaan internet membuat cyberbullying rentan di alami oleh berbagai kalangan, terutama para remaja yang merupakan pengguna aktif internet. Cyberbullying dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja secara signifikan. Remaja yang menjadi korban cyberbullying memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah kesehatan mental, termasuk depresi, kecemasan, dan gangguan makan. Mereka juga dapat mengalami penurunan kinerja akademik, dan isolasi sosial.</p>
<p>Cyberbullying dapat mempengaruhi psikologi korban, seperti merasa marah, malu, dendam, risih, dan kehilangan kepercayaan diri, sulit untuk berinteraksi dengan orang lain, bahkan indikasi untuk melakukan bunuh diri.</p>
<p>Richard Donegan, salah satu peneliti dari Elon University di Amerika Serikat, membuat jurnal ilmiah berjudul Bullying and Cyberbullying (2012). Ia mengungkapkan kalau cyberbullying sudah ada sejak tahun 1990. Mulai banyak remaja yang melakukan bully maupun menjadi korba bully melalui media sosial. Salah satunya seperti AOL instant Messenger atau platform seperti SMS, yang berlanjut hingga ke Facebook maupun Instagram.</p>
<p>Di Indonesia cyberbullying merupakan kasus yang cukup tinggi, dengan komentar negatif maupun informasi yang kalian berikan dapat mengakibatkan mental seseorang down. Meskipun pelaku bullying dan korban bullying tidak saling mengenal satu sama lain. Cyberbullying merupakan bentuk kekerasa yang dilakukan melalui media elektronik.</p>
<p>Menurut ahli penelitian APJII (Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia), terdapat 49 persen dari 5.900 responden yang menjadi korban dari cyberbullying. Sudah jelas bahwa sanksi pidana bagi pelaku cyberbullying berdasarkan UU ITE pidana penjara berkisar 2 samapai 6 tahun, sesuai dengan pasal yang di langgar. Denda berkisar Rp 250 juta sampai Rp 1 miliar, sesuai dengan pasal yang di langgar.</p>
<p>Jari kalian tidak dapat berbicara, tetapi dengan jari kalian yang memberikan informasi maupun komentar negatif kepada seseorang, meskipun kalian tidak mengetahui yang sebenarnya. Justru tanpa kalian sadari bahwa kalian telah menjadi pelaku cyberbullying. Bagi kalian yang mengalami cyberbullying, kalian tidak perlu merasa malu untuk menceritakan apa yang kalian alami baik kepada teman, keluarga, dan kepada siapapun yang menurut kalian percaya serta nyaman untuk meceritakannya.</p>
<p>Mulai sekarang lebih bijaklah kalian dalam menggunakan media sosial. Jika ingin memberikan komentar terhadap suatu hal. Baik itu di Facebook, Instagram, YouTube dan flatfrom lainnya, berikanlah komentar maupun informasi yang baik dan dapat memberikan motivasi untuk kedepannya. Gunakanlah media sosial dengan hal-hal yang positif dan sebaik-baiknya.</p>
<p>Strategi Penanganan dan pencegahan terjadinya cyberbullying dianataranya ;</p>
<p>Penting untuk memperkenalkan strategi penanganan yang efektif terhadap cyberbullying. Ini termasuk pendidikan tentang kesadaran cyber, dukungan psikologis, dan pembangunan kemampuan coping untuk korban.</p>
<p>Pencegahan cyberbullying harus menjadi fokus utama dalam masyarakat dan lembaga pendidikan. Ini melibatkan kampanye kesadaran, pelatihan untuk mengidentifikasi dan menangani kasus cyberbullying, serta penegakan hukum yang ketat terhadap pelaku.</p>
<p>Cyberbullying bukan hanya masalah teknologi, tetapi juga masalah kesehatan mental dan psikologis yang mempengaruhi banyak individu, terutama generasi muda. Dengan upaya kolaboratif dari masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah, kita dapat bekerja menuju lingkungan daring yang lebih aman dan mendukung bagi semua orang.</p>
<p>Siti Khaerunisah Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pengaruh-cyberbullying-terhadap-kesehatan-mental-dan-psikologi-korban/">Pengaruh Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental dan Psikologi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://assets.nsd.co.id/artikel/24b741d6-9472-42a1-9a93-8f5053e5eb61.png" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
