Kabartoday, AMBON – Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Dadang Hartanto meminta agar Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease beserta jajarannya dapat melaksanakan operasi Lilin Salawaku 2025 dengan baik dan lancar.
Untuk memastikan kesiapan tersebut Irjen Dadang mengecek langsung dengan berkunjung ke Mapolresta Ambon Minggu (21/12/2025) siang.
Operasi Lilin Salawaku merupakan kemanusiaan yang bertujuan menjamin pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan khidmat, aman, tertib, dan nyaman bagi umat Kristiani di wilayah hukum Polda Maluku.
Dihadapan Kapolresta Ambon Komisaris Besar Polisi Yoga Putra Prima Setya dan seluruh jajaran, Kapolda Maluku meminta agar Polresta Ambon harus melaksanakan operasi Lilin Salawaku 2025 dengan baik.

“Saya berharap penuh agar Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah siap dalam melaksanakan operasi Lilin Salawaku 2025 ini dengan baik di wilayah hukumnya,” tukas Dadang.
Alumni Akademi Kepolisian tahun 1994 ini meminta agar seluruh personil Polresta Ambon terutama personil yang masuk dalam operasi lilin ini agar memperhatikan beberapa hal penting sehingga operasi kemanusiaan yang akan berlangsung selama 14 hari ini dapat berjalan dengan baik sesuai harapan.
Orang nomor satu di Polda Maluku ini beberkan sejumlah hal untuk jadi perhatian dalam operasi lilin tahun ini. Ia meminta agar meng-compulir rencana pengamanan dalam gelaran operasi Lilin.
“Perlu adanya data mengenai tingkat kerawanan, lokasi yang diperkirakan rawan, floting personil serta cara bertindak terhadap suatu kejadian,” jelas Kapolda penyandang gelar Guru Besar bidang ilmu Administrasi Publik.
Untuk memastikan kesiapan personil di lapangan, Irjen Dadang meminta Kapolresta Ambon agar selalu melaksanakan zoom secara rutin serta pengecekan personil di lapangan oleh Propam.
Mantan Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri ini juga meminta agar selalu membangun komunikasi dengan instansi terkait, terutama instansi yang terlibat dalam operasi Lilin.
Penempatan Pos Terpadu, Pos Pengamanan serta Pos Pelayanan juga harus dipertimbangkan dengan baik agar dapat melayani banyak orang yang membutuhkan.
“Karena sifat dari operasi Lilin adalah operasi kemanusiaan serta pelayanan,” tandas Perwira Tinggi Polri yang pernah menjabat Wakapolda Sumatera Utara.
Dadang yang kenyang pengalaman di bidang reserse ini tegaskan dalam pelaksanaan sebuah operasi pasti akan ada capaian target yang jadi tujuan.
‘Dalam operasi Lilin ini capaian target kita antara lain tidak boleh ada kejadian lalulintas yang menonjol. Bahkan bila perlu harus zero. Tidak boleh ada kecelakaan dalam bentuk apa pun,” pinta Dadang yang saat itu didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku.
Pria kelahiran tahun 1971 ini juga meminta perhatian agar keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas juga jadi perhatian. Tidak boleh ada kemacetan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Hal lain yang perlu diantisipasi yaitu potensi bencana alam seperti tanah longsor. Untuk itu ia meminta agar personil selalu siap langsung bertindak di lapangan serta kesiapan peralatan penunjang.
Irjen Dadang juga meminta agar jam operasional tempat hiburan malam (THM) harus sesuai ketentuan. Jangan ada THM yang beroperasi diluar ketentuan waktu yang telah ditetapkan.
Salah satu hal penting yang juga harus diantisipasi adalah aksi terorisme. Karena itu, ia meminta Polresta Ambon agar bekerja sama dengan perangkat RT maupun Kelurahan/Desa untuk mendata setiap warga baru yang datang atau mudik di wilayah masing-masing.
Selain Kapolresta Ambon, hadir dalam pengarahan ini antara lain Wakapolresta Ambon AKBP Nur Rahman, para PJU Polresta Ambon, para Kapolsek jajaran, Kepala Pos Pengamanan, Kepala Pos Pelayanan, Kepala Pos Terpadu serta Para Kepala Satuan Tugas (Satgas) dan Subsatgas beserta operator 110 Polresta dan Polda Maluku. (IMRAN)






