<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UGM Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/ugm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/ugm/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Sep 2024 08:15:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2026/05/cropped-kt-1-32x32.jpg</url>
	<title>UGM Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/ugm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dosen UGM Bantu Ungkap Kasus Perdagangan Cula Badak Senilai Rp245 M</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/dosen-ugm-bantu-ungkap-kasus-perdagangan-cula-badak-senilai-rp245-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 08:15:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cula Badak]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74922</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Dr. Dwi Sendi Priyono, terlibat peran penting&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/dosen-ugm-bantu-ungkap-kasus-perdagangan-cula-badak-senilai-rp245-m/">Dosen UGM Bantu Ungkap Kasus Perdagangan Cula Badak Senilai Rp245 M</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Dr. Dwi Sendi Priyono, terlibat peran penting dalam membantu aparat penegak hukum menangani kasus perdagangan cula badak senilai 245 miliar rupiah. Sendi melibatkan mahasiswa, Hapiz Al-Khairi dan mahasiswa Tim MBKM untuk transfer knowledge khususnya DNA Forensik Satwa Liar.</p>
<p>Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Polda Sumatera Selatan. Bersama aparat terkait, Sendi mengungkap jaringan perdagangan satwa ilegal yang diduga melibatkan spesies yang dilindungi secara internasional.</p>
<p>Penyelidikan ini mengarah pada penangkapan seorang tersangka yang diidentifikasi sebagai ZA, seorang warga berusia 60 tahun dari 24 Ilir, Bukit Kecil, Palembang, Sumsel. Ia ditangkap saat mencoba melakukan transaksi jual beli cula badak dan pipa gading gajah di Jalan Rama VII, Alang-Alang Lebar, Palembang.</p>
<p>Penangkapan ini berawal dari penyelidikan siber oleh Ditjen Gakkum yang memantau aktivitas perdagangan satwa ilegal di media sosial seperti Facebook. Setelah melakukan transaksi palsu yang diatur oleh petugas, mereka menemukan satu cula badak dan satu pipa gading gajah. Saat digeledah lebih lanjut, petugas menemukan tujuh cula badak dan tiga pipa gading gajah lain.</p>
<p>Menurut keterangan tersangka, total berat cula badak tersebut adalah tujuh kilogram, dengan harga jual 35 juta per gram yang mencapai total 245 miliar rupiah. Selain itu, pipa gading gajah juga diperkirakan bernilai ratusan juta rupiah. “Kasus ini menjadi yang terbesar di Indonesia dalam 10 tahun terakhir dan masih didalami kaitannya dengan jaringan Sunendi, yaitu pemburu badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten,” kata Sendi dalam rilis yang dikirim Selasa (3/9).</p>
<p>Tersangka ZA dijerat Pasal 40 A Ayat 1 huruf F dan Pasal 21 ayat (2) Huruf C UU Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. “Dirjen Gakkum akan bekerja sama dengan polisi untuk melakukan pengembangan kasus yang diduga melibatkan jaringan internasional perdagangan ilegal satwa langka dilindungi,” jelasnya.</p>
<p>Kasus ini mencerminkan tantangan besar dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati, sebab perdagangan ilegal satwa liar merupakan ancaman serius bagi keberlanjutan spesies terancam punah dan ekosistem global. Oleh karena itu, kerja sama antara akademisi dan penegak hukum sangat penting dalam mengatasi masalah ini secara efektif. “Selain dampak hukumnya, kasus ini juga mempertegas pentingnya peningkatan kesadaran publik akan konservasi satwa liar,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, peningkatan usaha edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keanekaragaman hayati dapat menjadi benteng pertahanan dalam melawan kejahatan lingkungan ini. Disamping kerja sama yang berkelanjutan antara berbagai pihak, termasuk akademisi dan penegak hukum, adalah kunci dalam melindungi keanekaragaman hayati untuk generasi mendatang.</p>
<p>Penulis : Tiefany<br />
Editor : Gusti Grehenson</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/dosen-ugm-bantu-ungkap-kasus-perdagangan-cula-badak-senilai-rp245-m/">Dosen UGM Bantu Ungkap Kasus Perdagangan Cula Badak Senilai Rp245 M</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-03-at-12.39.41-768x452.jpeg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Fakultas Biologi UGM dan Deakin University Jalin Kerja Sama Riset</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/fakultas-biologi-ugm-dan-deakin-university-jalin-kerja-sama-riset/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 10:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74831</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/fakultas-biologi-ugm-dan-deakin-university-jalin-kerja-sama-riset/">Fakultas Biologi UGM dan Deakin University Jalin Kerja Sama Riset</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang biologi dengan menjalin kolaborasi akademik dan riset bersama Deakin University, Australia. Kerja sama ini diresmikan pada 27 Agustus 2024 melalui kunjungan delegasi dari Deakin University ke Fakultas Biologi UGM, yang diwakili oleh Prof. Raylene Cooke dan Prof. John White yang merupakan ahli ekologi konservasi School of Life and Environmental Sciences. Kegiatan ini mencakup pertemuan strategis dan penyelenggaraan kuliah tamu yang dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Biologi UGM.</p>
<p>Kerja sama antara kedua institusi ini berfokus pada peningkatan program pendidikan, pertukaran mahasiswa dan staf pengajar, serta kolaborasi penelitian di bidang biologi konservasi. Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., mengungkapkan harapannya agar kolaborasi ini dapat membuka peluang bagi mahasiswa dan peneliti UGM untuk lebih terlibat dalam penelitian global dan mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional. “Kami berharap kerjasama ini dapat meningkatkan kapabilitas penelitian dan memperluas jaringan akademik, yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang biologi,” ujar Dr. Budi dalam keterangan kepada wartawan, Senin (1/9).</p>
<p>Kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan Deakin University diharapkan dapat mendorong penelitian yang lebih mendalam mengenai dampak penggunaan bahan kimia terhadap ekosistem lokal dan kesehatan manusia, serta mengembangkan solusi inovatif yang dapat diterapkan secara praktis di lapangan. Dalam jangka panjang, kolaborasi ini akan memperkuat kapasitas riset Fakultas Biologi UGM dan membuka jalan bagi mahasiswa dan peneliti Indonesia untuk berkontribusi dalam isu-isu lingkungan yang mendesak di tingkat global.</p>
<p>Dengan terjalinnya kerja sama ini, Fakultas Biologi UGM terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat unggulan di bidang biologi di Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam upaya global untuk konservasi keanekaragaman hayati dan pelestarian lingkungan hidup.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Prof. Raylene Cooke dan Prof. John White dan juga memberikan kuliah tamu yang menarik perhatian banyak peserta. Kuliah umum ini diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM dengan kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kuliah yang berjudul “Efek Rodentisida terhadap Satwa Liar hingga Kesehatan Manusia” menyoroti bahaya penggunaan rodentisida, yang umumnya digunakan untuk mengendalikan populasi tikus, namun dapat menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap ekosistem dan kesehatan manusia. Perkuliahan dilaksanakan di Ruang Kelas 2, Gedung B, Fakultas Biologi UGM. “Rodentisida tidak hanya membunuh tikus, tetapi juga meracuni predator alami seperti burung hantu, elang, dan mamalia kecil lainnya yang memakan tikus. Bahan kimia berbahaya dari rodentisida ini dapat terakumulasi dalam rantai makanan sehingga mengancam satwa liar dan bahkan dapat mempengaruhi kesehatan manusia yang mengonsumsi hewan yang terpapar,” papar Prof. John White.</p>
<p>Kuliah tamu ini tidak hanya memperluas wawasan para peserta mengenai dampak rodentisida, tetapi juga menekankan pentingnya penelitian dan pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam pengelolaan hama. Prof. Raylene Cooke juga menyarankan penggunaan metode pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan memperingatkan akan perlunya regulasi yang lebih ketat untuk mengendalikan penggunaan rodentisida.</p>
<p>Penulis : Rahma<br />
Editor : Gusti Grehenson</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/fakultas-biologi-ugm-dan-deakin-university-jalin-kerja-sama-riset/">Fakultas Biologi UGM dan Deakin University Jalin Kerja Sama Riset</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-02-at-11.18.06-e1725253727634.jpeg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>UGM dan YESSA Jepang Jalin Kerja Sama Pengembangan Desa Agroforestri Berkelanjutan</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/ugm-dan-yessa-jepang-jalin-kerja-sama-pengembangan-desa-agroforestri-berkelanjutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 10:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74828</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Yanmar Environmental Sustainability Support&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/ugm-dan-yessa-jepang-jalin-kerja-sama-pengembangan-desa-agroforestri-berkelanjutan/">UGM dan YESSA Jepang Jalin Kerja Sama Pengembangan Desa Agroforestri Berkelanjutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Yanmar Environmental Sustainability Support Association (YESSA) dari Jepang, sepakat melakukan kerja sama dalam engembngana desa agroforestri berkelanjutan, Jumat (30/8) di FTP UGM. Piagam kerja sama ini ditandatangani oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani dan Senior Officer YESSA, Yukino Hiroyasu.</p>
<p>Eni Harmayani menuturkan kerja sama ini diawali dengan kegiatan yang dilakukan oleh Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) FTP UGM bekerja sama dengan YESSA pada tahun 2017, dan telah melibatkan berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dengan tema utama sustainable tropical agro industry di desa Selopamioro, Bantul, DIY dan Desa Sambak, Kajoran, Magelang, Jawa Tengah.</p>
<p>Menurut Dekan Eni, selama tujuh tahun, kolaborasi ini telah membuahkan berbagai hasil signifikan dalam bentuk hasil publikasi riset di jurnal nasional dan internasional. “Ada banyak publikasi yang sudah dihasilkan oleh mahasiswa dan peneliti,” kata Eni.</p>
<p>Selain itu, juga dikembangkan kebun buah tropis, sistem agrotourism, pengolahan limbah, dan monitoring lingkungan seperti kualitas udara, tanah, dan air.</p>
<p>Dosen FTP UGM Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc., mengatakan Desa Sambak memiliki masyarakat agrarian dengan lebih dari 80% penduduk yang bergantung pada sektor pertanian, berada di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS). Oleh karena itu, penting untuk menjaga ekosistemnya guna memastikan keseimbangan hidrologis di kawasan hilir. “Desa ini menerapkan agroforestri dengan tanaman kopi dan buah, serta mengelola industri tahu dan singkong dengan pengolahan limbah berbasis biogas untuk menghasilkan energi hijau,” kata Ngadisih.</p>
<p>Dalam pengembangan program agrotourism berbasis zero waste, kata Gadisih, FTP UGM juga mendampingi masyarakat Sambak dengan beberapa inisiatif, seperti kontrol kualitas produk pertanian menggunakan teknologi tofu steam boiler dan dome dryer, pengembangan bioproduk seperti bioplastik dari limbah kulit kopi dan singkong, pemantauan lingkungan yang cerdas, serta pengembangan agroforestry.</p>
<p>Selain sebagai Desa binaan dan sekolah lapangan bagi mahasiswa FTP UGM, Desa ini telah menerima 690 pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk siswa, mahasiswa, peneliti, pengusaha, pemerintah, dan masyarakat umum. “Mereka belajar mengenai inovasi teknologi yang diterapkan di Sambak dalam pengembangan perekonomian desa sambil tetap menjaga lingkungan,” katanya.</p>
<p>Seperti diketahui, dalam penandatanganan perjanjian antara FTP UGM dengan YESSA tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerjasama, dan Alumni Dr. Sri Rahayoe, STP., MP, serta Ketua Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, M.Eng. Sementara dari pihak YESSA, Executive Secretary YESSA Kamikubo Keita, Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Magelang, BAPPEDA Kabupaten Magelang, Camat Kajoran, Kepala Desa Sambak, dan perangkat desa.</p>
<p>Penulis : Rahma<br />
Editor : Gusti Grehenson</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/ugm-dan-yessa-jepang-jalin-kerja-sama-pengembangan-desa-agroforestri-berkelanjutan/">UGM dan YESSA Jepang Jalin Kerja Sama Pengembangan Desa Agroforestri Berkelanjutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Copy-of-IMG_0463-768x431.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>FKH UGM Gelar Festival Gerobak Sapi Merdeka 2024</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/fkh-ugm-gelar-festival-gerobak-sapi-merdeka-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2024 09:02:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74349</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Sebanyak 78 gerobak sapi ikut parade keliling kampung sejauh kurang lebih 5 kilometer&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/fkh-ugm-gelar-festival-gerobak-sapi-merdeka-2024/">FKH UGM Gelar Festival Gerobak Sapi Merdeka 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Sebanyak 78 gerobak sapi ikut parade keliling kampung sejauh kurang lebih 5 kilometer di wilayah Hargobinangun, Pakem, Sleman, Minggu (25/8). Sejak pagi, gerobak-gerobak sapi berjalan beriiringan dimana satu gerobak ditarik 2 ekor sapi Peranakan Ongole (PO) putih, dengan diawak oleh satu orang Bajingan atau sopir Gerobak Sapi dan satu orang yang bertugas sebagai navigator. Saat karnaval berlangsung, para pengunjung diperkenankan ikut duduk di bagian belakang gerobak sapi.</p>
<p>Arak-arakan puluhan gerobak sapi keliling kampung ini merupakan bagian dari kegiatan Festival Gerobak Sapi Merdeka yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM dalam rangka memeriahkan rangkaian Dies Natalis FKH UGM ke 78 dan perayaan ulang tahun ke-16 kelompok penunggang gerobak sapi Pangrekso Andini Karyo (PAK).</p>
<p>Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Kerjasama dan Alumni dari FKH-UGM, yaitu Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si mengatakan pada Festival Gerobak Sapi kali ini diikuti 5 kelompok gerobak sapi. “Ada lima kelompok penunggang gerobak sapi yang ikut festival ini,” kata Aris.</p>
<p>Kelima kelompok Gerobak Sapi tersebut diantaranya Kelompok Pangrekso Andini Karyo, Langgeng Sehati, Makarti Roso Manunggal, Manunggal Lestari, dan Pager Merapi yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah.</p>
<p>Sedangkan Sapi yang diikutkan adalah sapi potong berjenis Peranakan Ongole (PO). Salah satu ciri khas Sapi PO ini adalah badan yang tinggi besar, berwarna putih keabu-abuan, dan mempunyai punuk di belakang kepala. “Sapi-sapi PO ini mendapatkan perawatan yang maksimal dan sudah pasti sehat karena mampu dan sudah terbiasa untuk menarik gerobak dan melakukan perjalanan yang cukup panjang”, ungkapnya.</p>
<p>Aris menambahkan setelah melakukan parade keliling dan kembali ke Lapangan Pojok Hargobinangun, Pakem Sleman, Festival Gerobak Sapi dimeriahkan 2 macam perlombaaan yang bisa diikuti yaitu Lomba Drag Race Gerobak Sapi dan Lomba Tunggang Serasi.</p>
<p>Untuk Lomba Drag Race atau perlombaan ketangkasan ini maka para Bajingan mengendarai Gerobak Sapi tanpa navigator. Ketentuan lain gerobak sapi disediakan oleh panitia, dan selama drag race berlangsung, sapi dan gerobaknya harus melewati rute yang sudah dirancang dan tidak boleh melebihi batas waktu 5 menit. “Yang menjadi penilaian adalah bagaimana ketangkasan bajingan terampil mengendalikan sapi yang ditungganginya tanpa menyentuh batas tali dan mampu melewati pasak,” terangnya.</p>
<p>Sedangkan untuk perlombaan Tunggang Serasi Sapi bersifat individu dimana masing-masing penunggang dan sapinya harus mampu melewati rute berliku dalam waktu kurang dari 2 menit. Sapi diharapkan menurut dan mampu diarahkan untuk memberikan penghormatan di depan panggung selama 30 detik dan melewati rute-rute yang telah ditentukan tanpa menginjak batas garis putih.</p>
<p>Untuk Lomba Drag Race Gerobak Sapi, juara 1 diraih oleh Bajingan Suwardi dengan catatan waktu 1:31, juara kedua diraih oleh Dayu dengan catatan waktu 1:37 dan Ari catatan waktu 1:38. Sedangkan Lomba Tunggang Serasi berhasil keluar Juara 1 Sapto dengan catatan waktu 01.11.59, Juara 2 Iza dengan waktu 01.13.73 dan Juara 3 Dani dengan catatan waktu 01.22.91. Para pemenang kedua jenis lomba tersebut berhak mendapat hadiah berupa tropi Dekan FKH UGM, sertifikat juara dan sejumlah uang pembinaan.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Aris Haryanto tertarik dan memberi perhatian secara khusus kepada Gani Mustofa salah satu pemenang Tunggang Serasi yang masih berumur 7 tahun. Menurutnya keikutsertaan Dani dalam lomba ini patut menjadi contoh remaja yang masih duduk di sekolah MTS yang ikut memeriahkan perlombaan tersebut mampu menunggang sapi dengan baik. “Memang perlombaan-perlombaan tunggang sapi ini, tidak hanya diikuti orang dewasa tetapi juga para remaja dan bahkan anak-anak,” katanya.</p>
<p>Penulis : Agung Nugroho</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/fkh-ugm-gelar-festival-gerobak-sapi-merdeka-2024/">FKH UGM Gelar Festival Gerobak Sapi Merdeka 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/Gerobak-Merdeka-766x510.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>1000 Lebih Akademisi UGM Sampaikan Pernyataan Sikap Darurat Demokrasi Indonesia</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/1000-lebih-akademisi-ugm-sampaikan-pernyataan-sikap-darurat-demokrasi-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 06:47:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Putusan MK]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74232</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Lebih dari 1000 Akademisi Universitas Gadjah Mada yang terdiri para Dosen dan Tenaga&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/1000-lebih-akademisi-ugm-sampaikan-pernyataan-sikap-darurat-demokrasi-indonesia/">1000 Lebih Akademisi UGM Sampaikan Pernyataan Sikap Darurat Demokrasi Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Lebih dari 1000 Akademisi Universitas Gadjah Mada yang terdiri para Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) menyampaikan pernyataan sikap dan keprihatinan atas kondisi darurat demokrasi Indonesia akhir-akhir ini.</p>
<p>Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada masyarakat dan Alumni, Dr. Arie Sujito menyatakan pernyataan sikap ini sebagai bentuk respon atas kondisi demokrasi Indonesia menghadapi masalah serius.</p>
<p>“Kita prihatin dengan kondisi demokrasi dan hukum kita yang mengalami kemunduran pasca reformasi dengan ditandai ketegangan hukum, manipulasi politik yang dapat beresiko mengancam konstitusi tatanan bernegara dan bermasyarakat,” kata Arie Sujito saat dihubungi, Sabtu (24/8).</p>
<p>Dukungan 1.000 akademisi atas pernyataan sikap ini menurut Arie karena mereka tidak ingin demokrasi yang sudah diperjuangkan para mahasiswa dan aktivis di tahun 1998 lalu akhirnya harus mengalami stagnasi dan kembali ke masa era Orde Baru dimana kekuatan oligarki partai dan manuver elit politik mewujudkan kepentingan kelompok dan golongan.</p>
<p>“Kita ingin mengembalikan marwah demokrasi agar tidak dirusak oleh kepentingan elit yang tengah berkuasa,” ujar Dosen Prodi Sosiologi Fisipol ini.</p>
<p>Menurutnya, pernyataan sikap para dosen dan tendik UGM ini mendapat dukungan dari Forum Dekan se-UGM melihat peristiwa manuver politik dari mayoritas kekuatan parlemen yang melakukan pengabaian putusan Mahkamah Konstitusi (MK)mengenai syarat pencalonan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.</p>
<p>“Saya kira ini jelas merusak tatanan politik dan hukum serta kaidah keadaban demokrasi,” katanya.</p>
<p>Menyikapi situasi darurat ini, kata Arie, para Dosen dan Tendik Universitas Gadjah Mada menyampaikan lima pernyataan sikap.</p>
<p>Pertama, mengecam segala bentuk intervensi terhadap lembaga legislatif dan yudikatif yang ditujukan untuk memanipulasi prosedur demokrasi sebagai sarana melanggengkan kekuasaan.</p>
<p>Kedua, menolak berbagai bentuk praktik legitimasi praktik kekuasaan yang mendistorsi prinsip demokrasi dan kedaulatan rakyat.</p>
<p>Lalu Ketiga, mendorong dan menuntut penyelenggaraan Pilkada yang bermartabat dan berkeadilan dan sesuai kaidah hukum yang benar dan adil.</p>
<p>Keempat, mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tetap menjaga marwah dan prinsip sebagai penyelenggara Pilkada yang bermartabat dengan berpegang teguh pada tatanan aturan hukum yang ditetapkan, termasuk mematuhi dan menjalankan sepenuhnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XXII/2024 sebagai landasan hukum.</p>
<p>Kelima, mengajak semua lapisan masyarakat sebagai subjek demokrasi untuk berkonsolidasi dan berpartisipasi aktif menyelamatkan Demokrasi Indonesia.</p>
<p><em>Penulis : Gusti Grehenson</em></p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/1000-lebih-akademisi-ugm-sampaikan-pernyataan-sikap-darurat-demokrasi-indonesia/">1000 Lebih Akademisi UGM Sampaikan Pernyataan Sikap Darurat Demokrasi Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://pict.sindonews.net/dyn/850/pena/news/2024/08/22/12/1440911/istana-sebut-peringatan-darurat-garuda-biru-sebagai-kebebasan-ekspresi-rrg.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Cegah Stunting, Mahasiswa UGM Bikin Snack Bar dari Daun Kelor</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/cegah-stunting-mahasiswa-ugm-bikin-snack-bar-dari-daun-kelor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2024 11:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74182</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu program prioritas nasional. Sebenarnya, permasalahan Stunting ini&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/cegah-stunting-mahasiswa-ugm-bikin-snack-bar-dari-daun-kelor/">Cegah Stunting, Mahasiswa UGM Bikin Snack Bar dari Daun Kelor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu program prioritas nasional. Sebenarnya, permasalahan Stunting ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di berbagai negara. Menurut UNICEF, stunting disebabkan anak kekurangan gizi dalam dua tahun usianya, ibu kekurangan nutrisi saat kehamilan, dan sanitasi yang buruk. Prevalensi stunting di Indonesia saat ini adalah 21,6%, sementara target yang ingin dicapai adalah 14% pada 2024. Untuk itu, diperlukan upaya bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satunya dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.</p>
<p>Untuk membantu program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, Lima orang mahasiswa UGM yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) mengkreasikan sebuah inovasi snack bar berbahan dasar daun kelor dengan tambahan berupa kacang-kacangan, seperti edamame dan kacang tanah yang digunakan sebagai bahan dasar. Kelima orang mahasiswa tersebut adalah Andika Jatra Pratama (FK-KMK), Aurel Novalino, Zahra Faizah (Fakultas Teknik), Ghina Salwa (Fakultas Peternakan), dan Daniel Phangkay (Fakultas Teknologi Pertanian).</p>
<p>Ide pembuatan snack bar berbahan dasar daun kelor ini berangkat dari kegiatan pengabdian mahasiswa di Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.Di kelurahan ini, daun kelor menjadi salah satu komoditas yang jumlahnya banyak, tetapi kurang dapat diolah masyarakat setempat. “Tim kami kemudian menghadirkan inovasi pembuatan snack bar dari bahan dasar kelor sehingga masyarakat dapat memanfaatkan secara maksimal potensi sumber daya yang dimiliki untuk menyelesaikan permasalahan stunting,” kata Andika dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (23/8).</p>
<p>Khususnya bagi ibu hamil, kata Andika, daun kelor bisa mencegah stunting pada bayi karena kaya akan nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, protein, dan zat besi. “Daun kelor memberikan asupan gizi yang diperlukan untuk mendukung perkembangan optimal janin serta mencegah anemia pada ibu hamil,” katanya.</p>
<p>Tim mahasiswa membuat olahan makanan yang dibuat berupa brownies dan snack bar kering. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain adalah tepung terigu, madu sebagai pemanis, daun kelor, kacang tanah, dan edamame sebagai sumber tambahan gizi dan memberikan tekstur renyah pada makanan. Kacang tanah dan edamame mengandung asam folat dan zat besi yang mendukung penguatan janin sehingga dapat mencegah stunting pada bayi yang lahir.</p>
<p>Pembuatan snack bar ini menargetkan pelatihan pengolahan daun kelor pada ibu-ibu PKK. Ibu-ibu PKK kelurahan wonodri diberikan pelatihan cara membuat snack bar berbahan dasar daun kelor dengan harapan mereka bisa membagikan kemampuan tersebut. “Menggandeng ibu-ibu PKK sebagai mitra utama, diharapkan program PKM-PM Elsibarkelor ini dapat menjadi salah satu langkah nyata masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di wilayah mereka,” kata Jatra, anggota tim PKM lainnya</p>
<p>Selain mengolah makanan cegah stunting dari daun kelor, warga juga diberikan pelatihan penggunaan aplikasi Elsimil sehingga mereka dapat mengoperasikannya secara mandiri. Pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan keberadaan aplikasi Elsimil yang diluncurkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Aplikasi ini memiliki tiga fitur utama, yaitu skrining yang mencakup calon pengantin, calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, dan keluarga yang memiliki bayi usia 0-59 bulan. Lalu, beragam edukasi terkait kesehatan reproduksi dan cara menjaga kehamilan, serta konsultasi dengan ahli dari BKKBN.</p>
<p>“Dari awal ada pendampingan karena sebelum menikah itu ada kriteria yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Bahkan, sekarang sudah bekerja sama dengan Kementerian Agama sehingga siapa pun yang mau menikah itu harus mengisi skrining dari aplikasi Elsimil. Jadi, mereka harus dapat sertifikat dulu baru bisa mengajukan pernikahan ke KUA,” jelas Novalino.</p>
<p>Dengan adanya program ini, diharapkan mampu menekan angka stunting di kelurahan wonodri dan mendorong kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan daun kelor, serta dapat membantu mensukseskan program zero stunting yang digalakkan oleh pemerintah dengan memanfaatkan aplikasi elsimil secara optimal.</p>
<p>Penulis : Rahma Khoirunnisa<br />
Editor : Gusti Grehenson</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/cegah-stunting-mahasiswa-ugm-bikin-snack-bar-dari-daun-kelor/">Cegah Stunting, Mahasiswa UGM Bikin Snack Bar dari Daun Kelor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/WhatsApp-Image-2024-08-23-at-10.37.55-768x576.jpeg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UGM Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif untuk Anak Gangguan Mental</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-kembangkan-media-pembelajaran-interaktif-untuk-anak-gangguan-mental/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 02:22:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prototipe yang dikembangkan berupa media belajar berbasis game yang memanfaatkan computer vision</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-kembangkan-media-pembelajaran-interaktif-untuk-anak-gangguan-mental/">Mahasiswa UGM Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif untuk Anak Gangguan Mental</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) 2024 menawarkan inovasi baru untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau gangguan mental sulit memusatkan perhatian.</p>
<p>Prototipe yang dikembangkan berupa media belajar berbasis game yang memanfaatkan computer vision. Game yang dinamakan Pinkan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan belajar anak ADHD usia 6-9 tahun atau yang sedang berada pada kelas 1-2 Sekolah Dasar (SD).</p>
<p>Game Pinkan merupakan hasil kolaborasi dari lima mahasiswa UGM yang berasal dari berbagai disiplin ilmu di bawah bimbingan Dr.Eng. Ganjar Alfian, S.T., M.Eng., yaitu Annisa Urohmah, Daffa Askar Fathin, dan Ikhwan Hanif Firdaus yang berasal dari program studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, serta Nasywa Qurrota A’yun yang berasal dari program studi Kedokteran dan Adhyaksa Waruna Putro yang berasal dari program studi Elektronika dan Instrumentasi.</p>
<p>Annisa Urohmah, selaku Ketua Tim Pinkan, ditemui pada Kamis (22/8), mengatakan bahwa game ini hadir sebagai salah satu jalan keluar dari fenomena anak yang cepat bosan ketika belajar menggunakan metode konvensional dan keterbatasan media belajar yang menarik sekaligus interaktif untuk anak ADHD selama ini.</p>
<p>Secara garis besar, Pinkan terdiri dari dua media, yaitu website dan aplikasi game. Website Pinkan terdiri dari tampilan menu instalasi game Pinkan dan dashboard capaian progres pengguna yang dapat membantu orang tua dan guru untuk memantau perkembangan anak ADHD. Sedangkan, aplikasi game Pinkan adalah game yang berhasil diunduh dan dimainkan di desktop.</p>
<p>Game terdiri dari beberapa pilihan materi, seperti mengenal huruf dan angka, dengan sistem pelevelan di setiap topik materinya. Teknik yang dipakai dalam bermain game adalah drag and drop menggunakan deteksi gestur tangan. Kemudian, terdapat juga teknik bermain game dengan misi berjalan pada labirin untuk menemukan huruf atau angka yang tepat dengan deteksi pergerakan seluruh tubuh.</p>
<p>“Kami mengembangkan deteksi gestur tubuh menggunakan computer vision yang memanfaatkan Hand and Pose Landmark Detection pada game ini, sehingga Pinkan akan dapat mendeteksi gerakan seperti berjalan di tempat, melompat, mengarahkan tangan, dan mengepalkan tangan, yang mana tidak hanya akan membuat anak duduk dan berdiam diri saja ketika bermain game,” lanjut Annisa.</p>
<p>Annisa kembali menambahkan, “Nantinya game ini dapat dimainkan di komputer, laptop, atau bisa juga memanfaatkan ekstensi monitor televisi selama terhubung dengan kamera, sehingga fleksibel untuk dimainkan di sekolah maupun di rumah.”</p>
<p>Manfaat dan tujuan dari game Pinkan bagi anak ADHD di antaranya adalah meningkatkan minat belajar, fokus, kemampuan kognitif, sekaligus juga sensorik dan motorik dari anak ADHD. “Kami berharap, adanya inovasi ini dapat membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi untuk anak ADHD kedepan” tambahnya.</p>
<p>Penulis : Dita<br />
Editor : Gusti Grehenson</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-kembangkan-media-pembelajaran-interaktif-untuk-anak-gangguan-mental/">Mahasiswa UGM Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif untuk Anak Gangguan Mental</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/DEMO-PINKAN-768x432.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Tim Mahasiswa UGM Raih Juara Kompetisi Bisnis Internasional di Singapura</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/tim-mahasiswa-ugm-raih-juara-kompetisi-bisnis-internasional-di-singapura/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2024 01:29:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74013</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Tim Meowkinsey dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada sukses meraih juara&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/tim-mahasiswa-ugm-raih-juara-kompetisi-bisnis-internasional-di-singapura/">Tim Mahasiswa UGM Raih Juara Kompetisi Bisnis Internasional di Singapura</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Tim Meowkinsey dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada sukses meraih juara dua dalam kompetisi bisnis internasional NTU-Global Asia Insurance Partnership (GAIP) Insurance Case Competition 2024 pada 16 Agustus 2024 lalu di Nanyang Technological University (NTU), Singapura.</p>
<p>Tim Meowkinsey beranggotakan Jasmine Iliyya (Akuntansi 2021), ⁠Patero Krinara Setiael (Akuntansi 2021), I Gusti Ayu Maresta Amrita Puspa Pujawati (Ilmu Ekonomi 2021), dan Jonathan Christopher Herlawanto (IUP Manajemen 2023) dengan dosen pembimbing Rimawan Pradiptyo, Ph.D. Mereka berhasil meraih juara dua usai berkompetisi dengan ratusan tim lain dari berbagai universitas wilayah ASEAN.</p>
<p>Maresta menjelaskan keberhasilan meraih juara diperoleh setelah melalui seleksi yang ketat di tahapan regional. Pada tahap regional 110 tim diminta untuk mengumpulkan abstrak ide bisnis dalam sektor asuransi agrikultur. Dari seluruh tim yang mendaftar dipilih 12 tim dengan ide bisnis terbaik untuk mempresentasikan proposal di tahap final yang berlangsung di Singapura. “Kami merasa sangat senang dan bangga karena telah membawa nama baik FEB UGM dan juga Indonesia di kancah internasional,” ungkap I Gusti Ayu Maresta, saat dihubungi Selasa(20/8).</p>
<p>Maresta menerangkan dalam kompetisi ini, tim FEB mengangkat kasus soal pengembangan asuransi pertanian yang saat ini hanya dikelola oleh PT. Jasindo. “Kami mengusulkan penciptaan pasar atau sebuah ekosistem yang dapat mendorong perkembangan asuransi pertanian di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI),” paparnya.</p>
<p>Maresta menjelaskan timnya mengusulkan pemanfaatan Internet of Things (IoT) Sensors dalam mengembangkan asuransi pertanian di tanah air. Sebab, teknologi ini akan berperan penting dalam proses pengumpulan data yang lebih akurat dan real-time dari lapangan. Selain itu, mereka juga mengembangkan sistem bernama Integrated Scoring System yang berfungsi untuk mengidentifikasi potensi moral hazard yang mungkin dilakukan oleh para petani. “Dengan penerapan kedua solusi tersebut, asuransi pertanian di Indonesia dapat menjadi lebih efektif dan efisien,” katanya.</p>
<p>Melalui ide yang ingin mereka tawarkan ini, kata Mareska, perhitungan penilaian risiko akan menjadi lebih akurat, proses klaim asuransi dapat dipercepat, dan risiko terjadinya moral hazard dapat diminimalisir. Selain itu, implementasi ekosistem ini diharapkan tidak hanya mendorong pengembangan asuransi pertanian, tetapi juga meningkatkan partisipasi dan pengetahuan petani dalam program asuransi pertanian.</p>
<p>Jasmine, salah satu anggota tim lainnya, bercerita awalnya mereka sempat cemas terhadap hasil akhir kompetisi. Pasalnya, saat pengumuman kejuaraan, NTU telah menempati posisi ketiga. Kendati begitu, mereka tetap optimis bahwa kerja keras akan membuahkan hasil yang diinginkan. “Ternyata hasil tidak mengkhianati usaha, tim kami berhasil menduduki peringkat dua dalam kompetisi bergengsi ini,” kenangnya.</p>
<p>Dosen pembimbing tim Meowkinsey, Rimawan Pradiptyo, Ph.D., menyebutkan kasus yang diangkat oleh tim Meowkinsey di kompetisi internasional ini adalah contoh konkrit penerapan Bloom’s taxonomy dalam proses pembelajaran. “Tingkatan tertinggi Bloom’s Taxonomy adalah menghasilkan karya yang orisinil sehingga menciptakan tantangan tersendiri bagi tim,” katanya.</p>
<p>Rimawan mengatakan selama proses persiapan, tim mahasiswa selalu dilatih untuk ‘thinking the unthinkable’ dan berfikir kritis, karena hanya dengan pendekatan inilah tim akan mampu bersaing di level internasional.“Keberhasilan yang telah diraih diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FEB lainnya untuk dapat berkontribusi dan meraih kemenangan dalam kompetisi internasional lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Wakil Dekan FEB UGM Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., menyampaikan FEB UGM berkomitmen untuk menumbuhkembangkan pemimpin masa depan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengikutsertakan mahasiswa dalam kompetisi kasus bisnis oleh mitra internasional. “Kami berharap mahasiswa dan alumni FEB UGM memiliki spirit untuk berinovasi menyelesaikan permasalahan di masyarakat,” tuturnya.</p>
<p>Sementara Kepala CSDU, Arizona Mustikarini, Ph.D., mengatakan turut berbangga atas prestasi yang diraih oleh tim mahasiswa FEB UGM. Sebab, tahun ini merupakan kali pertama FEB UGM mengikuti kompetisi NTU-GAIP Insurance Case Competition dan langsung mendapatkan juara dua merupakan sebuah prestasi yang luar biasa.</p>
<p>“Dukungan seluruh mentor yang telah berkenan digandeng oleh CSDU FEB UGM dalam rangkaian pendampingan peserta. Kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam pendampingan kompetisi mahasiswa FEB UGM,” ucapnya.</p>
<p>Reportase: Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB<br />
Editor : Gusti Grehenson</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/tim-mahasiswa-ugm-raih-juara-kompetisi-bisnis-internasional-di-singapura/">Tim Mahasiswa UGM Raih Juara Kompetisi Bisnis Internasional di Singapura</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/20240816-NTU-GAIP-Case-Competition-Finals-1816-765x510.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UGM Olah Limbah Kotoran Sapi jadi Batako</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-olah-limbah-kotoran-sapi-jadi-batako/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 01:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73894</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berinovasi mengolah limbah kotoran sapi menjadi batako sebagai salah satu upaya menjaga lingkungan</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-olah-limbah-kotoran-sapi-jadi-batako/">Mahasiswa UGM Olah Limbah Kotoran Sapi jadi Batako</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berinovasi mengolah limbah kotoran sapi menjadi batako sebagai salah satu upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.</p>
<p>Anggota Tim Mahasiswa UGM Dinda Ramadhan dalam keterangannya di Yogyakarta, Senin, mengatakan pengolahan limbah itu menggandeng karang taruna di Padukuhan Kulwaru, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>&#8220;Program ini berhasil menarik atensi masyarakat dan menerima respons positif sebagai salah satu inovasi,&#8221; ujar Dinda.</p>
<p>Dinda menjelaskan, masyarakat Padukuhan Kulwaru kerap kali mengalami kendala dalam mengolah limbah kotoran sapi meski daerah tersebut merupakan salah satu desa dengan pemanfaatan ekonomi pertanian dan peternakan yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Limbah kotoran sapi yang dihasilkan setiap hari belum diproses dengan baik, sehingga menyulitkan warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan asri,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut dia, seekor sapi rata-rata bisa menghasilkan 8-10 kilogram kotoran per hari, atau setara dengan 2,6-3,6 ton per tahun.</p>
<p>Dengan demikian, kawasan peternakan itu bisa menghasilkan lebih dari 100 kilogram limbah per hari.</p>
<p>Karena itu, dia menyebut inovasi batako dari kotoran sapi yang diberi nama &#8220;Batako Bawono&#8221; itu hadir sebagai alternatif baru pengolahan limbah tersebut.</p>
<p>&#8220;Untuk produksi Batako Bawono dapat menyerap sebanyak 61,8 persen kotoran dari total limbah yang dihasilkan setiap hari,&#8221; kata dia.</p>
<p>Melihat respons positif dari masyarakat, Dinda dan tim berkomitmen melakukan pemberdayaan masyarakat lanjutan dalam program Batako Bawono ini.</p>
<p>Nantinya, kata dia, Karang Taruna Karya Muda Wetan yang mengikuti program secara aktif akan dibina untuk membangun usaha dan bisnis batako bawono.</p>
<p>Selain itu, rencananya karang taruna itu juga menjadi pusat pembelajaran pembuatan batako berbahan dasar limbah kotoran sapi yang ada di Yogyakarta.</p>
<p>Dinda menuturkan mayoritas masyarakat di Padukuhan Kulwaru sebanyak 80 persen berprofesi sebagai petani dan peternak.</p>
<p>Menurut dia, terdapat berbagai jenis ternak yang dikembangkan di desa tersebut, seperti sapi, kambing, ayam, lele, nila, hingga gurame.</p>
<p>Masyarakat setempat juga sudah mengenal tentang pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik.</p>
<p>&#8220;Sayangnya, solusi tersebut belum cukup untuk mengolah seluruh limbah kotoran sapi yang dihasilkan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Inovasi itu diinisiasi oleh kolaborasi mahasiswa dari tiga program studi di UGM, yakni Teknologi Veteriner, Ilmu dan Industri Peternakan, dan Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil.</p>
<p>Inovasi dan pemberdayaan masyarakat dalam program Batako Bawono ini telah mendapat rekognisi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian pada Masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mahasiswa-ugm-olah-limbah-kotoran-sapi-jadi-batako/">Mahasiswa UGM Olah Limbah Kotoran Sapi jadi Batako</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.antaranews.com/cache/1200x800/2024/08/19/IMG_20240819_195016.jpg.webp" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>UGM dan University Groningen Kaji Potensi Hidrogen dalam Transisi Energi di Indonesia</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/ugm-dan-university-groningen-kaji-potensi-hidrogen-dalam-transisi-energi-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2024 09:47:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73868</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Hidrogen merupakan unsur yang paling banyak di bumi. Ketersediaan hidrogen yang melimpah ini&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/ugm-dan-university-groningen-kaji-potensi-hidrogen-dalam-transisi-energi-di-indonesia/">UGM dan University Groningen Kaji Potensi Hidrogen dalam Transisi Energi di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Hidrogen merupakan unsur yang paling banyak di bumi. Ketersediaan hidrogen yang melimpah ini ternyata menyimpan potensi energi sebagai sumber tenaga. Beberapa negara maju sudah mulai melakukan riset dan mengadaptasi penggunaan hidrogen sebagai sumber daya energi terbarukan. Indonesia juga sudah mulai melakukan persiapan untuk transisi menuju energi terbarukan. Soal potensi hidrogen di tanah air ini tengah menjadi bahan riset dan kajian dari Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan University Groningen.</p>
<p>Rektor Universitas GM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., mengatakan energi hidrogen adalah energi yang potensial sebagai energi dengan kepadatan tinggi, tetapi menghasilkan karbon yang rendah. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa implementasi hidrogen, utamanya di Indonesia masih memiliki sejumlah kendala, misalnya biaya hidrogen yang masih mahal dan permasalahan logistik. Sehingga diperlukan banyak kolaborasi riset terkait pengembangan bidang teknologi ini. “Kami di UGM berkomitmen untuk secara aktif melakukan riset teknologi hidrogen,” kata Rektor saat membuka kegiatan kursus musim panas ini mengusung tema “Hydrogen’s Role in Energy Transition: Perspective and Challenges”. Kali ini, PSE UGM bersinergi dengan University of Groningen untuk mengadakan kursus yang dirancang untuk memberikan wawasan mendalam dan inovatif tentang energi hidrogen.</p>
<p>Tim Ahli PSE UGM Prof. Dr. Eng. Deendarlianto, S.T., M.Eng., menuturkan bahwa PSE UGM tengh mengembangakan hydrogen valley atau ekosistem yang bermanfaat dengan energi hidrogen di sekitar kampus UGM. Penerapan ekosistem merupakan sebuah kolaborasi jangka panjang yang meliputi meliputi pengembangan, produksi, dan penyimpanan energi hidrogen. “Pengembangan teknologi ini juga harus diikuti dengan pendekatan multidisiplin sehingga dapat membantu pemerintah dalam pengimplementasian hidrogen di Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Perwakilan University of Groningen, Prof. Bayu Jayawardhana menerangkan penggunaan teknologi hidrogen dalam satu dekade akhir ini yang mulai marak diterapkan di beberapa negara, salah satunya Belanda. Melalui kerja sama antara UGM dan University of Groningen akan sangat membantu penerapan energi hidrogen. “Pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki di Groningen dapat membantu penerapan dengan kasus yang unik di Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Sementara Atase Pendidikan Belanda di Kedutaan Belanda di Jakarta, Yvonne Klerks, M.Sc. juga turut menyebut pentingya penggunaan tenaga hidrogen di Belanda. Ia menyebut Belanda sebagai pengguna terbesar hidrogen setelah Jerman. Dedikasi Belanda ini juga turut ditandai dengan persetujuan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Belanda pada G20 2020 lalu untuk memerangi krisis iklim.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Yvonne sebagai perwakilan Pemerintah Belanda dalam kegiatan ini mengapresiasi kerja sama pendidikan antara perguruan tinggi di Indonesia dan Belanda dalam bidang riset ini. “Semoga kegiatan ini dapat mendukung kolaborasi riset dan pendidikan antara Belanda dan Indonesia,” ucapnya.</p>
<p>Kepala PSE UGM Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., mengatakan hidrogen sebagai sumber energi yang potensial. melalui kerja sama dengan Universitas Groningen bisa memberikan kesempatan adanya transfer pengetahuan antara UGM dan Groningen soal pemanfaatan energi hidrogen. “Melalui kursus ini akan dibagi menjadi dua sorotan, yaitu mengkaji hidrogen dari aspek kebijakan dan aspek teknologi,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan summer course akan dilaksanakan pada 19—23 Agustus 2024 ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam dan inovatif tentang energi hidrogen. Pada hari pertama dan kedua, peserta akan diajak untuk mendalami potensi hidrogen sebagai energi bersih dan strategi kebijakan untuk ekosistem hidrogen yang berkelanjutan. Hari ketiga sampai hari terakhir, nantinya peserta akan berfokus pada inovasi penelitian dan teknologi terbaru dalam produksi dan aplikasi hidrogen, serta membahas tantangan dan solusi yang dihadapi. “Selama lima hari ini, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para ahli internasional dan nasional, serta membangun jaringan dengan akademisi dan praktisi di bidang energi hidrogen,” kata Prof. Sarjiyo.</p>
<p>Penulis : Lazuardi<br />
Editor : Gusti Grehenson</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/ugm-dan-university-groningen-kaji-potensi-hidrogen-dalam-transisi-energi-di-indonesia/">UGM dan University Groningen Kaji Potensi Hidrogen dalam Transisi Energi di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/20240819083621_IMG_0525-765x510.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
