<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pasar Kemiri Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/pasar-kemiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/pasar-kemiri/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 May 2017 12:06:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/10/cropped-IMG_20251026_055359-32x32.jpg</url>
	<title>Pasar Kemiri Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/pasar-kemiri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pradi Minta Rencana Penggusuran Pasar Kemiri Ditunda</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/pradi-minta-rencana-penggusuran-pasar-kemiri-ditunda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 May 2017 12:06:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=12019</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Pasar Kemiri Muka yang berlokasi di Kelurahan Pasar Kemiri Muka Kecamatan Beji ini&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pradi-minta-rencana-penggusuran-pasar-kemiri-ditunda/">Pradi Minta Rencana Penggusuran Pasar Kemiri Ditunda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-11990" src="http://res.cloudinary.com/depok-pos/image/upload/v1495048299/DSC_6811_copy_lraiyh.jpg" alt="" width="700" height="469" /></p>
<p>DEPOK &#8211; Pasar Kemiri Muka yang berlokasi di Kelurahan Pasar Kemiri Muka Kecamatan Beji ini masih merupakan pasar tradisional yang masih bertahan di pusat Kota Depok. Berada diantara gedung tinggi menjulang yang berjejer di sepanjang Jalan Margonda, Depok.</p>
<p>Pasar yang dihinuni ribuan pedagang ini menjadi terombang-ambing dengan isu penggusuran. Pemerintah Kota Depok telah kalah telak dalam sengketa kepemilikan lahan pasar dengan PT. Petamburan di Pengadilan.</p>
<p>Diantara pedagang sendiri ternyata masih banyak yang belum mengetahui rencana penggusuran ini, sedangkan yang sudah mengetahui tetap berharap rencana penggusuran ini bisa dibatalkan atau minimal ditunda.</p>
<p>“Kalaupun rencana penggusuran tetap dilakukan, kami berharap pemerintah bisa menyediakan tempat pengganti untuk kami tetap bisa menafkahi keluarga kami,” ujar Ibrahim, pedagang ikan di Pasar Kemiri.</p>
<p>Aktivitas jual beli di Pasar Kemiri Muka masih terlihat stabil dan mereka merasa tidak terganggu dengan isu penggusuran ini. Pengunjung pun menyayangkan kalau Pasar kemiri Muka akan digusur “Seharusnya jangan digusur, lebih baik direnovasi saja agar lebih baik lagi,” keluh Lina.</p>
<p>Pedagang yang terhimpun ke dalam asosiasi pedagang menyampaikan aspirasi mereka dengan tegas menolak penggusuran ini.</p>
<p>Sementera di lokasi berbeda, Wakil Walikota Pradi Supriatna mengatakan bahwa pihaknya terus mengupayakan agar penggusuran Pasar Kemiri Muka tidak dilakukan sebelum masuk bulan suci Ramadhan ataupun selama Ramadhan hingga lebaran.</p>
<p>&#8220;Kami dari Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) kemarin rapat, diantaranya ada Pak Walikota, Kapolres, Dandim, Kajari dan ketua PN. Memang keputusannya itu sudah harus dikosongkan, namun kami terus berupaya ada kesepakatan baru yang bisa kami temukan, tapi sebelum itu kami juga meminta ke Pengadilan Negeri walaupun sudah ada perintah (pengosongan Pasar Kemiri) tolong ditunda, kalau bisa setelah lebaran,&#8221; ujar Pradi Supriatna saat ditemui disela-sela kegiatannya di Hotel Bumi Wiyata, Kamis (18/5/2017).</p>
<p>Sementara untuk relokasi pedagang Pasar Kemiri Muka, Pradi mengaku pihak Pemkot masih mendiskusikan hal tersebut ke beberapa dinas dan Bapeda (Badan Pemerintah Daerah) agar jika penggusuran tetap dilakukan para pedagang sudah langsung bisa berdagang kembali di tempat yang baru tanpa harus kehilangan mata pencarian mereka. (Laela Sabrina Murti/PNJ)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pradi-minta-rencana-penggusuran-pasar-kemiri-ditunda/">Pradi Minta Rencana Penggusuran Pasar Kemiri Ditunda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Untuk Pasar Kemiri yang Lebih Baik</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/untuk-pasar-kemiri-yang-lebih-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2016 21:27:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5830</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Pusat perbelanjaan dibangun di sana-sini, tetapi itu seperti melupakan nasib para pedagang kecil&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/untuk-pasar-kemiri-yang-lebih-baik/">Untuk Pasar Kemiri yang Lebih Baik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5840" aria-describedby="caption-attachment-5840" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/wp-content/uploads/2016/05/3-640x480.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5840" src="http://www.depokpos.com/go/wp-content/uploads/2016/05/3-640x480.jpg" alt="Pasar kemiri di malam hari. (foto: Brian Hikari Janna)" width="640" height="480" /></a><figcaption id="caption-attachment-5840" class="wp-caption-text">Pasar kemiri di malam hari. (foto: Brian Hikari Janna)</figcaption></figure>
<p>DEPOK &#8211; Pusat perbelanjaan dibangun di sana-sini, tetapi itu seperti melupakan nasib para pedagang kecil di pasar, seperti Pak Sono, yang sehari-harinya berjualan buah dan sayur di Pasar Kemiri.</p>
<p>Pak Sono punya cerita. Tentang dirinya, pasarnya, dan wakil rakyatnya.</p>
<p>Sungguh miris, lokasinya hanya berjarak 15 menit jalan kaki dari kantor walikota Depok. Namun, mungkin sebagian orang akan enggan datang ke Pasar Kemiri, karena kondisinya, yang menurut kalangan atas “jorok”.</p>
<p>“Kalau soal kualitas barang sebenarnya sama. Hanya tempatnya yang beda. Di supermarket kan bersih, di sini ya begini.” Kata Sono.</p>
<p>Dia juga bilang, kalau membersihkan saluran air saja, para pedagang harus patungan untuk membayar tukang sapu. Kalau tidak begitu, ketika hujan, pasti air akan meluap dan aktivitas akan mati seketika. Ini seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah setempat bukan?</p>
<p>Pengelolaan tata letak pasar juga menjadi masalah, menurut Sono. Penempatan pedagang di Pasar Kemiri terkesan asal-asalan. Tidak seperti pasar di kampung halamannya, Sragen, yang tempat pedagangnya sudah dikelompokan sedemikian rupa, sehingga jenis dagangannya sama.</p>
<p>“Kalau dikelompokan begitu, buat pedagang enak, buat pengunjung pun jadi lebih mudah dalam berbelanja.” Ujar Sono.</p>
<p>Masih menurut Sono, masalah lain di Pasar Kemiri adalah terlalu banyaknya tempat pemotongan ayam. Ini menyebabkan pasar menjadi bau, tempatnya yang sembarangan juga sangat mengganggu. Coba bayangkan, maukah Anda makan di tempat yang di sampingnya ada pemotongan ayam? Parahnya, tempat seperti itu benar ada di Pasar Kemiri.</p>
<p>15 tahun lebih Sono berjualan, Pasar Kemiri masih seperti itu-itu saja. Keadaanya seperti tidak ada pengelolanya. Kalaupun ada perbaikan, itu hanya pengecoran jalan di sebagian daerah pasar, yang itu tidak menyelesaikan semua masalah di sana.</p>
<p>Pasar adalah jantung ekonomi suatu daerah, tak terkecuali Pasar Kemiri. Jika ingin suatu daerah maju, pengelolaan pasar harus diperhatikan dengan benar bukan?</p>
<p><b>Brian Hikari Janna</b></p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/untuk-pasar-kemiri-yang-lebih-baik/">Untuk Pasar Kemiri yang Lebih Baik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasar Kemiri di Malam Hari</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/pasar-kemiri-di-malam-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2016 21:21:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5842</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Jalan Margonda yang dipenuhi ruko, perkantoran, hotel dan apartemen, yang hampir semua aktivitas&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pasar-kemiri-di-malam-hari/">Pasar Kemiri di Malam Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5843" aria-describedby="caption-attachment-5843" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/11.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5843" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/11.jpg" alt="Pasar Kemiri di malam hari (foto: Fidya Dwi Utami)" width="600" height="400" /></a><figcaption id="caption-attachment-5843" class="wp-caption-text">Pasar Kemiri di malam hari (foto: Fidya Dwi Utami)</figcaption></figure>
<p>DEPOK &#8211; Jalan Margonda yang dipenuhi ruko, perkantoran, hotel dan apartemen, yang hampir semua aktivitas ekonomi berada di sana, mungkin juga beberapa orang tidak menyadari keberadaan pasar.</p>
<p>Seperti yang kita ketahui tentang pasar tradisional, Pasar Kemiri Muka juga seperti itu, becek, kotor dan tidak terawat. Tetapi, itu dulu sebelum Pemkot Depok mengubahnya. Dari akses masuk yang di berikan hingga jalan yang tadinya becek dan terbuat dari tanah, sekarang sudah di perbaiki menjadi lebih layak. Pasar Kemiri Muka dapat diakses dari D’mall atau Jl. Kedondong, Margonda, Depok.</p>
<p>Pada siang hari pasar ini terlihat sepi hanya sedikit yang berdagang, hanya pedagang sembako dan beberapa tukang sayur yang mungkin belum habis pada dini hari. Tetapi, pada dini hari sekitar jam satu malam hingga menjelang subuh, pasar berubah menjadi mempunyai kehidupan.</p>
<p>Sekitar jam 10 hingga jam 12 malam agen-agen mengantarkan barang dagangan ke penjual menggunakan mobil pick-up, barang dagangan yang berasal dari pasar induk terdekat. Sebelum ke pedagang barang-barang tersebut harus di periksa oleh agen, tetapi tidak semua barang berasal dari agen. Hanya toko-toko kecil yang mengambl barang dagangannya di agen. Salah satunya Suyatno (52), yang berdagang bumbu dapur, mengambil semua barang dagangannya dari agen. Suyatno berdagang di Pasar Kemiri Muka dari tahun 2008, saat paar pertama kali didirikan.</p>
<p>Saat barang dagangan datang, Suyatno langsung membereskan dan mengemas barang dangangannya. Selagi sibuk, ia melakukan interaksi antar pedagang lain untuk menghilangkan rasa kantuk yang dirasa. Bukan hal yang mudah melawan rasa kantuk, apalagi sore hari habis turun hujan yang membuat udara menjadi dingin pada malam hari. Berbincanglah cara paling ampuh untuk menghilangkan rasa kantuk.. Menurutnya, Berbincang bersama istri dan pedagang lainnya membuat ia menjadi lebih semangat.</p>
<p>Berkeliling pasar pada malam hari memang mempunyai rasa yang berbeda, melihat para pedagang mengemas barang, berbincang atau sekedar ngopi bareng, hingga ada yang tertidur disamping barang dagangannya. Ada sedikit rasa takut saat melewati lorong-lorong di Pasar Kemiri Muka, tetapi sesaat hilang melihat para pedagang yang serius memilah barang dagangannya, tukang daging yang memotong daging dengan hentakkan yang seirama, dan juga para pedagang ayam. Berbeda dengan siang hari para pedagang sedikit lebih santai dan mungkin bisa di bilang lebih malas.</p>
<p>Malam hari juga Pasar Kemiri Muka lebih banyak pembeli, karena barang dagangannya lebih segar. Pembeli, didominasi pedagang sayur dan restoran-restoran di sekitar Pasar Kemiri Muka juga pelanggan tetap, Ibu rumah tangga. Karena, Pasar Kemiri Muka juga dekat dengan pemukiman warga.</p>
<p>Ramainya pembeli khususnya saat dini hari dan kurangnya lahan membuat para pedagang berinisiatif mencari dan mendirikan lahan tambahan untuk menjajakan barang dagangannya, bahkan sampai ke bahu rel kereta hingga trotoar jalan yang harusnya menjadi fasilitas umum pejalan kaki. Tetapi, itu dulu sebelum PT. KAI mengubahnya, bahu rel kereta sekarang dipagar dan pasar menjadi terlihat lebih rapi, jika dilihat dari fly over Jl. Arief Rahman Hakim.</p>
<p>Jumiati (40) yang berdagang makanan seperti tahu, nugget, sosis, bakso dan sembako, bercerita jika saat pertama kalinya berjualan di Pasar Kemiri Muka jalanannya becek, tidak terawat. Sebelumnya Jumiati bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga, saat anak pertamanya kelas 2 SMA, ia berdagang mengikuti suaminya yang berdagang sama seperti yang ia dagangkan, tetapi berbeda tempat dengan suaminya. Biasanya ia berdagang dari menjelang subuh hingga siang hari jam 12.</p>
<p><strong>Fidya Dwi Utami</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/pasar-kemiri-di-malam-hari/">Pasar Kemiri di Malam Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jasa Sol Sepatu di Pasar Kemiri Tetap Bertahan</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/jasa-sol-sepatu-di-pasar-kemiri-tetap-bertahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2016 08:04:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kemiri Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5815</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK – Sama halnya seperti pasar tradisional lainnya, sol sepatu juga ada di Pasar Kemiri.&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/jasa-sol-sepatu-di-pasar-kemiri-tetap-bertahan/">Jasa Sol Sepatu di Pasar Kemiri Tetap Bertahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5824" aria-describedby="caption-attachment-5824" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-5824" src="http://res.cloudinary.com/depok-pos/image/upload/v1463126581/asep_640x427_i6omx6.jpg" width="640" height="427" /><figcaption id="caption-attachment-5824" class="wp-caption-text">Foto: Deria)</figcaption></figure>
<p>DEPOK – Sama halnya seperti pasar tradisional lainnya, sol sepatu juga ada di Pasar Kemiri. Sol sepatu ini sudah ada sejak 1992. Asep, tukang sol sepatu yang ada di pasar ini sudah menjadi tukang sol sepatu dari tahun 2006. Awalnya sol sepatu ini dijalakan oleh orang tuannya tetapi dengan keterbatasan usia dan kesehatan akhirnya Asep mengambil alih pekerjaan ini.</p>
<p>Uniknya, tidak seperti tukang sol lainnya yang selalu berdampingan dengan penjual baju, Asep harus berdampingan dengan penjual sayur, buah, dan gorengan. “Ya sebelumnya sih pernah bareng sama yang jualan baju, tapi karena tempatnya suka berubah-berubah soalnya kan dulu ada pembangunan flyover tuh terus jadi berebutan dan cepat-cepatan deh nyari lahannya, ya akhirnya yang terakhir dapat di sini deh,” ujar Asep.</p>
<p>Dalam sehari Asep dapat menerima sembilan hingga sepuluh pasang sepatu.Pelanggan Asep terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari remaja hingga dewasa. Terkadang Asep juga harus mengahadapi pelanggan yang protes karena sepatunya tidak sesuai dengan yang diinginkan dan meminta macam-macam. Biasanya Asep menyelesaikan aktivitasnya menjadi tukan sol sepatu sampai pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Asep harus membayar iuran setiap bulan sebesar Rp100.000 dan harian sekitar Rp9.000. Tidak hanya membayar retribusi, Asep juga harus membayar iuran kepada preman-preman yang ada di Pasar Kemiri ini.</p>
<p>“Preman sih pasti ada, apalagi kalau udah mau puasa atau lebaran kaya sekarang tuh ya pasti pedagang-pedagang udah nyiapin jatah gitu lah buat mereka,” ujar Asep. Menurut pria kelahiran tahun 1990 ini, preman-preman tidak pernah mengganggu para pedagang yang ada di Pasar Kemiri ini.</p>
<p>Asep berharap semoga pemerintah bisa lebih baik lagi dan lebih perhatian, seperti lebih memperbaiki kenyamanan dan kebersihan terhadap lingkungan Pasar Kemiri Muka ini.</p>
<p><strong>Deria Octaviena<br />
Politeknik Negeri Jakarta</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/jasa-sol-sepatu-di-pasar-kemiri-tetap-bertahan/">Jasa Sol Sepatu di Pasar Kemiri Tetap Bertahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
