Wamena 20 Januari 2026
KABARTODAY,WAMENA | Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saat ini dalam keadaan aman dan terkendali pasca terjadinya keributan yang melibatkan oknum dari kelompok Yali dan Lani Jaya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., dalam wawancara pada sore hari ini. Bupati menjelaskan bahwa peristiwa yang sempat terjadi merupakan lanjutan dari proses penyelesaian masalah antara oknum dari kedua belah pihak yang sebelumnya belum sepenuhnya tuntas, sehingga memicu keributan kecil yang sempat beredar di media.
“Pada sore hari ini dapat kami sampaikan bahwa kondisi Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, aman terkendali. Pasca kejadian kemarin, memang ada sedikit keributan karena penyelesaian masalah sebelumnya belum tuntas,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah segera mengambil langkah cepat melalui proses mediasi dan dialog damai yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Mediasi tersebut difasilitasi langsung oleh Wakil Gubernur, Wakil Bupati Jayawijaya, Pemerintah Kabupaten Lani Jaya, Sekretaris Daerah Lani Jaya, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, serta Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dari Jayawijaya dan Lani Jaya.
Hasil dari mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama, di mana kelompok Lani yang berada di wilayah Sinakma Atas menyatakan secara tegas tidak akan melakukan perang atau aksi lanjutan, dan hal serupa juga disampaikan oleh kelompok Yali di wilayah Wouma Bawah. Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga perdamaian dan ketertiban di Kabupaten Jayawijaya.
Selain itu, pihak korban dari kelompok Yali juga menyampaikan penyesalan atas terganggunya aktivitas masyarakat Kabupaten Jayawijaya dalam dua hari terakhir, yang sempat menimbulkan rasa was-was di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya selaku kabupaten induk yang telah melahirkan tujuh kabupaten pemekaran, turut memberikan bantuan kemanusiaan berupa beras masing-masing 2 ton untuk kelompok Lani dan 2 ton untuk kelompok Yali, agar kedua kelompok dapat kembali ke rumah masing-masing dan menjalankan proses perdamaian secara baik.
“Bantuan ini kami berikan agar saudara-saudara kita bisa kembali ke rumah, melaksanakan perdamaian, dan tidak lagi berkumpul di jalan-jalan,” tambah Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, mengingat Wakil Gubernur telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyelesaian damai secara menyeluruh.
Mengakhiri keterangannya, Bupati Atenius Murip mengimbau seluruh masyarakat agar kembali menjalankan aktivitas secara normal.
“Mulai besok, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Perkantoran, sekolah, dan aktivitas perekonomian dapat berjalan seperti biasa,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, aparat keamanan, serta insan pers yang telah berperan menjaga situasi tetap kondusif.






