<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemenag Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/kemenag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/kemenag/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Feb 2025 11:19:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/10/cropped-IMG_20251026_055359-32x32.jpg</url>
	<title>Kemenag Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/kemenag/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terjadi Pengibaran Bendera Pada Kegiatan Tarhib Ramadhan Ini Tanggapan Wakil Ketua Kemenag Belitung</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/terjadi-pengibaran-bendera-pada-kegiatan-tarhib-ramadhan-ini-tanggapan-wakil-ketua-kemenag-belitung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 11:19:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bendera]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co.id/?p=78784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabar today &#8211; Belitung &#8211; Wakil Ketua Kantor Kemenag Kabupaten. Belitung/Sekretaris PCNU Kab. Belitung (H.&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/terjadi-pengibaran-bendera-pada-kegiatan-tarhib-ramadhan-ini-tanggapan-wakil-ketua-kemenag-belitung/">Terjadi Pengibaran Bendera Pada Kegiatan Tarhib Ramadhan Ini Tanggapan Wakil Ketua Kemenag Belitung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabar today &#8211; Belitung &#8211; Wakil Ketua Kantor Kemenag Kabupaten. Belitung/Sekretaris PCNU Kab. Belitung (H. Ahmad Tibroni, SHI), Menanggapi yang beredar di media sosial, terkait adanya bendera-bendera yang dilarang dalam kegiatan Tarhib,Tanjung Pandan ( 25/02/2025 ).</p>
<p>Kegiatan Tarhib Ramadhan yang dilaksanakan oleh kawan-kawan kita ormas ANTAB yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 23 Februari 2025 di masjid agung.</p>
<p>Bismillahirrahmanirrahim<br />
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh, Alhamdulillah, Allahumma Sholli Wasallim, Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad.</p>
<p>&#8220;kegiatan ini untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan biasa di sebut tarhib Ramadhon, &#8221; Ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan kegiatan tersebut adalah kegiatan tahunan, menyambut Ramadan ataupun tarhib Ramadan yakni menyambut bulan suci Ramadan 1446 hijriah ataupun 2025 masehi, adapun kegiatan tersebut mengundang berbagai ormas-ormas Islam yang ada di Kabupaten belitung.</p>
<p>Kemudian juga dalam kegiatan tersebut tidak mengaitkan dengan hal &#8211; hal ataupun kebijakan pemerintah, jadi perlu kami sampaikan bahwasanya kegiatan tersebut murni untuk menyambut bulan Ramadhan.</p>
<p>&#8220;Adapun hal hal yang terjadi didalamnya mungkin ada seperti pengibaran bendera dan lain sebagainya, itu adalah suatu hal yang tidak kita inginkan, karena banyak ormas yang ikut hadir dalam kegiatan tarhib ini, Jadi Mohon maaf bila ini sudah menjadi polemik, semoga tidak terulang lagi, &#8220;ungkapnya.</p>
<p>Lanjut ia menyampaikan, bahwasanya melalui ormas PCNU Kab. Belitung bahwasanya kita menyambut bulan suci Ramadhan ini dengan sukacita, dengan bahagia insyaallah pemerintah dan seluruh stakeholder pemerintah yang ada di Tanjung pandang Kab. Belitung siap mendukung dan mudah-mudahan juga masyarakat Belitung dalam keadaan senang menyambut akan datangnya bulan suci ramadhan 1446 H, &#8220;Pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/terjadi-pengibaran-bendera-pada-kegiatan-tarhib-ramadhan-ini-tanggapan-wakil-ketua-kemenag-belitung/">Terjadi Pengibaran Bendera Pada Kegiatan Tarhib Ramadhan Ini Tanggapan Wakil Ketua Kemenag Belitung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun Depan Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/tahun-depan-indonesia-dapat-221-ribu-kuota-haji/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jun 2024 04:18:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=70012</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia mendapat kuota 221.000 orang pada operasional haji tahun 1446 Hijriah/2025 Maseh</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/tahun-depan-indonesia-dapat-221-ribu-kuota-haji/">Tahun Depan Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEPOKPOS</strong> &#8211; Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia mendapat kuota 221.000 orang pada operasional haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi, yang diumumkan dalam tasyakuran penutupan penyelenggaraan ibadah haji 1445H.</p>
<p>Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di Makkah. Hadir para pimpinan delegasi haji dari berbagai negara.</p>
<p>&#8220;Saya mendapat informasi dari Wakil Kementerian Bidang Urusan Haji &#8216;Ayed Al Ghuwainim, dan sesuai surat yang saya terima, bahwa Indonesia mendapat 221.000 kuota haji 1446 H/2025 M,&#8221; ujar Menag di Makkah, Rabu.</p>
<p>Kemenag mengapresiasi langkah Kementerian Haji Saudi yang kembali mengumumkan kuota lebih awal. Sehingga proses persiapan penyelenggaraan haji juga bisa dilakukan lebih cepat.</p>
<p>&#8220;Apresiasi juga atas ketegasan otoritas Saudi dalam menerapkan aturan terkait visa haji dan visa non haji,&#8221; kata dia.</p>
<p>Yaqut menilai penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M berjalan dengan sukses. Ada sejumlah indikator.</p>
<p>Pertama, pelayanan jamaah pada fase kedatangan berjalan lancar. Kuota jamaah haji reguler sebanyak 213.320 orang terserap optimal, hanya menyisakan 45 orang yang tidak bisa digantikan karena proses pemvisaan sudah ditutup.</p>
<p>&#8220;Ini angka kuota tidak terserap yang terkecil dalam lebih 10 tahun penyelenggaraan ibadah haji,&#8221; kata Menag.</p>
<p>Kedua, proses pelayanan jamaah pada fase kedatangan juga berjalan lancar, baik di Madinah maupun Makkah. Jamaah bisa mendapatkan layanan katering, transportasi, akomodasi, termasuk pelindungan jamaah, dan bimbingan ibadah.</p>
<p>&#8220;Padahal, Indonesia adalah pengirim jamaah haji terbesar di dunia. Ini jelas bukan tugas mudah. Layanan fast track untuk kali pertama di tiga embarkasi, Jakarta, Solo, dan Surabaya juga berjalan lancar,&#8221; kata dia.</p>
<p>Di samping itu, layanan katering bahkan bisa tetap diberikan hingga jelang puncak haji.</p>
<p>Indikator kesuksesan ketiga, kata Yaqut, proses puncak haji berjalan lancar. Ikhtiar mitigasi yang dilakukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama otoritas Saudi berhasil memperlancar proses pergerakan jamaah dari Arafah ke Muzdalifah dan Mina.</p>
<p>&#8220;Skema murur atau melintas di Muzdalifah banyak mendapat apresiasi. Jamaah bisa diberangkatkan lebih awal, pukul 07.37 waktu Saudi sudah tidak ada di Muzdalifah. Ini patut disyukuri,&#8221; kata Yaqut.</p>
<p>Perihal beberapa dinamika di Mina, kata dia, akan menjadi bagian yang akan dievaluasi. Menurutnya, wilayah Mina jelas batasannya dan sangat terbatas. Dengan kuota 213.320 orang, ruang yang tersedia kurang dari 0,8 meter persegi per orang.</p>
<p>&#8220;Mina dari dulu seperti itu. Sejak kuota kembali normal pada 2017, isunya selalu soal kepadatan. Sehingga, menerima tambahan kuota selalu menjadi berkah sekaligus tantangan,&#8221; kata Yaqut.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/tahun-depan-indonesia-dapat-221-ribu-kuota-haji/">Tahun Depan Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.antaranews.com/cache/730x487/2024/06/15/Puncak.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Alihkan Kuota Haji Tambahan, DPR Nilai Kemenag Langgar Aturan</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/alihkan-kuota-haji-tambahan-dpr-nilai-kemenag-langgar-aturan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 01:19:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=69878</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Selly Andriany Gantina menilai, kebijakan pengalihan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/alihkan-kuota-haji-tambahan-dpr-nilai-kemenag-langgar-aturan/">Alihkan Kuota Haji Tambahan, DPR Nilai Kemenag Langgar Aturan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Selly Andriany Gantina menilai, kebijakan pengalihan setengah dari kuota tambahan 20 ribu untuk jamaah haji reguler menjadi haji plus (ONH Plus) tak sesuai aturan. Pengalihan tersebut juga tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat oleh Komisi VIII DPR RI.</p>
<p>Dia mengaku, dewan bakal meminta pertanggungjawaban dari Kementerian Agama (Kemenag) atas kebijakan tersebut. Selama proses pembahasan, menurut Selly, Timwas Haji DPR tidak diberi informasi yang jelas mengenai aturan yang dibuat oleh Kemenag, termasuk sistem E-Hajj yang diterapkan.</p>
<p>&#8220;Bagaimana pun, dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Agama (Permenag) tentu akan menyalahi aturan karena keputusan presiden (keppres) yang dikeluarkan oleh Presiden (Jokowi) sudah ada aturannya. Permenag itu lebih lemah dibandingkan dengan Keppres,&#8221; kata Selly dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin (17/6/2024).</p>
<p>Menurut politikus PDIP tersebut, keputusan untuk mengalihkan 10 ribu kuota tambahan haji reguler menjadi haji khusus (ONH Plus) seharusnya diimbangi dengan penambahan ruang untuk jamaah reguler. Namun kenyataannya, penambahan ruang tersebut tidak terjadi, sehingga menyebabkan penumpukan jamaah reguler di Mina dan Arafah.</p>
<p>&#8220;Terbukti bahwa 10 ribu tambahan untuk haji reguler ternyata tidak ada juga tambahan space untuk haji reguler,&#8221; kata Selly.</p>
<p>Selama pembahasan, anggota Komisi VIII DPR RI itu tidak mengetahui aturan baru yang dibuat oleh Kemenag. Selain itu, Selly mengaku, tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai E-Hajj yang dikeluarkan oleh Kemenag, dalam rapat panitia kerja.</p>
<p>Untuk itu, dia berharap evaluasi tersebut dapat memperbaiki penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang. Selain itu, Selly mendorong agar Kemenag memastikan bahwa kebijakan yang diambil sesuai dengan aturan yang berlaku serta memenuhi kepentingan jamaah haji.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/alihkan-kuota-haji-tambahan-dpr-nilai-kemenag-langgar-aturan/">Alihkan Kuota Haji Tambahan, DPR Nilai Kemenag Langgar Aturan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://storage.nu.or.id/storage/post/16_9/mid/menag-yaqut-kuota-haji_1699314966.webp" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
