<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gelombang Panas Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/gelombang-panas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/gelombang-panas/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 May 2024 11:55:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/10/cropped-IMG_20251026_055359-32x32.jpg</url>
	<title>Gelombang Panas Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/gelombang-panas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suhu Panas di Asean, Myanmar Catat Suhu Tertinggi 48,2 °C</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/suhu-panas-di-asean-myanmar-catat-suhu-tertinggi-482-c/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 11:55:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Suhu panas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68542</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sementara di Kamboja yang menghadapi suhu tertinggi dalam 170 tahun terakhir yakni menyentuh angka 43-44 °C</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/suhu-panas-di-asean-myanmar-catat-suhu-tertinggi-482-c/">Suhu Panas di Asean, Myanmar Catat Suhu Tertinggi 48,2 °C</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Panasnya suhu di Indonesia sejalan dengan kondisi di ASEAN. Suhu terpanas dunia dilaporkan kembali mengalami rekor di April. Ini memperpanjang rekor-rekor sebelumnya yang tercipta setidaknya 11 bulan berturut-turut, sejak Juni2023.</p>
<p>Hal ini terungkap dalam laporan Copernicus Climate Change Service (C3S) di buletin bulanannya, dikutip Rabu (8/5/2024). Termasuk April, suhu rata-rata dunia selama 12 bulan ini kini berada di 1,61 °C di atas rata-rata pra industri tahun 1850-1900.</p>
<p>Sejumlah negara-negara di Asia Selatan dan Tenggara mengalami cuaca panas di akhir April. Di India, cuaca mencapai 44 °C di beberapa lokasi dan di Bangladesh penutupan sekolah dilakukan karena suhu ekstrem.</p>
<p>Di ASEAN Myanmar menjadi negara dengan suhu tertinggi yakni 48,2 °C pada 28 April lalu. Pada hari yang sama suhu mencapai 40 °C di pusat komersial Yangon dan 44 °C di kota kedua Mandalay.</p>
<p>Di Filipina, pada 23 April 2024, suhu panas sempat menyentuh angka 47 °C hingga mengganggu aktivitas manusia. Hingga sekolah pun didorong untuk dialihkan menjadi online.</p>
<p>Sementara di Thailand, suhu tertinggi tercatat sebesar 44,2 °C pada 27 April 2024. Dampak dari suhu yang panas tersebut yakni tercatat 30 orang tewas sepanjang tahun ini.</p>
<p><iframe id="datawrapper-chart-2x5Rk" style="width: 0; min-width: 100% !important; border: none;" title="Suhu Tertinggi pada April 2024" src="https://datawrapper.dwcdn.net/2x5Rk/4/" height="482" frameborder="0" scrolling="no" aria-label="Table" data-external="1"></iframe><script type="text/javascript">!function(){"use strict";window.addEventListener("message",(function(a){if(void 0!==a.data["datawrapper-height"]){var e=document.querySelectorAll("iframe");for(var t in a.data["datawrapper-height"])for(var r=0;r<e.length;r++)if(e[r].contentWindow===a.source){var i=a.data["datawrapper-height"][t]+"px";e[r].style.height=i}}}))}();</script></p>
<p>Di Kamboja yang menghadapi suhu tertinggi dalam 170 tahun terakhir yakni menyentuh angka 43-44 °C pada 30 April 2024. Alhasil, pemerintah menyarankan agar sekolah ditutup untuk memberikan keselamatan bagi semua pihak.</p>
<p>"Saya rasa banyak ilmuwan yang menanyakan pertanyaan apakah mungkin terjadi perubahan dalam sistem iklim," kata Julien Nicolas, Ilmuwan Iklim Senior C3S, dimuat Reuters,dikutip Rabu (8/5/2024).</p>
<p>Beberapa kondisi ekstrem lain juga dilaporkan terjadi, termasuk suhu permukaan laut yang memecahkan rekor selama berbulan-bulan.Fenomena alam El Nino yang menghangatkan permukaan air di bagian timur Samudera Pasifik juga telah meningkatkan suhu.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/suhu-panas-di-asean-myanmar-catat-suhu-tertinggi-482-c/">Suhu Panas di Asean, Myanmar Catat Suhu Tertinggi 48,2 °C</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/akmFMjqzGUbIRSWndlSSSF4CW3E=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/895755/original/081905300_1433755083-Ilustrasi-Gelombang-Panas-2.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Suhu Indonesia di Bulan April Terpanas dalam 40 Tahun Terakhir</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/suhu-indonesia-di-bulan-april-terpanas-dalam-40-tahun-terakhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 11:49:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Suhu panas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suhu udara rata-rata di Indonesia pada April 2024 menembus 27,74°C</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/suhu-indonesia-di-bulan-april-terpanas-dalam-40-tahun-terakhir/">Suhu Indonesia di Bulan April Terpanas dalam 40 Tahun Terakhir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Suhu udara rata-rata di Indonesia pada April 2024 menembus 27,74°C. Suhu tersebut adalah yang tertinggi dalam 40 tahun terakhir.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), anomali suhu udara rata-rata pada April 2024 menunjukkan anomali positif dengan nilai sebesar 0.89 °C.</p>
<p>Anomali suhu udara Indonesia pada April 2024 ini merupakan nilai anomali tertinggi sepanjang periode pengamatan sejak 1981.</p>
<p>Jika dilihat dari tingkat suhu April maka suhu April 2024 yang mencapai 27,74°C juga menjadi yang tertinggi sejak 1981 atau 40 tahun terakhir. Suhu tertinggi pada April sebelumnya tercatat pada April 2016 yakni 27,6 °C.</p>
<p><iframe id="datawrapper-chart-pgR2T" style="width: 0; min-width: 100% !important; border: none;" title="Suhu rata-rata April 1981-2024 (derajat Celcius)" src="https://datawrapper.dwcdn.net/pgR2T/1/" height="394" frameborder="0" scrolling="no" aria-label="Interactive line chart" data-external="1"></iframe><script type="text/javascript">!function(){"use strict";window.addEventListener("message",(function(a){if(void 0!==a.data["datawrapper-height"]){var e=document.querySelectorAll("iframe");for(var t in a.data["datawrapper-height"])for(var r=0;r<e.length;r++)if(e[r].contentWindow===a.source){var i=a.data["datawrapper-height"][t]+"px";e[r].style.height=i}}}))}();</script></p>
<p>Dalam catatan BMKG, normal suhu udara klimatologis untuk April 2024 periode 1991-2020 di Indonesia adalah sebesar 26.85 °C (dalam kisaran normal 20.08 °C - 28.63 °C).</p>
<p>Berdasarkan analisis dari 115 stasiun pengamatan BMKG, suhu terpanas dicatat Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur yani 29,8 °C sementara yang terdingin dicatat Stasiun Meteorologi Silangit Tapanuli Utara yakni 20,5 °C.</p>
<p>Kendati suhu pada April tahun ini melonjak tetapi levelnya belum masuk dalam terpanas dalam sejarah Indonesia. Rekor suhu tertinggi yang pernah terjadi adalah 40°C di Larantuka (NTT) pada 5 September 2012.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/suhu-indonesia-di-bulan-april-terpanas-dalam-40-tahun-terakhir/">Suhu Indonesia di Bulan April Terpanas dalam 40 Tahun Terakhir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://bpbd.kulonprogokab.go.id/files/news/normal/058dad00ad0ef2f7e6c0493e5a6ac4f5.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>BMKG: Udara Panas di Indonesia Bukan Heatwave</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/bmkg-udara-panas-di-indonesia-bukan-heatwave/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2024 09:57:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Heatwave]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68376</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca panas yang terjadi di sejumlah&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/bmkg-udara-panas-di-indonesia-bukan-heatwave/">BMKG: Udara Panas di Indonesia Bukan Heatwave</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca panas yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia akhir-akhir ini bukan disebabkan heatwave atau gelombang panas.</p>
<p>BMKG menyebut cuasa panas disebabkan oleh peralihan musim atau pancaroba, dan bukan akibat gelombang panas atau heatwave.</p>
<p>Berdasarkan karakteristik dan indikator statistik pengamatan suhu yang dilakukan BMKG, fenomena cuaca panas yang terjadi di Tanah Air tidak dapat dikategorikan sebagai gelombang panas.</p>
<p>&#8220;Memang betul, saat ini gelombang panas sedang melanda berbagai negara Asia, seperti Thailand dengan suhu maksimum mencapai 52 derajat Celcius. Kamboja, dengan suhu udara mencapai level tertinggi dalam 170 tahun terakhir, yaitu 43 derajat Celcius pada minggu ini. Namun, khusus di Indonesia yang terjadi bukanlah gelombang panas, melainkan suhu panas seperti pada umumnya,&#8221; ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam sebuah keterangan, Senin (6/5).</p>
<p>Dwikorita mengatakan kondisi maritim di sekitar Indonesia dengan laut yang hangat dan topografi pegunungan mengakibatkan naiknya gerakan udara, sehingga memungkinkan terjadinya penyanggaan atau buffer kenaikan temperatur secara ekstrem dengan terjadi banyak hujan yang mendinginkan permukaan secara periodik.</p>
<p>Hal tersebut, kata Dwikorita, menyebabkan tidak terjadinya gelombang panas di wilayah Kepulauan Indonesia.</p>
<p>Dwikorita menjelaskan suhu panas saat ini terjadi akibat dari pemanasan permukaan sebagai dampak dari mulai berkurangnya pembentukan awan dan berkurangnya curah hujan. Hal ini merupakan sesuatu yang umum terjadi pada periode peralihan musim hujan ke musim kemarau, sebagai kombinasi dampak pemanasan permukaan dan kelembaban yang masih relatif tinggi pada periode peralihan ini.</p>
<p>&#8220;Periode peralihan ini umumnya dicirikan dengan kondisi pagi hari yang cerah, siang hari yang terik dengan pertumbuhan awan yang pesat diiringi peningkatan suhu udara, kemudian terjadi hujan pada siang menjelang sore hari atau sore menjelang malam hari,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, kondisi gerah serupa juga dapat terasa jika langit masih tertutup awan dengan suhu udara serta kelembapan udara yang relatif tinggi. Namun, udara akan berangsur-angsur mendingin kembali jika hujan sudah mulai turun.</p>
<p>Deputi Bidang Klimatologi Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan suhu udara maksimum tertinggi di Indonesia selama sepekan terakhir tercatat terjadi di Palu 37,8 derajat Celcius pada 23 April lalu.</p>
<p>Suhu udara maksimum di atas 36,5 derajat Celcius juga tercatat di beberapa wilayah lain, yaitu pada tanggal 21 April di Medan, Sumatera utara yang mencapai 37,0 derajat Celcius, dan di Saumlaki, Maluku mencapai suhu maksimum sebesar 37.8 derajat Celcius, serta pada tanggal 23 April di Palu, Sulawesi Tengah mencapai 36,8 derajat Celcius.</p>
<p>Berdasarkan data BMKG, hingga awal Mei 2024 baru 8 persen wilayah Indonesia (56 Zona Musim atau ZOM) telah memasuki musim kemarau.</p>
<p>Ardhasena menyebut wilayah yang telah memasuki periode musim kemarau tersebut meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, Riau bagian utara, sekitar Pangandaran Jawa Barat, sebagian Sulawesi Tengah dan sebagian Maluku Utara.</p>
<p>Pada periode hingga satu bulan ke depan, terdapat beberapa wilayah yang akan memasuki musim kemarau seperti sebagian Nusa Tenggara, sebagian pulau Jawa, sebagian pulau Sumatera, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, serta Papua bagian timur dan selatan.</p>
<p>&#8220;Meskipun demikian, sekitar 76 persen wilayah Indonesia lainnya (530 ZOM) masih berada pada periode musim hujan,&#8221; katanya.</p>
<p>Meski sejumlah wilayah Indonesia mulai &#8216;terpanggang&#8217; imbas awal musim kemarau, namun beberapa daerah masih berpotensi terdampak cuaca ekstrem. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalahnya bibit Siklon Tropis 91P.</p>
<p>Pantauan terbaru BMKG menunjukkan bibit Siklon Tropis 91P di laut Arafuru sebelah timur Kepulauan Aru. Bibit siklon ini melaju dengan kecepatan angin maksimum 19 &#8211; 46 km/jam dan tekanan udara minimum 1007 hPa.</p>
<p>Dampak bibit siklon ini adalah hujan sedang hingga lebat di wilayah Maluku bagian tenggara, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Wilayah Maluku bagian tenggara dan Papua Selatan juga dapat diterpa angin kencang imbas dari bibit siklon ini.</p>
<p>Selain itu, bibit Siklon Tropis 91P juga dapat menyebabkan gelombang laut tinggi antara 1,25-2,5 meter di Laut Banda, perairan selatan Kepulauan Sermata &#8211; Leti, perairan selatan Kepulauan Babar &#8211; Tanimbar, perairan selatan Kepulauan Kai &#8211; Aru, dan Laut Arafuru.</p>
<p>Dalam 24 jam, bibit siklon ini diprediksi berpeluang rendah untuk menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah timur.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/bmkg-udara-panas-di-indonesia-bukan-heatwave/">BMKG: Udara Panas di Indonesia Bukan Heatwave</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/0WCU4H0rb-_oOgOp1ecC6BaeVeI=/500x281/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4640205/original/074928500_1699420135-panas.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Heatwave dan Dampaknya pada Lingkungan dan Kesehatan Manusia</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/fenomena-heatwave-dan-dampaknya-pada-lingkungan-dan-kesehatan-manusia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2024 09:51:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Heatwave]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68373</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Musim panas seringkali menjadi waktu yang menyenangkan, tetapi seringkali juga diiringi oleh fenomena&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/fenomena-heatwave-dan-dampaknya-pada-lingkungan-dan-kesehatan-manusia/">Fenomena Heatwave dan Dampaknya pada Lingkungan dan Kesehatan Manusia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Musim panas seringkali menjadi waktu yang menyenangkan, tetapi seringkali juga diiringi oleh fenomena yang menakutkan dan berbahaya yang dikenal sebagai heatwave atau gelombang panas.</p>
<p>Mari kita telusuri lebih dalam tentang apa yang sebenarnya terjadi selama heatwave, mengapa hal ini terjadi, dan bagaimana dampaknya pada lingkungan dan kesehatan manusia.</p>
<p><strong>Apa Itu Heatwave?</strong><br />
Heatwave adalah periode waktu yang panjang dan ekstrem dengan suhu udara yang jauh di atas rata-rata untuk wilayah tertentu. Hal ini seringkali disertai dengan cuaca kering dan langit cerah yang dapat bertahan selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu.</p>
<p><strong>Penyebab dan Faktor Pemicu:</strong><br />
Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya heatwave meliputi perubahan iklim global, pola cuaca ekstrem, serta faktor lokal seperti urbanisasi yang berlebihan dan polusi udara. Peningkatan suhu permukaan bumi, terutama di daerah perkotaan, dapat menciptakan fenomena yang dikenal sebagai &#8220;urban heat island&#8221;, di mana suhu udara di perkotaan jauh lebih tinggi daripada di daerah pedesaan.</p>
<p><strong>Dampak pada Lingkungan:</strong><br />
Heatwave dapat memiliki dampak serius pada lingkungan, termasuk kematian massal pada hewan, kekeringan, kebakaran hutan, serta kerusakan pada ekosistem air dan tanah. Perubahan suhu yang cepat juga dapat mengganggu keseimbangan ekologi dan menyebabkan migrasi spesies yang tidak diinginkan.</p>
<p><strong>Dampak pada Kesehatan Manusia:</strong><br />
Heatwave dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang-orang dengan kondisi medis tertentu. Dampaknya dapat berupa heatstroke, kelelahan panas, dehidrasi, serta peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan pernapasan.</p>
<p><strong>Strategi Mitigasi dan Adaptasi:</strong><br />
Untuk mengurangi dampak heatwave, diperlukan upaya mitigasi perubahan iklim secara global, serta peningkatan adaptasi di tingkat lokal. Upaya-upaya ini mencakup peningkatan kesadaran masyarakat tentang bahaya heatwave, pengembangan infrastruktur hijau, peningkatan akses terhadap air bersih, dan perencanaan kota yang berkelanjutan.</p>
<p>Heatwave adalah fenomena yang kompleks dan berbahaya yang dapat memiliki dampak yang luas pada lingkungan dan kesehatan manusia. Penting bagi kita semua untuk memahami penyebab dan dampaknya, serta mengambil tindakan proaktif untuk melindungi diri sendiri, komunitas kita, dan planet kita dari bahaya heat wave di masa depan.</p>
<p>Penulis: Ajeng Leica Syaharani</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/fenomena-heatwave-dan-dampaknya-pada-lingkungan-dan-kesehatan-manusia/">Fenomena Heatwave dan Dampaknya pada Lingkungan dan Kesehatan Manusia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2023/04/25/ilustrasi-gelombang-panas_169.jpeg?w=600&#038;q=90" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
