<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Papua Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/papua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/papua/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Aug 2024 02:28:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/10/cropped-IMG_20251026_055359-32x32.jpg</url>
	<title>Papua Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/papua/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Festival Hutan Adat, Inisiatif Pertama Masyarakat Adat Suku Moskona di Tanah Papua</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/festival-hutan-adat-inisiatif-pertama-masyarakat-adat-suku-moskona-di-tanah-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 02:28:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Hutan Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73909</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS – Masyarakat adat Suku Moskona di Kabupaten Teluk Bintuni akan mengadakan Festival Hutan Adat&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/festival-hutan-adat-inisiatif-pertama-masyarakat-adat-suku-moskona-di-tanah-papua/">Festival Hutan Adat, Inisiatif Pertama Masyarakat Adat Suku Moskona di Tanah Papua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> – Masyarakat adat Suku Moskona di Kabupaten Teluk Bintuni akan mengadakan Festival Hutan Adat I se Tanah Papua. Festival ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Tanah Papua dan bertujuan untuk mempromosikan pentingnya menjaga lingkungan di wilayah adat mereka.</p>
<p>Festival Hutan Adat akan dilaksanakan di Distrik Merdey dan Distrik Masyeta, Kabupaten Teluk Bintuni pada bulan Oktober 2024. Inisiatif ini diprakarsai oleh masyarakat adat Suku Moskona, khususnya Komunitas Marga Ogoney, Marga Masakoda, Marga Yen, dan Marga Yec.<br />
<img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-74520 size-full" src="https://res.cloudinary.com/do6bpzgvl/images/v1724095128/Screenshot_20240820-021146_copy_706x468/Screenshot_20240820-021146_copy_706x468.jpg?_i=AA" alt="" width="706" height="468" /><br />
“Harapan dari festival ini adalah agar Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah melihat keberadaan masyarakat hukum adat di Tanah Papua secara umum dan lebih khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni,” ujar Piter Masakoda, Ketua Panitia Festival.</p>
<p><strong>Festival ini memiliki beberapa tujuan utama:</strong></p>
<p>&#8211; Deklarasi Perlindungan: Memfasilitasi deklarasi perlindungan tempat penting masyarakat adat dan hutan alam orang asli Papua di wilayah Kepala Burung Papua.</p>
<p>&#8211; Advokasi Pengelolaan Hutan: Mendorong pembentukan tim percepatan penetapan dan pengelolaan hutan alam berbasis komunitas lokal di Tanah Papua.</p>
<p>&#8211; Pengembangan Pangan Lokal: Fasilitasi pembentukan task force untuk pengembangan pangan lokal berbasis komunitas di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.</p>
<p>&#8211; Seminar Tematik: Menyelenggarakan seminar dengan berbagai tema seperti hak masyarakat adat, hutan, lingkungan, dan mata pencaharian.</p>
<p>&#8211; Fasilitasi Dana: Menggalang dana dan meletakkan batu pertama untuk pusat pembelajaran komunitas serta kunjungan lokasi pengembangan pangan lokal dan ekowisata berbasis budaya di wilayah adat Suku Moskona.</p>
<p>Yustina Ogoney SE., MM, Kepala Distrik Merdey dan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Distrik Merdey, yang juga tergabung dalam panitia festival, menyatakan dukungannya terhadap acara ini.</p>
<p>Ia menyoroti bahwa festival ini diadakan pada momen dua tahun setelah penyerahan SK hutan adat Marga Ogoney oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Selama dua tahun ini, masyarakat adat Marga Ogoney dan marga lainnya telah aktif mengelola hutan adat mereka secara mandiri dengan berbagai pelatihan untuk kelompok usaha dan pengembangan diri.</p>
<p>“Festival ini bertujuan menampilkan hasil pengelolaan hutan adat oleh masyarakat adat Suku Moskona. Kami berharap festival ini dapat menarik perhatian tamu undangan dari Kabupaten, Provinsi, dan Nasional,” tambah Yustina.</p>
<p>Rencana ke depan termasuk mengundang tamu dari Kantor Staf Kepresidenan, pemerintah provinsi, kabupaten, serta NGO internasional dan lokal.</p>
<p>“Kami berharap festival ini dapat terlaksana dengan baik, sehingga pemerintah dan publik dapat melihat secara langsung keberadaan hutan adat dan masyarakatnya, serta pentingnya menjaga kelestarian hutan adat,” tutup Yustina.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/festival-hutan-adat-inisiatif-pertama-masyarakat-adat-suku-moskona-di-tanah-papua/">Festival Hutan Adat, Inisiatif Pertama Masyarakat Adat Suku Moskona di Tanah Papua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/do6bpzgvl/images/v1724095094/Screenshot_20240820-021142_copy_692x313/Screenshot_20240820-021142_copy_692x313.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Prajurit TNI Kembali Tewas Ditembak Teroris OPM</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/prajurit-tni-kembali-tewas-ditembak-teroris-opm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2024 07:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[OPM]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73702</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan prajurit TNI yang meninggal dunia adalah Serka JEM, anggota Kodim 1714/PJ.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/prajurit-tni-kembali-tewas-ditembak-teroris-opm/">Prajurit TNI Kembali Tewas Ditembak Teroris OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/papua"><strong>PAPUA</strong> </a>&#8211; Seorang prajurit TNI dilaporkan tewas usai ditembak anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di area Sport Center, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (15/8) sekitar pukul 18.30 WIT.</p>
<p>Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan prajurit TNI yang meninggal dunia adalah Serka JEM, anggota Kodim 1714/PJ.</p>
<p>&#8220;Telah terjadi aksi penembakan Gerombolan OPM terhadap aparat TNI atas nama Serka JEM anggota Kodim 1714/PJ mengakibatkan korban meninggal dunia, bertempat di area Sport Center, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Kamis,&#8221; kata Candra dalam keterangannya, Jumat (16/8).</p>
<p>Candra belum menjelaskan kronologi peristiwa itu. Ia hanya mengatakan jenazah anggota TNI itu telah dievakuasi ke RSUD Mulia.</p>
<p>&#8220;OPM telah menembak dan membunuh Putra Terbaik Papua saudara JEM dan saat ini jenazah almarhum telah dievakuasi ke RSUD Mulia,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam keterangan terpisah, Juru bicara TPNPB OPM Sebby Sambom menyatakan mereka telah menewaskan satu prajurit TNI dan melukai satu lainnya dalam kontak tembak.</p>
<p>&#8220;Pasukan kami tembak 2 dua orang anggota TNI di Kota Baru Sinak, Kabupaten Puncak Jaya. Satu anggota [TNI] mati dan yang satunya luka tembak,&#8221; ujar Sebby mengulang pernyataan pimpinan kelompok OPM terkait, Kalenak Murib.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/prajurit-tni-kembali-tewas-ditembak-teroris-opm/">Prajurit TNI Kembali Tewas Ditembak Teroris OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://statik.tempo.co/data/2012/08/22/id_136161/136161_620.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>TNI Rebut Lapangan Terbang Agandugume yang Sempat Dikuasai Teroris OPM</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/tni-rebut-lapangan-terbang-agandugume-yang-sempat-dikuasai-teroris-opm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 02:17:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[OPM]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dengan dikuasai kembali Lapangan Terbang Agandugume oleh TNI maka misi kemanusiaan dapat dikerjakan</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/tni-rebut-lapangan-terbang-agandugume-yang-sempat-dikuasai-teroris-opm/">TNI Rebut Lapangan Terbang Agandugume yang Sempat Dikuasai Teroris OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Dengan dikuasai kembali Lapangan Terbang Agandugume oleh TNI maka misi kemanusiaan dapat dikerjakan</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/papua"><strong>PAPUA</strong></a> &#8211; Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Chandra Kurniawan mengatakan bahwa prajurit Yonif 751/VJS telah membongkar berbagai palang di Lapangan Terbang Agandugume yang sebelumnya sempat dikuasai OPM.</p>
<p>&#8220;Pada Jumat (5/7), lapangan terbang tersebut telah dikuasai dan diamankan oleh TNI. Ketika dikuasai OPM, Lapangan Terbang Agandugume sempat tidak beroperasi, &#8221; kata Kapendam, di Jayapura, Jumat malam.</p>
<p>Menurut dia, setelah TNI berhasil menguasai kembali lapangan terbang tersebut, kemudian masyarakat membantu prajurit membersihkan lapangan terbang itu dari bebatuan dan palang yang sengaja ditebarkan oleh OPM agar pesawat tidak bisa mendarat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat dilaporkan ramai-ramai membersihkan landasan lapangan terbang itu dari patok-patok dan bongkahan batu yang selama ini dipasang oleh OPM,&#8221; kata Kapendam XVII/Cenderawasih.</p>
<p>Dengan dikuasai kembali Lapangan Terbang Agandugume oleh TNI maka misi kemanusiaan dapat dikerjakan yakni membangun gudang logistik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).</p>
<p>Gudang logistik itu dibangun disebabkan hampir setiap tahun dilanda bencana kelaparan akibat cuaca ekstrem yaitu musibah embun beku yang merusak tanaman pertanian. Dengan adanya gudang logistik diharapkan dapat membantu warga saat terjadi bencana alam embun beku sehingga tidak kelaparan.</p>
<p>&#8220;Selain di Agandugume, gudang logistik juga dibangun di Sinak,&#8221; kata Kapendam.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/tni-rebut-lapangan-terbang-agandugume-yang-sempat-dikuasai-teroris-opm/">TNI Rebut Lapangan Terbang Agandugume yang Sempat Dikuasai Teroris OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.antaranews.com/cache/1200x800/2024/07/05/1000481181.jpg.webp" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
