<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sumber daya manusia Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co.id/tag/sumber-daya-manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/sumber-daya-manusia/</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jul 2024 10:14:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co.id/site/wp-content/uploads/2026/05/cropped-kt-1-32x32.jpg</url>
	<title>sumber daya manusia Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co.id/tag/sumber-daya-manusia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apakah SDM di Indonesia Siap Menghadapi Masa Depan?</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/apakah-sdm-di-indonesia-siap-menghadapi-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 10:14:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SDM]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71726</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Dunia saat ini sedang mengalami perubahan yang sangat pesat akibat disrupsi teknologi. Perkembangan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/apakah-sdm-di-indonesia-siap-menghadapi-masa-depan/">Apakah SDM di Indonesia Siap Menghadapi Masa Depan?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dunia saat ini sedang mengalami perubahan yang sangat pesat akibat disrupsi teknologi. Perkembangan teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI), robotika, dan internet of things (IoT) telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Hal ini membawa banyak peluang baru, tetapi juga menghadirkan berbagai tantangan, terutama bagi bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).</p>
<p>Di era disrupsi ini, organisasi dihadapkan pada berbagai tantangan baru dalam mengelola SDM, seperti kebutuhan akan talenta baru, pentingnya upskilling dan reskilling, Meningkatnya persaingan untuk mendapatkan talenta, dan perubahan budaya kerja. Pertanyaannya, apakah organisasi dan SDM di Indonesia siap untuk menghadapi tantangan disrupsi ini?</p>
<p>Pada tahun 2019, McKinsey Global Institute melaporkan bahwa ada skitar 800 juta pekerjaan yang akan hilang akibat otomatisasi pada tahun 2030. Hal ini disebabkan oleh kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan, robotika, dan internet of things (IoT) yang mampu mengotomatisasi banyak tugas yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Dalam laporan yang sama, dikatakan bahwa meskipun banyak pekerjaan akan hilang, otomatisasi juga akan menciptakan 974 juta pekerjaan baru. Pekerjaan baru ini akan membutuhkan skillset yang berbeda dari pekerjaan tradisional. Dalam laporan lain, World Economic Forum mengatakan bahwa 10 skillset teratas yang dibutuhkan di masa depan termasuk kreativitas, berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi.</p>
<p>Deloitte melalui surveinya di tahun 2022 menunjukan bahwa 74% responden di Indonesia mengatakan bahwa mereka perlu meningkatkan skillset mereka untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang di Indonesia menyadari perlunya beradaptasi dengan skillset baru untuk menghadapi masa depan.</p>
<p>Disrupsi teknologi menuntut organisasi untuk memiliki talenta baru dengan skillset yang berbeda dari sebelumnya. Contohnya, organisasi membutuhkan talenta di bidang AI, robotika, dan data analytics. Karyawan juga perlu terus belajar dan mengembangkan skillset mereka agar dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan, workshop, dan program pengembangan lainnya. Organisasi harus bersaing dengan organisasi lain untuk mendapatkan talenta terbaik. Hal ini dapat dilakukan dengan menawarkan gaji dan benefit yang kompetitif, serta menciptakan budaya kerja yang positif dan menarik. Selain itu, Disrupsi teknologi juga membawa perubahan pada budaya kerja, seperti bekerja dari jarak jauh dan kolaborasi lintas tim. Organisasi perlu beradaptasi dengan perubahan ini dan membangun budaya kerja yang fleksibel dan kolaboratif.</p>
<p>Tentunya banyak strategi yang bisa dikembangkan untuk menghadapi berbagai tantangan atau disrupsi ini. Diantaranya seperti :</p>
<ul>
<li>Mengembangkan program upskilling dan reskilling: Program ini dapat membantu karyawan untuk mempelajari skillset baru yang dibutuhkan di era disrupsi.</li>
<li>Membangun budaya belajar: Organisasi perlu membangun budaya belajar yang mendorong karyawan untuk terus belajar dan mengembangkan diri.</li>
<li>Meningkatkan penggunaan teknologi: Teknologi dapat membantu organisasi untuk mengotomatisasi tugas-tugas manual dan meningkatkan efisiensi.</li>
<li>Membangun budaya kerja yang fleksibel: Budaya kerja yang fleksibel dapat membantu karyawan untuk menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional mereka.</li>
<li>Meningkatkan kolaborasi lintas tim: Kolaborasi lintas tim dapat membantu organisasi untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan yang lebih besar.</li>
</ul>
<p>Dunia saat ini memang penuh dengan perubahan dan disrupsi, terutama di bidang teknologi. Hal ini membawa banyak tantangan bagi organisasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam mengelola SDM.</p>
<p>Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat pula peluang baru yang dapat dimanfaatkan dengan strategi yang tepat. Otomatisasi memang akan menggantikan beberapa pekerjaan, namun di sisi lain, akan menciptakan pekerjaan baru dengan skillset yang berbeda. Masa depan memang penuh dengan ketidakpastian, namun dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, kita dapat yakin bahwa MSDM di Indonesia siap untuk menghadapi apa pun yang akan datang.</p>
<p>Disrupsi teknologi merupakan sebuah kenyataan yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, penting bagi organisasi dan SDM di Indonesia untuk proaktif dalam menghadapinya. Dengan strategi dan program yang tepat, MSDM dapat menjadi kunci untuk membawa organisasi dan SDM di Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh dengan peluang.</p>
<p>Hesti Yulianti</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/apakah-sdm-di-indonesia-siap-menghadapi-masa-depan/">Apakah SDM di Indonesia Siap Menghadapi Masa Depan?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://af.co.id/id/wp-content/uploads/2019/10/sdm.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mempersiapkan SDM Berkualitas untuk Indonesia Maju</title>
		<link>https://kabartoday.co.id/mempersiapkan-sdm-berkualitas-untuk-indonesia-maju/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2017 05:53:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[sdm berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=10068</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis: Reni Marlina Ada beberapa permasalahan yang terjadi di Negara kita sebagai bukti nyata mulai dari&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mempersiapkan-sdm-berkualitas-untuk-indonesia-maju/">Mempersiapkan SDM Berkualitas untuk Indonesia Maju</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_10069" aria-describedby="caption-attachment-10069" style="width: 620px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/hadapi-mea-pemerintah-diminta-siapkan-sdm-berkualitas-cus-jpg/"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-10069" src="http://www.depokpos.com/go/wp-content/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAVUxpWjZHYkFiclk.jpg" alt="" width="620" height="413" /></a><figcaption id="caption-attachment-10069" class="wp-caption-text">Ilustrasi.</figcaption></figure>
<p><em><strong>Penulis: Reni Marlina</strong></em></p>
<p>Ada beberapa permasalahan yang terjadi di Negara kita sebagai bukti nyata mulai dari kemiskinan Ada sekitar 30 juta rakyat Indonesia yang hidup sangat miskin. Korupsi, Korupsi sangat merugikan negara. Mereka adalah pencuri uang yang telah kita bayar ke negara melalui pajak. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, bisa jutaan hingga milyaran sekali korupsi.</p>
<p>Kurangnya efek jera menjadi penyebab utama korupsi ini. Negara lain sudah menerapkan hukuman berat bagi pelaku korupsi. Seperti di Arab Saudi yang dihukum potong tangan. Bahkan Tiongkok menerapkan hukuman mati. Penegakan Hukum yang Lemah, Kualitas Pendidikan yang Rendah Sistem pendidikan di Indonesia bisa dikatakan sangat buruk. Biaya sekolah yang semakin mahal tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan. Memang siswa selalu lulus dengan nilai sangat baik, tetapi angka tersebut hanya diatas kertas. Buktinya kualitas penduduk Indonesia masih sangat rendah dibandingkan di negara lain. Tak heran kita selalu mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri sementara kita selalu mengirim tenaga kerja ke luar negeri sebagai buruh atau pembantu.</p>
<p>Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Buruk. Kemudian Kasus SARA yang Merajalela. Indonesia adalah negara yang memiliki suku bangsa dan agama yang beragam. Di sekitar kita mungkin kehidupan antara umat beragaman sudah rukun. Tetapi di beberapa tempat masih saja ada kasus yang menyangkut SARA. Seperti pertikaian antar suku, dan saling ejek antar agama di dunia maya. Jika masalah ini dibiarkan terjadi, maka akan terjadi disintegrasi bangsa dan sangat berbahaya bagi kedaulatan bangsa. Sehingga permasalahan-permasalahan itu membuat dan pengaruh yang cukup besar untuk kemajuan Negara. Karena Sumber daya Manusia yang rusak akan berdampak yang secara makro terhadap peradaban Bangsa.</p>
<p>Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam pembangunan. Oleh karena itu dalam melaksanakan pembangunan suatu wilayah atau negara perlu diketahui keadaan sumber daya manusia yang ada di wilayah tersebut. Semakin lengkap dan tepat data mengenai sumber daya manusia yang tersedia, semakin mudah dan tepat pula perencanaan pembangunan yang di buat.</p>
<p>Kualitas sumber daya manusia merupakan merupakan komponen penting dalam setiap gerak pembangunan. Hanya dari sumber daya manusia yang berkualitas tinggilah yang dapat mempercepat pembangunan bangsa. Jumlah penduduk yang besar, apabila tidak diikuti dengan kualitas yang memadai, hanyalah akan menjadi beban pembangunan. Kualitas penduduk adalah keadaan penduduk baik secara perorangan maupun kelompok berdasarkan tingkat kemajuan yang telah dicapai.</p>
<p>Kualitas SDM bangsa Indonesia, dalam kategori rendah, dan rendahnya kualitas SDM disebabkan pula oleh rendahnya kualitas pendidikan. Sudah saatnya bangsa Indonesia khususnya Pemerintah untuk peduli meningkatkan kualitas pendidikan sebagai modal dasar semua komponen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Diakui banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya kualitas SDM. Pendidikan dan Kesehatan adalah faktor-faktor yang dominan.</p>
<p>Sumber daya manusia menjadi salah satu pilar dalam pembangunan negeri. Namun, Sumber Daya Manusia yang berkualitas yang mampu memumpuni dalam pembangunan negeri. Karakter manusia juga di pertimbangkan dalam pembangunan negeri berkelanjutan, karena moral manusia merupakan pondasi kehidupan. Pada realita yang ada sekarang, masih banyak generasi-generasi muda yang terbengkalai akan tugas nya sebagai generasi penerus peradaban bangsa. Banyak sekali kasus kasus anak muda yang berkenaan dengan moral seperti pergaulan bebas remaja, yang sudah merembab bukan hanya di kota namun sampai ke pelosok desa pun banyak sekali kasus-kasus anak remaja dalam pergaulan bebas.</p>
<p>Di Indonesia terjadi ketimpangan antara jumlah kesempatan kerja dan angkatan kerja dimana tentunya lapangan pekerjaan yang jauh lebih sedikit dibandingkan para pencari kerjanya. Selain itu kondisi ini juga diperparah dengan tingkat pendidikan angkatan kerja yang ada masih relative rendah dimana stuktur pendidikan angkatan kerja di Indonesia masih didominasi pendidikan dasar hampir lebih dari 50%. Lesunya dunia usaha akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan sampai saat ini mengakibatkan rendahnya kesempatan kerja terutama bagi lulusan perguruan tinggi hal inilah yang membuat angka pengangguran sarjana makin tinggi. Karena begitu banyaknya lulusan perguruan tinggi tiap tahunnya tidak diimbangi dengan lapangan kerja yang memadai.</p>
<p>Masalah SDM inilah yang menyebabkan proses pembangunan yang berjalan selama ini kurang didukung oleh produktivitas tenaga kerja yang memadai.</p>
<p>Keterpurukan ekonomi nasional yang berkepanjangan hingga kini merupakan bukti kegagalan pembangunan akibat dari rendahnya kualitas SDM.</p>
<p>Rendahnya SDM Indonesia diakibatkan kurangnya penguasaan IPTEK, karena sikap mental dan penguasaan IPTEK yang dapat menjadi subyek atau pelaku pembangunan yang handal. Dalam kerangka globalisasi, penyiapan pendidikan perlu juga disinergikan dengan tuntutan kompetisi. Oleh karena itu dimensi daya saing dalam SDM semakin menjadi faktor penting sehingga upaya memacu kualitas SDM melalui pendidikan merupakan tuntutan yang harus dikedepankan.</p>
<p>Salah satu problem struktural yang dihadapi dalam dunia pendidikan adalah bahwa pendidikan merupakan subordinasi dari pembangunan ekonomi. Pada era sebelum reformasi pembangunan dengan pendekatan fisik begitu dominan. Hal ini sejalan dengan kuatnya orientasi pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Sekarang kita sebagai generasi yang Allah beri kesempatan untuk terus belajar sampai jenjang sekarang menuntut ilmu yang berkah dalam pembangunan negeri. Setelah melihat kasus-kasus diatas mulai dari sumber daya manusia yang kurang berkualitas dalam segi penguasaan IPTEK segi aspek social dan ekonomi seperti pengangguran dan kemiskinan.</p>
<p>Untuk bisa meraih sukses, dituntut sekali SDM yang berkualitas. Tuhan menganugerahkan kita dengan akal dan pikiran tentunya ini harus kita pergunakan dengan sebaik-baiknya. Inilah yang membuat manusia jauh lebih mulia daripada makhluk lainnya yang diciptakan Tuhan. Dengan akal tersebut kita diharapkan memiliki ilmu yang berguna. Secara formal, ilmu-ilmu tersebut bisa kita peroleh melalui lembaga pendidikan seperti sekolah atau kursus, ilmu itulah yang disebut dengan hardskill yang berupa teori-teori pengetahuan. Sementara itu yang jauh lebih penting adalah softskill yaitu bagaimana seseorang bisa menjadi mandiri, penuh inisiatifn bekerja secara cermat, penuh tanggung jawab dan gigih. Inilah yang menjadi modal utama seseorang menjadi sumber daya yang unggul dengan menyeimbangkan antara softskill dan hardskill.</p>
<p>Seorang lulusan sekolah atau perguruan tinggi diharapkan bisa menjadi pribadi yang menciptakan lapangan pekerjaan. Inilah mengapa pentingnya ilmu tentang kewirausahaan diberikan sedini mungkin kepada para didikan agar pikiran untuk selalu menjadi seorang karyawan ketika hendak bekerja kelak bisa mulai bergeser menjadi pemikiran yang justru menempatkan diri mereka bukan sebagai bawahan yang bisa disuruh-suruh dengan jam kerja padat, tapi justru bisa menjadi atasan dengan jam kerja yang sesuai dengan yang diinginkan.</p>
<p>Dengan menjadi pengusaha tersebut seseorang bisa membantu pemerintah dalam mengatasi menjamurnya para penganggur. Kemudia pemerintah lebih memberikan perhatian lagi kepada masyarakat dalam segi pendidikan. Karena pendidikan merupakan pondasi penting dalam membangun kualitas SDM Indonesia untuk Indonesia lebih maju. Memberikan program-program yang berkenaan dengan pendidikan, agar memotivasi masyarakat untuk menyekolahkan anak nya. Sehingga berpendidikan yang tinggi dengan ilmu yang berkah akan menghaasilkan SDM yang berkualitas.</p>
<p>Oleh karena itu, pemerintah Indonesia diharapkan bisa menjadi fasilitator pertama dalam hal ini.</p>
<p>1. Pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan negeri dalam peningkatan pendidikan di Indonesia<br />
2. Pemerintah memberikan program-program yang memudahkan masyarakat dalam menimba ilmu<br />
3. Pemerintah memberikan kesempatan bagi pelajar-pelajar pintar untuk sekolah ke Luar Negeri dengan peningkatan Beasiswa Luar negeri lebih banyak<br />
4. Pemerintah menggencarkan kembali masyarakat untuk memiliki jiwa Entrepreneur<br />
5. Pemerintah memberikan pelatihan kerja bagi masyarakat masih minim dalam skill mereka.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co.id/mempersiapkan-sdm-berkualitas-untuk-indonesia-maju/">Mempersiapkan SDM Berkualitas untuk Indonesia Maju</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co.id">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
