DEPOK POS – Budaya merupakan suatu gaya hidup yang berkembang dalam suatu kelompok atau masyarakat, kemudian diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi berikutnya. Budaya menciptakan adat istiadat, kemudian diterapkan oleh masyarakat, dan dipatuhi meskipun tidak ada hukum yang tertulis mengenai penerapan kepercayaan.
“Menurut kami dengan adanya sebuah komunikasi antar budaya sebagai proses simbolik yang mencakup hubungan antar individu dari latar belakang budaya yang berbeda”. Ada pendapat atau gagasan bahwa bahasa mempengaruhi pemikiran dan perilaku dalam cara mereka memandang dan berpikir tentang dunia.
Bahasa juga dapat mencerminkan budaya, semakin besar perbedaan budaya semakin banyak perbedaan komunikasi baik dalam bahasa maupun dalam isyarat non verbal.
Adanya komunikasi antar budaya digunakan agar kita bisa menjalin interaksi dengan teman-teman, saudara yang memiliki perbedaan budaya dengan kita. Komunikasi antar budaya juga bagus dikembangkan pada saat zaman milenial seperi ini sehingga bisa menambah kemampuan antar budaya bangsa indonesia dan budaya internasional dimana banyak sekali perbedaan budaya yang terjadi pada saat ini berhubungan juga dengan efek dari globalisasi, pergaulan bebas, perkembangan teknologi komunikasi dan informsi, kerjasama dan kesepakatan ekonomi serta pertukaran tenaga kerja (ada beberapa negara di dunia yang memperbolehkan pertukaran tenaga kerja).
Kenapa komunikasi antar budaya itu penting ?
“Menurut kami dalam situasi masyarakat yang global dan multikultur, komunikasi antar budaya merupakan hal yang sering terjadi”. Hal ini terjadi ketika seseorang yang berasal dari suatu budaya, bahasa, ras atau kelompok sosial berinteraksi dengan orang dari kelompok yang berbeda.
Kata atau bahasa tubuh yang dikeluarkan oleh seseorang dengan satu tujuan diartikan dengan tanda yang berbeda dengan makna yang berbeda pula, dan komunikasi pun gagal terjadi karena tidak diketahui atau terpikirkan secara logis oleh kedua belah pihak. Oleh karena itu komunikasi antar budaya itu penting di zaman milenial seperti ini.
Inri Yanti Simamora, Irfani Choiriyah Sukriawan, Kevin Samuel Johannes Soplantila, Krisanti Widyastuti, Ladiefaresta Mawryfical Mahasiswa s1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang






