KABARTODAY,WAMENA | Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menghadiri Ibadah Pembukaan Konferensi ke-2 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah IV Papua Tahun 2026 yang berlangsung di Wamena. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan sambutan, membuka kegiatan secara simbolis dengan pemasangan noken (nemtek) kepada perwakilan peserta konferensi, serta menyerahkan bantuan dana sebesar Rp200 juta untuk mendukung pelaksanaan konferensi dan pelayanan gereja.
Konferensi yang mengusung tema “Bertumbuh Bersama” ini dihadiri oleh para pimpinan gereja, pendeta, serta delegasi dari berbagai kabupaten di Tanah Papua. Dalam sambutannya, Bupati Atenius Murip menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebagai tuan rumah, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Konferensi GKII Wilayah IV Papua. Pemerintah dan gereja adalah mitra yang Tuhan tempatkan untuk bersama-sama melayani masyarakat dan mempersiapkan generasi yang takut akan Tuhan,” ujar Bupati.
Sebelum menyampaikan arahannya, Bupati secara simbolis membuka Konferensi ke-2 GKII Wilayah IV Papua dengan memakaikan nemtek/noken adat Papua kepada perwakilan peserta. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan, persatuan, dan komitmen bersama dalam mendukung pelayanan gereja serta pembangunan masyarakat Papua.
Bupati menegaskan bahwa gereja memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat Papua. Menurutnya, sebelum pemerintah hadir di berbagai wilayah, gereja telah lebih dahulu melayani masyarakat melalui pemberitaan Injil, pendidikan, dan pembinaan iman.
“GKII telah hadir di Tanah Papua selama puluhan tahun dan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan masyarakat. Karena itu, pemerintah memberikan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan pelayanan gereja selama ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jemaat dan pimpinan gereja untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat pelayanan. Ia menekankan pentingnya membangun organisasi gereja yang kuat, bertanggung jawab, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Injil.
“Kita harus bertumbuh bersama, saling menguatkan, dan terus menjaga kesatuan dalam pelayanan. Besarkan organisasi, kenali lingkungan pelayanan, dan tetap berdiri teguh dalam iman tanpa terpengaruh oleh hal-hal yang dapat memecah persatuan,” pesannya.
Bupati Atenius Murip turut menyampaikan terima kasih kepada pengurus GKII Wilayah IV Papua periode sebelumnya atas pengabdian dan pelayanan yang telah diberikan. Ia berharap kepengurusan baru yang akan terpilih melalui konferensi ini dapat melanjutkan pelayanan dengan lebih baik serta membawa gereja semakin maju.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelayanan gereja, Bupati menyerahkan bantuan dana sebesar Rp200 juta yang disambut dengan penuh syukur oleh para peserta konferensi.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta konferensi untuk terus meningkatkan kualitas iman dan pelayanan demi kemuliaan Tuhan serta kesejahteraan masyarakat Papua.
“Selamat mengikuti Konferensi ke-2 GKII Wilayah IV Papua. Kiranya melalui konferensi ini, gereja semakin bertumbuh dalam iman, pelayanan, dan kesatuan. Tuhan memberkati kita semua,” tutup Bupati.
Konferensi GKII Wilayah IV Papua Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran gereja sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang beriman, harmonis, dan sejahtera, sekaligus melahirkan kepemimpinan gereja yang mampu menjawab tantangan pelayanan di masa mendatang.
(ISKHIA WAKERKWA)






