TOKOH KAMI BERKUMPUL, “OKE GANTI BARU”

Jakarta, Kabartoday – Sekelumit pusi dibacakan saat orasi kebangsaan oleh Gatot Nurmantyo. Bumi Nusantara surga indah dikatulistiwa. Sumber daya alamnya melimpah ruah. Demi masa depan bangsa dan negara kita. Mari bersama maju bersatu. Tak ada kata menyerah

Orasi Kebangsaan Gatot Nurmantyo dan para tokoh-tokoh pembaharu, berlangsung di Al Jazeerah Function Hall, Rabu (21/6/2023). Tampak hadir sebagai pembicara Ketua komite KAMI Adie Massardi, Prof. Antony Budiawan, Prof. Nurhayati Assegaf, DR. Ubaedillah Badrun, DR. Ichsanudin Noorsy, Prof. Dr. Chusnul Mariyah.

Bacaan Lainnya

Dalam orasinya Gatot Nurmantyo berkisah mengenai perjuangan dari pahlawan-pahlawan perang kemerdekaan yang berjuang agar bangsa ini mendapatkan kemerdekaannnya, “seandainya dahulu tidak ada rakyat yang berjiwa pejuang dalam perjuangan, apakah negara ini ada? Berkat kegigihan para pejuanglah maka negara ini berdaulat.” ujarnya Gatot.

Menyinggung keberadaan dan eksistensi TNI sebagai garda terdepan pengawal dari rakyat dan demokrasi serta kedaulatan negara. Beliau amat menyayangkan keberadaan saat ini, sangat berbeda jauh dengan keberadaan TNI saat dahulu. Sangat dieluk-elukan keberadaannya bahkan sangat dipandang, namun saat ini terasa didiskreditkan, dimarginalkan, dalam kehidupan bermasyarakat. TNI yang seharusnya manunggal bersama rakyat terasa lumpuh, padahal sejatinya TNI harus tetap eksist menghalau segala bentuk kedzaliman siapapun pelakunya.

Gatot berharap kemanunggalan TNI dan rakyat terbangun kembali. Yang benar-benar solid seperti gula dengan manisnya karena hal ini serta merta dapat membangun kemanunggalan rakyat dan TNI. Hingga visi misi untuk meluruskan dan membangun prinsip-prinsip dasar demokrasi dapat terlaksana.

Ditengah orasi banyak sekali teriakan- teriakan dari peserta menunggu komando dari Gatot Nurmantyo. Seakan mempertegas keseluruhan orasinya, Gatot Nurmantyo membacakan puisi sebagai ekspresi atas kecintaannya terhadap bangsa dan negara Indonesia. (Atma)

Pos terkait