<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korupsi BTS Kominfo Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/korupsi-bts-kominfo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/korupsi-bts-kominfo/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Jun 2024 08:04:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2026/05/cropped-kt-1-32x32.jpg</url>
	<title>Korupsi BTS Kominfo Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/korupsi-bts-kominfo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anggota BPK Achsanul Qosasi Divonis &#8216;Ringan&#8217; dalam Kasus Korupsi BTS Kominfo</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/anggota-bpk-achsanul-qosasi-divonis-ringan-dalam-kasus-korupsi-bts-kominfo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 08:04:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi BTS Kominfo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=70128</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majelis hakim dalam perkara ini terdiri dari Fahzal hendri selaku hakim ketua. Kemudian Rianto Adam Pontoh dan Alfis Setyawan sebagai hakim anggota</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/anggota-bpk-achsanul-qosasi-divonis-ringan-dalam-kasus-korupsi-bts-kominfo/">Anggota BPK Achsanul Qosasi Divonis &#8216;Ringan&#8217; dalam Kasus Korupsi BTS Kominfo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Anggota III nonaktif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi divonis hukuman penjara selama 2,5 tahun. Hukuman ini lebih ringan ketimbang tuntutan lima tahun penjara yang diajukan jaksa.</p>
<p>Putusan itu diketok Majelis Hakim dalam sidang pada Kamis (20/6/2024) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Achsanul terjerat kasus dugaan pengondisian perkara penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 yang dikelola BAKTI Kemenkominfo.</p>
<p>&#8220;Menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan,&#8221; kata Hakim Ketua Fahzal Hendri dalam sidang pembacaan amar putusan di PN Jakpus pada Kamis (20/6/2024).</p>
<p>Selain hukuman penjara, Achsanul dihadapkan dengan denda sebesar Rp250 juta.</p>
<p>&#8220;Denda 250 juta dengan ketentuan kalau tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan,&#8221; ujar Fahzal.</p>
<p>Majelis hakim mengungkapkan tiga alasan menghukum Achsanul lebih rendah dari tuntutan Jaksa. Salah satunya, majelis hakim menyinggung uang yang sudah dikembalikan oleh Achsanul dalam perkara ini.</p>
<p>&#8220;Terdakwa telah mengembalikan keseluruhan uang yang telah diterima secara tidak sah sejumlah USD 2.640 juta yang setara dengan Rp 40 miliar,&#8221; ujar Fahzal.</p>
<p>Kemudian, Hakim menyebut perilaku Achsanul sepanjang persidangan patut dipertimbangkan sebagai alasan keringanan hukuman.</p>
<p>&#8220;Terdakwa berlaku sopan dalam persidangan dan terdakwa tidak mempersulit jalannya persidangan, terdakwa belum pernah dihukum,&#8221; ujar Fahzal.</p>
<p>Majelis hakim dalam perkara ini terdiri dari Fahzal hendri selaku hakim ketua. Kemudian Rianto Adam Pontoh dan Alfis Setyawan sebagai hakim anggota.</p>
<p>Rianto Adam Pontoh dan Fahzal Hendri dikenal sebagai hakim yang mengadili perkara korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G yang melilit eks menkominfo Johnny G Plate. Johnny Plate diketok vonis penjara selama 15 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp 15,5 miliar.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/anggota-bpk-achsanul-qosasi-divonis-ringan-dalam-kasus-korupsi-bts-kominfo/">Anggota BPK Achsanul Qosasi Divonis &#8216;Ringan&#8217; dalam Kasus Korupsi BTS Kominfo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/lustrasi.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
