Umar Lessy Terpilih Pimpin Golkar Maluku, RBS : Keutuhan Partai Harga Mati

Dua calon ketua DPD Partai Golkar Maluku Rohalim Boy Sangadji (baju merah) dan Umar Ali Lessy (kuning) saling berjabat tangan di arena Musda XI Partai Golkar Maluku.

Kabartoday, AMBON – Umar Ali Lessy akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025-2030 pada Musda XI Partai Golkar Maluku, Sabtu (8/11/2025) di Swiss-belhotel, Ambon.

Seluruh peserta Musda secara bulat memilih Umar Lessy setelah calon ketua lainnya Rohalim Boy Sangadji (RBS) menyatakan mundur dari pencalonan.

Bacaan Lainnya

Umar Ali Lessy akhirnya ditetapkan sebagai Ketua terpilih pada agenda sidang ke 8 yang dipimpin Sekretaris Bidang Organisasi DPP Partai Golkar Derek Loupatty, Minggu (9/11/2025) dinihari di Banda Naira Ballroom, Swis-Belhotel Ambon.

RBS Mundur

RBS nyatakan mundur dari pencalonan saat Ketua Depidar XXIV SOKSI Maluku ini diminta untuk menyampaikan visi misi.

Setelah nyatakan mundur, dengan ikhlas hati RBS balik menyatakan komitmen politiknya memberi dukungan kepada seniornya Umar Lessy untuk jadi nakhoda Partai Golkar Maluku untuk lima tahun ke depan.

Dengan mundurnya Boy, forum Musda kemudian menetapkan Umar Ali Lessy sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Maluku melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Sebelumnya, dalam proses penjaringan bakal calon ketua oleh tim penjaringan, hanya dua kader Golkar yang mendaftar yaitu Rohalim Boy Sangadji  dan Umar Ali Lessy. Keduanya berhasil memenuhi semua persyaratan untuk ditetapkan sebagai calon.

RBS adalah Wakil Ketua Koordinator Bidang Fungsi Kebijakan Publik 1 (Ekonomi, Hukum dan HAM) dan juga menjabat Ketua Depidar SOKSI Maluku, salah satu organisasi sayap Partai Golkar.

Sedang Umar Lessy adalah Plt Ketua DPD Golkar Maluku dan Wasekjen Pemenangan Pemilu Partai Golkar Indonesia Timur.

SOLIDITAS HARGA MATI

Dalam forum Musda XI ini, l Boy Sangadji memberikan pembelajaran politik yang baik kepada para kader golkar terutama yang masih junior agar selalu menghargai para senior partai.

Tokoh pemuda Hatuhaha asal Pulau Haruku ini  menjelaskan keputusan mundur dari pencalonan harus diambilnya setelah mendengar berbagai masukan dari senior partai, keluarga, dan para pendukungnya.

Boy yang di acara Musda menggunakan baju merah warna kebesaran organisasi SOKSI menyampaikan, keputusan politiknya ini merupakan komitmen pribadi serta pendukungnya untuk menjaga soliditas serta keutuhan partai dan menghargai mekanisme partai.

“Kita ingin memberikan contoh bahwa inilah cara berdemokrasi yang baik. Semua diselesaikan di forum yang terhormat, bukan di luar mekanisme partai. Bagi saya dan para pendukung saya bahwa soliditas dan keutuhan partai Golkar merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar. Golkar harus kembali jaya di Maluku,” tegas Boy di hadapan seluruh peserta Musda.

RANGKUL KADER

Setelah menyatakan dukungan kepada Umar Lessy, Boy sempat menitipkan pesan kepada seniornya Umar Ali Lessy agar merangkul seluruh kader, termasuk para pendukungnya.

“Saya titip teman-teman yang mendukung saya agar dijaga dan dirangkul. Jangan sampai ada yang disisihkan. Kita semua keluarga besar Golkar,” tandasnya.

KEMBALIKAN KEJAYAAN

Umar Ali Lessy sendiri setelah dinyatakan sebagai ketua terpilih meminta semua keluarga besar Partai Golkar untuk bersama-sama membangun kejayaan partai di Maluku.

“Mari kita bahu membahu, baku kele bergandengan tangan demi kejayaan Partai Golkar Maluku,” pintanya.

RBS Kader Progresif

Terhadap langkah juniornya RBS yang legowo nyatakan mundur dari pencalonan dan berbalik mendukung dirinya, Umar Lessy mengaku respek dan memberikan apresiasi yang luar biasa.

“Saya bangga dan respek atas keputusan politik adik Boy yang dengan ikhlas nyatakan mundur. Penilaian saya, Boy adalah salah satu tokoh muda partai yang sangat progresif dalam membangun organisasi,” ujar Lessy.

Menurutnya, Boy sudah tunjukkan loyalitas dan dedikasi yang tinggi di Partai Golkar sebagai bentuk komitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama.

“Partai Golkar merupakan partai yang mengutamakan musyawarah sebelum mufakat. Bila kita tidak mampu mengelola dinamika organisasi dengan baik, maka akan tercerai berai, dan partai akan terpuruk,” tukasnya.

PESAN BAHLIL

Sebagai nakhoda Partai Golkar yang baru, Umar Lessy mengaku akan selalu mengingat pesan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan sambutan pada pembukaan Musda, Sabtu (8/11/2025) di Baileo Oikumene Ambon untuk kembalikan kejayaan Partai Golkar di Maluku.

“Ada pesan bapak Ketua Umum Partai Golkar saat pembukaan Musda agar kita kembalikan kejayaan Partai Golkar di Maluku. Beliau katakan ada daerah yang mampu pertahankan dominasi kursi di Parlemen, namun ada juga tidak berhasil. Dan ini pekerjaan rumah bersama bagi seluruh keluarga Partai Golkar Maluku,” tegasnya.

Pantauan media ini, sejak pembukaan Musda hingga penutupan, berlangsung dengan aman dalam suasana kekeluargaan. (IMRAN)

Pos terkait