<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Obligasi Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/obligasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/obligasi/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jul 2024 01:32:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/10/cropped-IMG_20251026_055359-32x32.jpg</url>
	<title>Obligasi Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/obligasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengenal Obligasi Pemerintah Daerah</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mengenal-obligasi-pemerintah-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 01:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Obligasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72520</guid>

					<description><![CDATA[<p>Obligasi Pemerintah Daerah (OPD) adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membiayai kegiatan investasi sektor publik</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-obligasi-pemerintah-daerah/">Mengenal Obligasi Pemerintah Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Obligasi Pemerintah Daerah (OPD) adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membiayai kegiatan investasi sektor publik yang menghasilkan penerimaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Obligasi Pemerintah Daerah adalah surat utang jangka menengah atau panjang yang bersumber dari masyarakat. Ini adalah salah satu sumber pinjaman daerah yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah dan tidak dijamin oleh Pemerintah Pusat. Penerbitan obligasi daerah harus dilakukan di pasar modal domestik dalam mata uang Rupiah dan hanya dapat dilakukan untuk membiayai kegiatan investasi sektor publik yang menghasilkan penerimaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.Dasar hukum penerbitan obligasi daerah meliputi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah.</p>
<p>Adapun Prosedur penerbitan obligasi daerah melibatkan beberapa tahap yaitu:</p>
<p>Perencanaan: Kepala Daerah melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ditunjuk melakukan persiapan penerbitan obligasi daerah. Persiapan ini meliputi menentukan kegiatan, membuat kerangka acuan kegiatan, menyiapkan studi kelayakan, memantau batas kumulatif pinjaman, membuat proyeksi keuangan, dan perhitungan kemampuan pembayaran kembali obligasi daerah.</p>
<p>Pengajuan Usulan: Pemda mengajukan usulan rencana penerbitan obligasi daerah kepada Menteri Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen Perimbangan Keuangan) untuk penilaian dan persetujuan.</p>
<p>Persetujuan DPRD: Pemda mengajukan permohonan persetujuan prinsip kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Persetujuan ini meliputi nilai bersih maksimal obligasi daerah, jumlah dan nilai nominal obligasi yang akan diterbitkan, penggunaan dana, dan pembayaran pokok, kupon, dan biaya lainnya.</p>
<p>Pendaftaran Penawaran Umum: Pemda mengajukan penyataan pendaftaran penawaran umum obligasi daerah kepada Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam-LK).</p>
<p>Penerbitan di Pasar Modal: Obligasi daerah diterbitkan di pasar modal domestik sesuai dengan peraturan perundang-undangan pasar modal.</p>
<p>Obligasi daerah dapat digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan investasi sektor publik yang menghasilkan penerimaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Beberapa contoh kegiatan yang dapat dibiayai dengan obligasi daerah meliputi pembangunan infrastruktur, rumah sakit, bandara, dan jalan tol.</p>
<p>Penerbitan obligasi daerah dapat menghadapi beberapa hambatan dan resiko, termasuk:</p>
<p>Kewenangan Pemerintah Pusat: Penerbitan obligasi daerah dapat berbenturan dengan kewenangan pemerintah pusat, yang dapat mengakibatkan pemerintah pusat mengambil alih pendanaan.</p>
<p>Persetujuan DPRD: Pemda harus mendapatkan persetujuan prinsip dari DPRD sebelum menerbitkan obligasi daerah. Jika tidak mendapatkan persetujuan, rencana penerbitan dapat gagal.</p>
<p>Transparansi dan Akuntabilitas: Penerbitan obligasi daerah dapat mendorong keuangan pemerintah daerah lebih transparan dan akuntabel, tetapi ini juga dapat menimbulkan resiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati.</p>
<p>Obligasi Pemerintah Daerah adalah instrumen keuangan yang penting untuk membiayai kegiatan investasi sektor publik. Penerbitannya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan melalui prosedur yang jelas. Meskipun memiliki beberapa hambatan dan resiko, penerbitan obligasi daerah dapat membantu Pemda dalam membiayai proyek-proyek yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Fira Aliani , mahasiswa STEI SEBI</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-obligasi-pemerintah-daerah/">Mengenal Obligasi Pemerintah Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://www.fortuneidn.com/_next/image?url=https%3A%2F%2Fimage.fortuneidn.com%2Fpost%2F20220829%2Fshutterstock-1963106314-05ceebd9bc79dc7cc42463927c2bced4-5fcb7dbd578514723cba0028008a3ed0.jpg%3Fwidth%3D414%26height%3D276%26format%3Davif&#038;w=828&#038;q=75" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Suku Bunga Terhadap Harga Obligasi</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/pengaruh-suku-bunga-terhadap-harga-obligasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 01:18:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Obligasi]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Bunga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71469</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Obligasi adalah surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh entitas, seperti pemerintah atau&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pengaruh-suku-bunga-terhadap-harga-obligasi/">Pengaruh Suku Bunga Terhadap Harga Obligasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Obligasi adalah surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh entitas, seperti pemerintah atau perusahaan, untuk mendapatkan dana dari investor. Penerbit obligasi berjanji untuk membayar bunga secara berkala dan melunasi pokok utang pada saat jatuh tempo. Obligasi merupakan salah satu instrumen investasi yang populer karena memberikan pendapatan tetap bagi investor.</p>
<p>Suku bunga adalah tingkat biaya yang harus dibayar oleh peminjam kepada pemberi pinjaman atas dana yang dipinjamkan. Suku bunga ditetapkan oleh bank sentral (seperti Bank Indonesia) dan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi secara keseluruhan.</p>
<h3>Mekanisme Dasar Hubungan Suku Bunga dan Harga Obligasi</h3>
<p>Terdapat hubungan terbalik antara suku bunga dan harga obligasi. Ketika suku bunga naik, harga obligasi cenderung turun, dan sebaliknya, ketika suku bunga turun, harga obligasi cenderung naik. Hubungan ini dapat dijelaskan melalui konsep present value (nilai sekarang) dari aliran kas yang akan diterima oleh pemegang obligasi.</p>
<p>Suku Bunga Naik : Jika suku bunga pasar naik setelah obligasi diterbitkan, obligasi yang ada dengan suku bunga kupon tetap menjadi kurang menarik. Ini karena investor baru dapat memperoleh obligasi dengan suku bunga yang lebih tinggi. Untuk menyesuaikan, harga obligasi yang ada akan turun sehingga imbal hasilnya sebanding dengan suku bunga yang baru.</p>
<p>Suku Bunga Turun : Sebaliknya, jika suku bunga pasar turun, obligasi dengan suku bunga kupon tetap menjadi lebih menarik. Ini karena obligasi baru akan diterbitkan dengan suku bunga yang lebih rendah. Oleh karena itu, harga obligasi yang ada akan naik sehingga imbal hasilnya sebanding dengan suku bunga yang lebih rendah.</p>
<p>Memahami hubungan antara suku bunga dan harga obligasi adalah kunci bagi investor yang ingin berinvestasi dalam obligasi. Dengan memperhatikan pergerakan suku bunga dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi harga obligasi, investor dapat membuat keputusan yang lebih cerdas untuk mengelola portofolio mereka dan memaksimalkan imbal hasil investasi.</p>
<p>Afifah Nur Azizah, mahasiswa STEI SEBI</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pengaruh-suku-bunga-terhadap-harga-obligasi/">Pengaruh Suku Bunga Terhadap Harga Obligasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/M4D3kWul-qemWXg9kTFojFVJUlY=/19x4:702x389/1200x675/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/653606/original/Obligasi-ok.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Lebih Dalam Tentang Convertible Bonds, Exchangeable Bonds, dan Callable Bonds</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mengenal-lebih-dalam-tentang-convertible-bonds-exchangeable-bonds-dan-callable-bonds/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 02:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Obligasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=70817</guid>

					<description><![CDATA[<p>Obligasi adalah surat utang atau surat pengakuan utang yang diterbitkan oleh pihak yang berutang kepada pihak yang menerbitkan utang</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-lebih-dalam-tentang-convertible-bonds-exchangeable-bonds-dan-callable-bonds/">Mengenal Lebih Dalam Tentang Convertible Bonds, Exchangeable Bonds, dan Callable Bonds</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Obligasi adalah surat utang atau surat pengakuan utang yang diterbitkan oleh pihak yang berutang kepada pihak yang menerbitkan utang tersebut. Dengan kata lain, obligasi adalah surat pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya di kemudian hari pada saat tanggal jatuh tempo. Obligasi terbagi menjadi enam jenis, artikel ini membahas tentang Obligasi berdasarkan Hak Tukar atau Opsi yang terbagi menjadi tiga, yaitu :</p>
<p>Convertible Bonds, merupakan obligasi yang memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk mengkonversikan obligasi nya menjadi saham perusahaan yang menerbitkannya. Secara umum, convertible bonds menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan obligasi non-konversi.</p>
<p>Keuntungan utama dari convertible bonds adalah fleksibilitasnya yang tinggi. Pemegang obligasi dapat menyimpannya hingga jatuh tempo untuk mendapatkan pendapatan tetap atau menukarnya dengan saham untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham. Selain itu, Convertible bonds dapat menjadi alternatif yang menarik bagi perusahaan untuk memperoleh pembbiayaan dengan biaya yang relatif rendah dibandingkan dengan menerbitkan saham biasa. Namun, Convertibble bond juga memiliki risiko yang signifikan, karena harga saham dapat mempengaruhi harga obligasi, dan konversi dapat mengurangikan kepentingan pemegang obligasi dalam mengklaim aset perusahaan dalam keadaan bangkrut.</p>
<p>Exchangeable Bonds, merupakan obligasi yang memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk mengkonversikan obligasi tersebut menjadi beberapa saham perusahaan selain perusahaan yang menerbitkan obligasi tersebut. Hal ini memberikan keleluasaaan bagi perusahaan untuk menggunakan instrumen keuangannya, seperti saham di anak perusahaan untukmendukung pembiayaan utang.</p>
<p>Bagi perusahaan, Exchangeable bonds memiliki keuntungan dalam mengoptimalkan portofolio investasi mereka tanpa harus mengorbankan kendali atas saham yang mendasari perusahaan. Sedangkan bagi pemegang obligasi, hal ini dapat menawarkan kepada pemegang obligasi kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham entitas tersebut tanpa harus menanggung risiko langsung terkait dengan saham tersebut.</p>
<p>Selain itu, exchangeable bonds juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:</p>
<p>Risiko Saham: Nilai obligasi sangat bergantung pada kinerja saham perusahaan lain. Jika nilai saham turun maka nilai obligasi juga bisa turun.<br />
Pendapatan bunga rendah: Biasanya menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan obligasi konvensional karena potensi keuntungan pasar saham.<br />
Kurang Likuid: Exchangeable bonds mungkin kurang likuid di pasar sekunder, yang dapat mempersulit penjualan obligasi ini kepada investor.</p>
<p>Callable Bonds, yaitu obligasi yang diterbitkan dengan klausul yang memungkinkan penerbit untuk menebus obligasi lebih awal, biasanya dalam kondisi dan harga tertentu.<br />
Keuntungan dari Callable Bonds anatara lain :</p>
<p>Penghematan Biaya Bunga: Penerbit dapat menebus obligasi lama dengan tingkat bunga lebih tinggi dan menerbitkan obligasi baru dengan tingkat bunga lebih rendah jika suku bunga turun.<br />
Fleksibilitas Keuangan: Penerbit memiliki fleksibilitas untuk mengelola struktur utang mereka sesuai kondisi pasar.<br />
Pengurangan Risiko: Membantu mengurangi risiko beban bunga jangka panjang yang tinggi.</p>
<p>Selain itu, kelemahan pada Collable Bonds yang dapat ditarik kembali meliputi:</p>
<p>Risiko Penebusan Dini: Investor menghadapi risiko penebusan obligasi lebih awal, yang mungkin memerlukan dana untuk diinvestasikan kembali pada tingkat bunga yang lebih rendah.<br />
Ketidakpastian Pendapatan: Investor tidak dapat yakin bahwa mereka akan menerima bunga untuk seluruh periode yang diharapkan karena obligasi dapat ditebus kapan saja setelah periode pembayaran tertentu.<br />
Harga Obligasi: Harga obligasi callable cenderung memiliki harga lebih rendah dibandingkan obligasi non-callable karena risiko pelunasan lebih awal.</p>
<p>Memahami karakteristik dan risiko berbagai jenis obligasi seperti convertible bonds, exchangeable bonds, dan callable bonds sangat penting bagi investor. Setiap jenis obligasi menawarkan keuntungan yang dapat dimanfaatkan tergantung pada tujuan investasi dan kondisi pasar, namun juga mengandung risiko yang harus diperhatikan. Analisis yang cermat memungkinkan investor mengambil keputusan yang lebih baik dalam memilih jenis obligasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risikonya.</p>
<p>Nengsih Agustin<br />
STEI SEBI, Depok</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-lebih-dalam-tentang-convertible-bonds-exchangeable-bonds-dan-callable-bonds/">Mengenal Lebih Dalam Tentang Convertible Bonds, Exchangeable Bonds, dan Callable Bonds</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://www.bayarind.id//upload/media/news/apa-itu-obligasi-berikut-manfaat-dan-contohnya.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Obligasi dan Jenis-jenisnya</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mengenal-obligasi-dan-jenis-jenisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 03:23:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Obligasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=70624</guid>

					<description><![CDATA[<p>Obligasi merupakan surat berharga berupa pengakuan utang yang diterbitkan untuk ditunjukkan kepada investor agar meminjamkan dana kepada perusahaan</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-obligasi-dan-jenis-jenisnya/">Mengenal Obligasi dan Jenis-jenisnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Liabilitas terbagi menjadi dua, ada liabilitas lancar dan liabilitas tidak lancar. Liabilitas tidak lancar merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan dalam jangka waktu lebih dari satu tahun.</p>
<p>Salah satu contoh liabilitas tidak lancar atau disebut juga liabilitas jangka panjang adalah obligasi.</p>
<p>Obligasi merupakan surat berharga berupa pengakuan utang yang diterbitkan untuk ditunjukkan kepada investor agar meminjamkan dana kepada perusahaan, dengan disertai janji kepada pihak pemegang obligasi untuk membayar bunga dan pelunasan pokok utang pada periode tertentu.</p>
<p>Obligasi diterbitkan oleh perusahaaan atau pemerintah dengan tujuan untuk mencari pendanaan dalam jangka panjang.</p>
<p>Penerbit obligasi adalah pihak yang membutuhkan dana atau biasa disebut dengan debitur. Sedangkan pihak yang memberikan pinjaman dana biasa disebut dengan kreditur atau investor.</p>
<p>Obligasi memiliki beberapa jenis dan dibedakan berdasarkan kategorinya. Untuk dapat memahaminya lebih lanjut, simak pembahasan berikut ini.</p>
<h3>Berdasarkan Penerbit</h3>
<p><strong>Obligasi Korporasi (Corporate Bonds)</strong><br />
Surat berharga yang diterbitkan oleh korporasi domestik. Obligasi ini menawarkan imbal hasil yang kompetitif dibandingkan rata – rata tingkat bunga deposito.</p>
<p><strong>Obligasi Pemerintah (Government Bonds)</strong><br />
Sesuai dengan namanya,, obligasi ini diterbitkan oleh pemerintah. Pokok utang beserta kupon bunga dibayarkan pada saat jatuh tempo.</p>
<p><strong>Obligasi Pemerintah Daerah (Municipal Bonds)</strong><br />
Surat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Obligasi ini menawarkan imbal hasil yang lebih rendah dibandingkan obligasi korporasi dan obligasi pemerintah, namun lebih stabil dan kurang berisiko.</p>
<h3>Berdasarkan Pembayaran Bunga</h3>
<p><strong>Obligasi Tanpa Kupon (Zero Coupon Bonds)</strong><br />
Jenis obligasi yang tidak memiliki sistem pembayaran bunga secara periodik. Investor yang membeli obligasi ini tidak akan mendapatkan bunga hingga jatuh tempo. Namun, investor membeli obligasi dengan harga diskon dan akan menerima pembayaran secara penuh ketika jatuh tempo.</p>
<p><strong>Obligasi Kupon (Coupon Bonds)</strong><br />
Kebalikan dari zero coupon bonds, jenis obligasi ini memiliki sistem pembayaran bunga secara periodik. Investor yang membeli obligasi ini akan mendapatkan bunga setiap periode yang telah ditentukan.</p>
<p><strong>Obligasi Kupon Tetap (Fixed Coupon Bonds)</strong><br />
Obligasi yang menawarkan tingkat kupon bunga tetap kepada investor hingga jatuh tempo surat utang tersebut.</p>
<p><strong>Obligasi Kupon Mengambang (Floating Coupon Bonds)</strong><br />
Obligasi yang menawarkan kupon bunga yang berubah – ubah tergantung pada indeks pasar uang.</p>
<h3>Berdasarkan Hak Opsi</h3>
<p><strong>Obligasi Konversi (Convertible Bonds)</strong><br />
Obligasi yang memungkinkan pemilik untuk menukarkan surat utang menjadi saham di perusahaan penerbit dan memungkinkan investor untuk berpartisipasi dalam kinerja perusahaan secara lebih luas.</p>
<p><strong>Obligasi Tukar (Exchangeable Bonds)</strong><br />
Jenis obligasi dimana pemilik dapat menukarkan surat utang menjadi saham di perusahaan lain.</p>
<p><strong>Obligasi Opsi Beli (Callable Bonds)</strong><br />
Obligasi yang memberikan hak kepada penerbitnya untuk membeli kembali obligasi tersebut sebelum jatuh tempo yang ditentukan.</p>
<h3>Berdasarkan Jaminan</h3>
<p><strong>Obligasi dengan Jaminan (Secure Bonds)</strong><br />
Obligasi yang dikeluarkan dengan jaminan kekayaan milik penerbit atau pihak ketiga.</p>
<p><strong>Obligasi Tanpa Jaminan (Unsecure Bonds)</strong><br />
Kebalikan dari secure bonds, obligasi ini dikeluarkan tanpa jaminan apapun dari penerbit dan hanya mengandalkan dari kesepakatan investor dengan penerbit.</p>
<h3>Berdasarkan Nilai Nominal</h3>
<p><strong>Konvensional</strong><br />
Surat utang yang memiliki satuan nominal yanag sangat besar, seperti 1 miliar.</p>
<p><strong>Retail</strong><br />
Surat utang yang diterbitkan dengan jumlah yang kecil seperti 5 juta.</p>
<h3>Berdasarkan Imbal Hasil</h3>
<p><strong>Obligasi Konvensional</strong><br />
Obligasi ini merupakan obligasi pada umumnya, diterbitkan dengan tujuan untuk mendapatkan pinjaman dana sebagai modal dan investor akan mendapatkan bunga dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.</p>
<p><strong>Obligasi Syariah</strong><br />
Berbeda dengan obligasi konvensional, obligasi syariah diperjualbelikan dengan menerapkan prinsip syariah islam. Semua perhitungan dan komponennya tidak mengandung unsur riba karena dilakukan dengan bagi hasil.</p>
<p>Itulah definisi dan jenis – jenis obligasi berdasarkan kategori beserta penjelasannya. Dengan memahami penjelasan di atas, kamu akan dapat membedakan kegunaan dari setiap obligasi.</p>
<p><em>Annisa Reka Putri</em></p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mengenal-obligasi-dan-jenis-jenisnya/">Mengenal Obligasi dan Jenis-jenisnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://pict.sindonews.net/dyn/620/pena/news/2020/10/23/178/205504/ekonom-kasih-6-catatan-penting-pasar-obligasi-pemerintah-yuk-cek-wqj.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
