<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UKM Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/ukm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/ukm/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Dec 2016 04:32:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2025/10/cropped-IMG_20251026_055359-32x32.jpg</url>
	<title>UKM Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/ukm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peran BMT dalam Pemberdayaan UMKM</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/peran-bmt-dalam-pemberdayaan-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2016 04:32:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[BMT Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Depokpos]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan syariah]]></category>
		<category><![CDATA[kredit umkm]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=9866</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Reni Marlina Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting bagi perkembangan suatu negara&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/peran-bmt-dalam-pemberdayaan-umkm/">Peran BMT dalam Pemberdayaan UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_10551" aria-describedby="caption-attachment-10551" style="width: 889px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-10551" src="http://res.cloudinary.com/depok-pos/image/upload/v1487485312/sejarah-Baitul-Maal_shekyk.jpg" width="889" height="371" /><figcaption id="caption-attachment-10551" class="wp-caption-text">Ilustrasi.</figcaption></figure>
<p><em><strong>Oleh: Reni Marlina</strong></em></p>
<p>Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting bagi perkembangan suatu negara karena salah satu upaya dalam percepatan pertumbuhan ekonomi adalah dengan perbaikan di sektor keuangan melalui perluasan akses dalam penyediaan pembiayaan untuk sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Tak bisa kita pungkiri bila pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) diberbagai penjuru nusantara, kini telah memberikan peranan yang cukup besar dalam membangun perekonomian nasional. Pertumbuhannya yang semakin pesat dan besarnya hasil usaha yang disumbangkan ke tiap-tiap daerah, menjadikan UMKM sebagai salah satu tiang penyangga kestabilan ekonomi daerah maupun perekonomian nasional.</p>
<p>Sehingga tidak heran bila belakangan ini pemerintah mulai gencar melakukan pembinaan dan pemberdayaan khusus guna mendukung perkembangan UMKM di seluruh Indonesia. Tercatat, 96% UMKM di Indonesia tetap bertahan dari goncangan krisis. Hal yang sama juga terjadi di tahun 2008-2009. Ketika krisis datang dan mengakibatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi, UMKM lagi-lagi menjadi juru selamat ekonomi Indonesia.</p>
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah juga berperan dalam memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, dan dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional. Berdasarkan data BPS (2003), populasi usaha kecil dan menengah (UKM) jumlahnya mencapai 42,5 juta unit atau 99,9 % dari keseluruhan pelaku bisnis di tanah air. UKM memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 99,6 persen. Sementara itu, kontribusi UKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 56,7 persen. Angka tersebut terus meningkat seiring dengan pertumbuhan UMKM dari tahun ke tahun.</p>
<p>Salah satunya seperti pemberdayaan UMKM yaitu diwujudkan dengan kehadiran Baitul Maal wa-Tamwil (BMT). BMT atau baitul maal wa tamwil merupakan padanan kata dari Balai Usaha Mandiri Terpadu. Baitul mall berfungsi menampung dan menyalurkan dana berupa zakat, infaq dan shadaqah (ZIS) dan mentasrufkan sesuai amanah. Sedangkan baitul tamwil adalah pengembangan usaha-usaha produktif investasi dalam meningkatkan kualitas kegiatan ekonomi pengusaha kecil serta mendorong kegiatan menabung dalam menunjang ekonomi. dalam suatu wilayah pada dasarnya merupakan jawaban atas belum “terjamah” dan terjangkaunya masyarakat lapis bawah (wong cilik atau masyarakat miskin) oleh berbagai lembaga keuangan perbankan. Keberadaan BMT merupakan tantangan tersendiri bagi umat Islam terutama bagi para pemimpin umat dan praktisi perbankan Islam, untuk mampu menunjukan kualitas dan profesionalisme BMT dalam memenuhi aspirasi dan tuntutan umat yang berhubungan dengan aktivitas perekonomian, sehingga keberhasilan BMT dalam merealisasikan tuntutan umat, pada gilirannya akan memposisikan BMT sebagai sebuah lembaga keuangan Islam yang capable dan credible.Untuk itu, upaya dan peran BMT dalam meningkatkan posisi ekonomi rakyat harus menunjukan performancenya dalam kapasitasnya sebagai sebuah lembaga keuangan yang memiliki kemampuan untuk berperan dan sebagai alternatif bagi masyarakat dalam kerjasama usaha dan bermitra bisnis.</p>
<p>Oleh karena itu BMT sebagai lembaga keuangan non bank yang beroperasi pada level paling bawah berperan aktif dan maksimal untuk ikut menggerakan dan memberdayakan ekonomi rakyat. Ada tiga peran yang dimainkan BMT dalam membantu memberdayakan ekonomi rakyat dan sosialisasi sistem syariah secara bersama yaitu;</p>
<p>1. Sektor finansial, yaitu dengan cara memberikan fasilitas pembiayaan kepada para pengusaha kecil dengan konsep syariah, serta mengaktifkan nasabah yang surplus dana untuk menabung.</p>
<p>2. Sektor riil, dengan pola binaan terhadap para pengusaha kecil manajemen, teknis pemasaran dan lainnya untuk meningkatkan profesionalisme dan produktivitas, sehingga para pelaku ekonomi tersebut mampu memberikan konstribusi laba yang proporsional untuk ukuran bisnis.</p>
<p>3. Sektor religious, dengan bentuk ajakan dan himbauan terhadap umat Islam untuk aktif membayar zakat dan mengamalkan infaq dan sadaqah, kemudian BMT menyalurkan ZIS pada yang berhak serta memberi fasilitas pembiayaan Qardul Hasan (pinjaman lunak tampa beban biaya).</p>
<p>Dengan demikian, Peran strategis yang ditunjukan BMT sebagai alternatif wadah simpan pinjam dan bermitra kerja, telah mampu menumbuhkan respon positif baik secara moril maupun material. Kepercayaan yang telah ada, dinyatakan dengan realitas dana yang telah dipercayakan BMT kepada para pengusaha kecil seperti UMKM untuk dikelola dalam rangka membantu dan meningkatkan produktivitas para usaha mikro tersebut. Berpijak dari berbagai peran dan keberhasilan BMT dalam pemberdayaan perekonomian umat bahwa secara ekonomi dan keuangan, BMT layak diperhitungkan dan signifikan dalam meningkatkan ekonomi rakyat. Alternatif (pilihan) menjadikan BMT sebagai sebuah lembaga keuangan terpercaya, dalam arus perekonomian modern, makin terbuka bagi umat Islam. (Reni Marlina)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/peran-bmt-dalam-pemberdayaan-umkm/">Peran BMT dalam Pemberdayaan UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UKM Belimbing: Saatnya Pelaku UKM Go Online!</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 May 2016 02:44:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[KTF]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[UKM Belimbing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5554</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dunia bisnis menjadi tanpa batasan, siapapun bisa&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/">UKM Belimbing: Saatnya Pelaku UKM Go Online!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_5199.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5555" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_5199.jpg" alt="IMG_5199" width="600" height="400" /></a></p>
<p>DEPOK &#8211; Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dunia bisnis menjadi tanpa batasan, siapapun bisa membeli dan menjual produk dari dan negara negara manapun di wilayah ASEAN. Sudah saatnya pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Depok memasarkan lewat cara online sehingga produknya semakin mudah dijangkau, tak sebatas lokal tapi juga diharapkan bisa mendunia.</p>
<p>Demikian ditegaskan Harijanto, pendiri Kampung Teknologi Foundation (KTF) kepada depokpos, Rabu (4/5). Ditegaskan salah satu program utama KTF adalah pelatihan-pelatihan dengan sasaran pelaku UKM di Kota Depok khususnya, dari situlah kemudian lahir komunitas UKM Belimbing yang berada dibawah naungan KTF ini.</p>
<p>“Kami mempunyai program kerja mengangkat UKM di Depok untuk go online. Mereka harus mempunyai target market global, berjualan tak hanya manual atau offline,” kata pria yang akrab disapa Adjie ini.</p>
<p>Adjie mengatakan, ide pertama kali memang awalnya dari program pelatihan untuk UKM yang diselenggarakan oleh KTF, dari situlah kemudian para peserta yang mengikuti pelattihan tersebut bergabung dan mendirikan wadah UKM Belimbing ini.</p>
<figure id="attachment_5556" aria-describedby="caption-attachment-5556" style="width: 533px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/13162201_1616016008718546_1607427774_n.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5556" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/13162201_1616016008718546_1607427774_n.jpg" alt="Suasana pelatihan di UKM Belimbing." width="533" height="400" /></a><figcaption id="caption-attachment-5556" class="wp-caption-text">Suasana pelatihan di UKM Belimbing.</figcaption></figure>
<p>Selanjutnya Adjie mendaftarkan UKM Belimbing ke program UKM Digital milik telkom dan lalu disetujui dengan KTF sebagai pusat pelatihan untuk angggota UKM Belimbing ini. Pelatihan yang dilakukan di KTF sendiri lebih menitik beratkan kepada digital marketing atau pemasaran secara online.</p>
<p>Diakuinya, beberapa pelaku UKM memang sudah sepuh dan biasanya tak mengerti teknologi digital bahkan ketika diundang melakukan pelatihan mereka menolak dengan alasan gaptek.</p>
<p>&#8220;Padahal walaupun kita<em> nggak</em> menuntut bisa, paling <em>nggak bussiness owner</em> itu tahu dasar-dasarnya, yang melakukan marketing online nanti bisa anak atau kerabatnya,&#8221; ujar Adjie.</p>
<p>Kendala lainnya adalah pada masalah waktu, dikatakan kebanyakan pelaku UKM sudah terkuras waktunya dibagian produksi sehingga sangat perlu penyesuaian waktu yang efisien untuk para pelaku UKM ini.</p>
<p>&#8220;Biasanya kita menyesuaikan waktunya, jika minggu ini ada yang tak bisa (hadir) diharapkan minggu berikutnya bisa,&#8221; tambahnya</p>
<p>Adjie menambahkan, untuk peserta pelatihan tak tertutup hanya untuk UKM Belimbing saja, namun juga untuk pelaku UKM dari kelompok komunitas lainnnya.</p>
<p>&#8220;Justru peserta training marketing online ini lebih banyak dari komunitas UKM lain, kita juga banyak menerima undangan dari luar Depok untuk mengisi pelatihan. Terakhir itu kemarin kita di undang Pemprov Banten,&#8221; pungkasnya. (san)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/">UKM Belimbing: Saatnya Pelaku UKM Go Online!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
