Waspadai Bahaya Kesehatan dari Asap Pengelasan!

DEPOKPOS – Pada zaman industrialisasi modern ini, tingginya kebutuhan pasar mengakibatkan lahirnya berbagai jenis pekerjaan yang dapat digarap oleh manusia, salah satunya adalah pekerjaan pengelasan. Pengelasan merupakan kegiatan menyatukan material dengan meleburkan logam bersama dengan logam pengisi untuk membentuk sambungan yang kuat.

Dalam kegiatan pengelasan, kontak dengan api dan bahan-bahan panas sering terjadi, termasuk produk sampingan dari pengelasan seperti asap. Reaksi pemanasan akibat pengelasan dapat menghasilkan asap yang mengandung zat-zat yang ada pada logam dan tentunya berbahaya jika memajan tukang las.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data dari Occupational Safety and Health Administration (OSHA), zat-zat yang terkandung dalam asap pengelasan meliputi gas karbon monoksida, karbon dioksida, helium, argon, mangan, nitrogen, arsenik, fluorida, dsb. Setiap gas tersebut tergolong berbahaya karena mampu menyebabkan berbagai macam penyakit. Diantaranya sebagai berikut:

Iritasi

Pajanan asap las pada tubuh dapat menimbulkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Selain itu, kontak dengan asap las dapat menyebabkan pusing dan rasa mual. Apabila gejala ini terjadi, maka segeralah cari udara segar dan pertolongan medis.

Inflamasi

Adanya nano partikel dan beberapa jenis makro partikel pada asap las dapat memicu inflamasi pada tubuh. Tingkat keparahan efek ini dapat berbeda-beda, tergantung sumber asal setiap partikel tersebut.

Asfiksia

Asfiksia merupakan kondisi medis dimana kadar oksigen yang ada dalam tubuh seseorang kurang dan tidak mampu memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh tubuh. Jika belum terpenuhi dalam jangka waktu tertentu dapat berakibat fatal. Karbon monoksida mampu bereaksi dengan hemoglobin pada darah sehingga mengurangi efektivitas darah dalam membawa oksigen. Sedangkan gas-gas seperti argon, helium dan nitrogen mampu mengurangi kandungan oksigen yang ada di udara.

Kerusakan sistem organ

Pajanan asap las pada tubuh berpotensi menimbulkan kerusakan pada sistem pernapasan, ginjal, pencernaan dan saraf. Gejala yang ditimbulkan dapat berupa maag hingga menyerupai penyakit Parkinson.

Gangguan pertumbuhan janin

Dampak ini terutama bisa dilihat pada kalangan wanita yang bekerja, terutama bagi yang hamil. Zat-zat yang biasa terkandung pada asap las, seperti kromium dan kadmium, memiliki efek signifikan yang berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

Kanker

Diketahui bahwa beberapa zat yang dihasilkan dari kegiatan pengelasan bersifat karsinogenik, alias dapat menyebabkan kanker. Jenis kanker yang muncul dapat bervariasi, umumnya tumbuh pada sistem pernapasan seperti laring dan paru-paru. Contoh zat karsinogen dari asap pengelasan adalah arsenik dan kromium (IV).

Demikian dampak kesehatan yang ditimbulkan dari asap pada kegiatan pengelasan. Meningkatnya jumlah pekerja las terutama dari kalangan wanita menyebabkan tingginya risiko terkena bahaya kesehatan ini pula. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan serta pengendalian yang baik pada setiap kegiatan pengelasan, termasuk di industri manufaktur dan tempat kerja lainnya.

Shabira Salma Zain dan Firlando Anugerah Laude Ansyari

Pos terkait