DEPOKPOS – Gaji yang tidak besar alias pas-pasan membuat beberapa orang kesulitan dalam mengelola keuangan. Padahal jika ditelusuri lebih dalam, kegagalan mengatur keuangan tidak semata-mata sebab kecilnya gaji yang diterima. Lantas, bagaimana strategi dalam mengelola pendapatan yang kecil alias pas-pasan?
Membayar hutang dengan bunga tinggi
Anda harus pandai mengelola gaji yang pas-pasan, salah satunya dengan menentukan prioritas. Hutang dengan bunga tinggi harus segera dilunasi untuk mencegah kesulitan ekonomi di kemudian hari. Setelah itu, anda dapat lebih bijak menentukan lembaga pinjaman dengan bunga yang sesuai.
Mengontrol pengeluaran
Anda dapat membeli barang-barang sesuai kebutuhan dan menyisihkan sisa anggaran yang tersedia. Anda dapat melakukan evaluasi terhadap pengeluaran di bulan lalu, agar lebih mengontrol diri pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga selanjutnya. Beberapa pengeluaran sekunder dan tersier seperti pakaian, aksesoris hits, langganan platform streaming dan masih banyak lainnya dapat ditunda terlebih dahulu.
Menabung di awal menerima pendapatan
Kegagalan dalam mengelola keuangan bermuara dari kesulitan mendisiplinkan diri. Oleh karena itu, anda dapat menabung di awal menerima pendapatan. Anda dapat menggunakan fitur autodebet di rekening bank sehingga membantu untuk menabung secara rutin. Dengan demikian, bank langsung menarik dana ke rekening sesuai nomimal yang anda inginkan ketika pendapatan masuk. Setelah itu, anda dapat mengalokasikan dana sesuai kebutuhan.
Memulai usaha sampingan
Waktu luang harus dimanfaatkan sebagai penghasilan tambahan. Terdapat banyak pekerjaan sampingan yang dapat dilakukan di sela-sela waktu luang anda. Anda dapat melakukan pekerjaan sesuai hobi anda, seperti menulis, design grafis atau membuka rumah makan. Pekerjaan tersebut dapat dilakukan dari rumah tanpa mengganggu pekerjaan prioritas lainnya.
Menerapkan efisiensi dan penghematan
Berhemat tak semudah membalikan telapak tangan. Anda harus mampu membedakan ‘keinginan’ dengan ‘kebutuhan’. Anda juga dapat melakukan survey ketika hendak berbelanja kebutuhan yang memerlukan biaya besar. Hal ini dilakukan agar pengeluaran dapat ditekan semaksimal mungkin. Anda juga memanfaatkan beberapa promo atau diskon setiap ingin berbelanja. [Nabila Qurrotul Aini, Universitas Pamulang]





