Pihak Keluarga Menyanggah Rilis pemberitaan Humas Korp Brimob Polri: Patroli Gabungan Brimob Amankan 5 Pemuda di Jak-Tim,ini Fakta nya

Pihak Keluarga Menyanggah Rilis pemberitaan Humas Korp Brimob Polri: Patroli Gabungan Brimob Amankan 5 Pemuda di Jak-Tim,ini Fakta nya

KabarToday,Jakarta | Terkait pemberitaan yang di rilis Humas Korp Brimob Polri di muat media Online Jurnal Polisi.co.id berjudul “Patroli Gabungan Brimob Amankan 5 Pemuda Bawa Sajam di Jak-Tim” dan Media sosial milik Humas Korp Brimob Polri pada tanggal 17 Febuary 2026, orang tua dari pihak keluarga menyanggahnya dan tidak sesuai Fakta sebenar nya di lapangan.

Kronologi kejadian: pada hari senen tanggal 16 febuary 2026 sekira pukul 04.30 Wib FA & IQ dari rumah sehabis main game bermaksud membeli rokok di warung Madura yang lokasi tak jauh sekira 100 meter, bertemu R yang baru pulang bekerja lembur di bekasi di anter ojek online mampir untuk membeli rokok di susul BG dan RG yang mampir di lokasi yang sama.

Tak berselang 5 menit mereka mengobrol di lokasi datang Tim Gabungan Brimob dari TP3 Polres Jakarta Timur,mengepung dan mengintrogasi 5 pemuda tersebut sambil merebut HP ke 5 nya dan memeriksa lokasi kosong tidak ada barang bukti apa pun.

Tidak puas dengan tidak ada hasil oknum TP3 P mendapati Foto barang sajam di HP milik IQ dan menginteogasinya dengan kekerasan fisik memukul badan dan muka FA bertubi tubi supaya mengakuinya keberadaan barang tersebut.

Tidak hanya FA tindakan kekerasan Fisik tersebut di lakukan juga kepada IQ supaya mengakui keberadaan barang sajam yang ada di Foto sambil membawanya ke rumah Donny ketua RT 016/03 Kelurahan Kp Rambutan yang juga Kantor DPP Humas FWJ Indonesia yang kebetulan kamar kosong di jadikan gudang dan mengggeledahnya tanpa di ketahui pihak rumah dan mendapati 4 buah sajam jenis sorbek dan clurit.

Menurut keterangan ketua RT 16 Donny saat di konfirmasi awak media KabarToday (18/02/2026) barang sajam tersebut sitaan warga di bulan oktober 2025 dari pelaku tauran warga kp dukuh yang berhasil di amankan.

“Itu barang sitaan warga dari pelaku tauran warga kp dukuh yang berhasil kami tangkap berikut senjatanya dan saya taro gudang kosong”Kata Donny.

Dari rangkaian kejadian tersebut orang tua FA (16),Fery Faisal yang juga Kabid Humas DPP FWJ Indonesia sangat menyayangkan penangkapan yang di lakukan di luar SOP tersebut terkesan arogan dan ugal ugalan penanganannya demi konten dan ABS

Ia juga sangat menyayangkan kekerasan fisik terhadap anak nya FA (16) yang masih di bawah umur mendapat kekerasan fisik di lokasi dan di ruang Sabhara Polres Jakarta Timur dengan cara di pukuli dan di videokan oleh oknum TP3 agar mengakui barang tersebut miliknya yang sampai saat ini trauma.

“sangat menyayangkan kejadian ini apa lagi kekerasan fisik yang di alami anak saya yang masih di bawah umur dan masuk kehalaman rumah tanpa ijin dan mengacak acak isi rumah tanpa saksi keluarga” Ujar. Fery

Ia juga menambahkan TP3 Polres Jakarta Timur terlalu arogan untuk mencari kesalahan orang untuk bisa mendapatkan pasal kriminal.

Dalam peristiwa ini pihak keluarga merasa di rugikan dan meminta klarifikasi dariĺ pihak Tim Gabungan Brimob PMJ dan TP3 Polres Jakarta Timur yang saat itu bertugas untuk meminta maaf kepada pihak keluarga salah sasaran.

Pos terkait