Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Salurkan Bantuan UMKM Dan Ojek Dalam Program Jumat Bersih Indonesia Asri

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Salurkan Bantuan UMKM Dan Ojek Dalam Program Jumat Bersih Indonesia Asri

KABARTODAY,WAMENA | 1 Mei 2026 Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan Jumat Bersih Indonesia Asri yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), komunitas ojek, serta role model pemuda mandiri di Kota Wamena.

‎Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., dalam wawancaranya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Hari ini pemerintah menyerahkan langsung bantuan kepada teman-teman pelaku usaha. Untuk UMKM, khususnya penjual kopi, kami memberikan sarana prasarana seperti meja mini, kursi, alat pembuat dan pemanas, guna menunjang aktivitas usaha mereka agar lebih berkembang,” ujar Bupati.

‎Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian kepada para pengemudi ojek. Sebanyak 20 pangkalan ojek telah dibangun sebagai tempat berteduh dan pusat pelayanan. Para pengemudi juga menerima rompi dengan identitas pangkalan yang dibedakan berdasarkan warna di setiap lokasi.

“Ke depan, pemerintah juga akan menyiapkan helm seragam agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan tertata,” tambahnya.

‎Bupati menegaskan bahwa bantuan ini merupakan langkah awal untuk memacu semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan pelayanan, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayawijaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi pemerintah pusat, yang kemudian diimplementasikan secara rutin di daerah.

‎“Kegiatan Jumat Bersih Indonesia Asri ini kami laksanakan setiap minggu, khususnya hari Selasa dan Jumat. Hari ini kami juga melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas ojek, PKK, dan Dekranasda,” jelasnya.

‎Ia menambahkan bahwa para pengemudi ojek diharapkan tidak hanya menjalankan usaha, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

‎“Kami menitipkan kebersihan kota kepada pangkalan ojek. Harapannya, mereka juga dapat mensosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, bantuan juga diberikan kepada sekitar 10 role model pemuda, termasuk mahasiswa dan pelaku usaha kecil, berupa dukungan sarana usaha seperti meja kopi guna meningkatkan daya tarik usaha dan potensi wisata lokal.

‎Salah satu penerima bantuan, Ketua Pangkalan Ojek Gasper Lanny, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan.

‎“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membantu kami dengan rompi dan fasilitas lainnya. Kami berharap ke depan juga dapat diberikan kartu identitas dan tambahan perlengkapan seperti helm,” ungkapnya.

‎Hal senada disampaikan oleh Nahaman Elopere, seorang pedagang sayur keliling yang juga menerima bantuan.

‎“Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga ke depan pemerintah dapat membantu tambahan seperti kendaraan untuk menunjang usaha saya,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih baik.

Pos terkait