Tentang PBG Dan Stay Cross Global Prima National School, Wakil Ketua DPRD Medan H. Rajudin Sagala : Jika Benar, Itu Merugikan PAD Kota Medan

KabarToday l Medan – Seputar Pembangunan Penambahan Gedung Baru yang saat ini proses pengerjaannya sedang berlangsung dikerjakan oleh pihak Global Prima National School, berada di Gang Abadi Jalan Brigjend Katamso Link 1 Medan Maimun Kota Medan, mendapat kecamanan keras dari Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi PKS H Rajudin Sagala S.Pd.I kepada Wartawan, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (21/03/2024) mengatakan, jika benar adanya hal tersebut telah menrugikan PAD Kota Medan.

“Jika benar pernyataan dari salah seorang aparat lapangan Dinas Perkim Kota Medan adanya dugaan bangunan sekolah Global Prima Nasional School belum punya izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sementara Bangunan Tambahan Hedung Baru tersebut sedang proses pengerjaan di Jalan Brigjen Katamso LK 1 Medan Maimun, pihak Perkim & Satpol PP harus segera menertibkannya. Ini sudah merugikan PAD Kota Medan, yang seharusnya setiap bangunan yg akan di dirikan wajib punya PBG. Karena PBG tersebut sebagai salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sudah diatur oleh Perda Kota Medan”, ujarny.

Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi PKS dan dikenal sangat bersahabat dengan masyarakat ini, juga kembali mengatakan, jika ada pemilik bangunan yg tidak patuh maka Pemko Medan segara bertindak tegas untuk menertibkannya bahkan memproses sesuai dengan UU & peraturan yang berlaku.

“Jika ini dibiarkan bakal muncul bangunan baru yang akan berdiri tanpa PBG, jelas merugikan PAD Kota Medan. Oleh karenanya, Kita berharap untuk segera menindaknya dengan tegas”, pungkas H Rajudin Sagala yang terpilih kembali menjadi Wakil Rakyat periode 2024 – 2029.

Diberitakan sebelumnya, setelah melakukan croscek administrasi. pihak Perkim Kota Medan, memastikan, bahwa Pembangunan Penambahan Gedung Baru Global Prima National School sama sekali belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Kalau memang yang ini, sama sekali belum ada izinnya”, sebut aparat Lapangan Dinas Perkim Kota Medan sambil menunjukan area letak Penambahan Gedung Baru tersebut dilayar monitor yang ditampilkan oleh Google Map.

Namun pihaknya, belum bisa melakukan apa – apa, dikarenakan harus berkoordinasi dengan atasan.

Mengenai, Stay Cross yang dibangun oleh Global Prima National School membentang diatas Gang Abadi, pihaknya belum dapat memastikan apakah sudah mendapat izin. Namun, pihaknya menganjurkan kepada masyarakat agar membuat surat resmi terkait hal tersebut, untuk dapat ditindaklanjuti oleh Perkim Kota Medan.

Pantauan Wartawan dilokasi Pembangunan Gedung Baru tersebut, terlihat para pekerja bangunan sedang melakukan pekerjaan pembangunannya.

Ketika hal ini di konfirmasi ulang kepada pihak Global Prima National School, langkah Wartawan terhenti sampai di loket Satpam.

Wartawan Saat Hendak Melakukan Konfirmasi Ke Global Prima National School Terhenti Di Pos Satpam.

Disisi lain, Lurah Sei Mati Fatimah Gabena Harahap S.Sos didampingi Kepala Lingkungan 1 Dedi, saat dipertanyakan di Kantornya terkait hal ini, Senin (18/3/2024) lalu, merasa heran dan geleng – geleng kepala, mengetahui hal tersebut.

Fatimah mengatakan, pihaknya hanya mengetahui permasalahan tembok yang dibangun menutup akses hilir mudik masyarakat di Gang Abadi telah dibongkar, setelah beritanya viral kemana – mana.

Sehingga, fungsi Gang Abadi telah kembali seperti sedia kala, sebagai akses jalan keluar masuk bagi masyarakat yang berada di belakang Global Prima National School.

Terkait pembangunan Gedung Sekolah baru, Fatimah mengatakan, pihaknya hanya mengetahui, bahwa pihak Global Prima National School ada datang membawa tanda tangan persetujuan warga setempat terkait pembangunan Gedung Baru dimaksud, untuk diketahui Pemerintah Kelurahan Sei Mati.

Namun, pihaknya merasa heran jika ternyata pembangunan gedung baru tersebut sudah dilaksanakan. Dan terkait apakah sudah ada izin PBG nya, Fatimah tidak mengetahuinya.

“Saya tidak persis tau apakah mereka sudah memiliki PBG untuk pembangunannya. Tapi permasalahan tembok yang menghalangi akses jalan di Gang Abadi, sudah kita bongkar, sehingga Gang Abadi kembali bisa digunakan masyarakat sekitar sebagai akses keluar masuk”, sebut Fatimah.

Terkait Material Bangunan yang diletakan di badan jalan Gang Abadi, seketika pihaknya langsung memerintahkan Aparat Trantib untuk melakukan pengecekan kelapangan.

Sementara itu, tentang Stay Cross yang dibangun oleh pihak Global Prima National School, Fatimah juga tidak mengetahui hal tersebut mendapat izin dari siapa, karena saat dirinya menjabat sebagai Lurah Sei Mati, Stay Cross dimaksud sudah dibangun.

Namun walaupun demikian, secara resmi pihaknya akan segera menyurati Pihak Global Prima National School, untuk menegur dan mempertanyakan keluhan masyarakat, karena keberadaan material Bangunan yang diletakkan memakan badan jalan Gang Abadi dan Stay Cross yang sudah dibangun.

“Kita akan segera menyurati Pihak Sekolah terkait keluhan masyarakat tersebut”, cetus Fatimah. (Okta)

Pos terkait