Kabartoday, AMBON – Hidup orang bersaudara di Kota Ambon terus dinyalakan keluarga besar Amboina Family di Kota Ambon. Amboina Family bergerak di bidang usaha restaurant dan diskotik.
Walaupun owner Amboina Family Albert Tanihaha yang kerap disapa Ko Yongki beragama Kristen, tetapi selalu hidup membaur bersama warga sekitar tempat usahanya di bilangan Ponegoro, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau.
Seperti yang dilakukannya di Bulan Suci Ramadhan ini. Ko Yongki menggelar acara buka puasa bersama dengan warga sekitar kawasan Ponegoro yang beragama muslim pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan buka puasa digelar di lantai 2 gedung Amboina Family, jalan Diponegoro, Kelurahan Ahusen Kota Ambon. Kegiatan buka bersama ini ini sebagai bentuk silaturahmi serta wujud toleransi hidup beragama.
Dalam acara buka puasa bersama ini juga, Ko Yongki bersama keluarga berbagi berkah Ramadhan. Sebanyak 40 paket sembako yang berisikan beras dan kebutuhan pokok lainnya dibagi ke para janda dan duda yang membutuhkan.

Acara buka puasa bersama ini berlangsung hikmat dalam suasana kekeluargaan. Beberapa waktu menanti saatnya berbuka, Ustad Amir Suailo membawakan tausiyah Ramadhan.
Dalam tausiyahnya, Ustad Amir mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi lebih dari itu menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, inti dari ibadah puasa adalah menjaga diri dari perbuatan dosa serta menghadirkan kesejukan dan kebaikan bagi sesama manusia.
“Ketika seseorang berpuasa dengan ikhlas karena Allah, maka yang mengetahui nilai ibadah tersebut hanya Allah SWT. Puasa mengajarkan kita untuk menghadirkan kebaikan kepada siapa pun, baik kepada orang tua, teman, maupun masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama yang digelar Amboina Family ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Ponegoro Ali Ohorella.

Ia menilai kegiatan bernuansa toleransi religi ini memiliki dampak sosial yang sangat positif dalam memperkuat hubungan antar umat beragama di Ambon.
“Saya sebagai pribadi dan mewakili warga di kawasan Ponegoro mengapresiasi dan merasa bangga kepada para inisiator kegiatan ini. Momentum Ramadhan mengajarkan kita untuk saling menghormati dan membangun toleransi. Hari ini kita melihat toleransi itu benar-benar terbangun,” ujarnya.
Ali yang saat ini menjabat Ketua Percasi Kota Ambon ungkapkan, kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara masyarakat Muslim dan Kristen, tetapi juga membangun komunikasi yang lebih intens dalam menjaga situasi keamanan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
“Kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti sampai di sini. Nilai-nilai kebersamaan dan pesan moral yang muncul harus terus dijaga, terutama untuk memberikan contoh kepada generasi muda,” tandasnya.
Terhadap sosok Ko Yongki pemilik Amboina Family, Ali menilai telah menyatu dengan warga sekitar tanpa melihat ada perbedaan.
“Pak Yongki dengan warga sekitar itu ibarat kuku dengan daging. Cubit di kuku rasa di daging. Kehidupan beliau sudah menyatu dengan kita warga sekitar,” tukasnya.
Sementara itu, owner Amboina Family Ko Yongki katakan tidak punya maksud tertentu dengan menggelar kegiatan buka bersama ini. Ia merasa sebagai warga Kota Ambon maka punya kewajiban untuk membangun daerah ini termasuk dari sisi membangun silaturahmi dan toleransi antar umat beragama di Kota Ambon Manise.

“Ini karena saya merasa sebagai warga Kota Ambon, sehingga saya turut serta bersama dalam kegiatan ibadah puasa bersama. Ini menjadi wujud kepedulian beragama kita semua sebagai warga Kota Ambon,” ujarnya.
Ia katakan kegiatan seperti ini bukan baru sekarang dilakukannya bersama keluarga. Kegiatan berbagi seperti ini sudah sering dilakukan.
Setiap tahun, terutama pada momen Ramadhan, Amboina Family rutin menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Sudah sering saya lakukan setiap tahun. Kami saling berbagi rezeki dan berkat kepada sesama. Biasanya kami berbagi kepada para janda, duda, dan orang-orang yang kurang mampu,” jelasnya.
Usai berbuka puasa, dilanjutkan dengan pembagian sembako oleh Ko Yongki didampingi jantung hatinya. Satu persatu para janda dan duda diberi bingkisan sembako. Terlihat betapa senangnya para penerima sembako. Mereka bersyukur karena mendapat lagi nikmat Allah di bulan Ramadhan.
Dalam acara bukber ini, turut hadir Ketua RT 002/05 Kelurahan Ahusen Kecamatan Sirimau ibu Sayuri Aipassa/L serta Ketua RT 001/01 Kelurahan Urimessing, Kecamatan Nusaniwe Muhammad Tuasikal. (IMRAN).


