Pemerintah Kab Jayawijaya Resmi Luncurkan Sekolah Lansia GKI Betlehem

Pemerintah Kab Jayawijaya Resmi Luncurkan Sekolah Lansia GKI Betlehem

KABARTODAY,WAMENA |  Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) resmi meluncurkan program Sekolah Lansia GKI Betlehem, Kamis (23/04/2026).

‎Kegiatan ini mengusung tema “Lansia Bahagia, Keluarga Sejahtera, Daerah Maju” dan menjadi bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok usia lanjut.

Dalam wawancara, Kepala Perwakilan BKKBN, Sarles Brabar, SE., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Jemaat GKI Betlehem atas terselenggaranya program tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolah lansia merupakan program pendidikan nonformal yang bertujuan menghimpun para lansia dalam satu wadah pembelajaran dan penguatan kapasitas.

‎“Sekolah lansia ini bukan pendidikan formal, melainkan wadah bagi masyarakat usia 60 tahun ke atas untuk berkumpul, belajar, dan memperoleh penguatan dari berbagai sektor, seperti kesehatan, sosial, psikologi, serta dukungan dari gereja dan PKK. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap produktif dan mandiri,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini dilaksanakan dalam 12 kali pertemuan dengan kurikulum terstruktur dan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 4 hingga 6 bulan. Setelah menyelesaikan tahap pertama, peserta dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dalam bentuk penguatan lanjutan.

‎Selain program lansia, BKKBN juga memberikan edukasi kepada remaja terkait kesehatan reproduksi sebagai upaya perlindungan generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi dan pergaulan sosial saat ini.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program sekolah lansia tersebut. Ia menegaskan bahwa TP PKK siap berkolaborasi dalam keberlanjutan program ini.

‎“Kami dari TP PKK Kabupaten Jayawijaya sangat mendukung kegiatan ini. Melalui Pokja II yang fokus pada pendidikan dan Pokja IV di bidang kesehatan, kami akan mengambil bagian dalam mendukung pelaksanaan serta pengembangan sekolah lansia sesuai dengan kurikulum yang telah disusun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap program ini dapat menjadi langkah strategis dalam membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan harmonis, serta mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia tahun 2045.

‎Peluncuran Sekolah Lansia GKI Betlehem ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan program serupa di wilayah lain di Papua Pegunungan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Pos terkait