Berdamai Dengan Diri Sendiri

DEPOK POS – Setiap orang sepertinya ingin sekali hidup dengan tenang, tetapi terkadang menerima suatu keadaan serta semua kondisi terhadap segala sesuatu hal itu tentu tidaklah mudah untuk dilewati. Sering kali kita berharap atau berekspektasi terlalu tinggi terhadap diri sendiri. Memberikan ekspektasi dan target yang terlalu berat untuk diri sendiri justru menambah beban, apalagi ketika ekspektasi dan target kita tidak sesuai dengan kemampuan diri sendiri untuk meraihnya. Membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain juga bisa menjadi pemicu susahnya berdamai dengan diri sendiri.

Dr. Jiemi Ardian Sp. KJ, psikiater di RS Siloam Bogor, menyimpulkan bahwa berdamai dengan diri sendiri bisa dipahami sebagai penerimaan akan kondisi saat ini. Berdamai dengan diri sendiri adalah sebuah proses dalam kehidupan. kita harus menerima kenyataan, kelemahan, dan kelebihan diri sendiri untuk membantu berproses berdamai dengan diri sendiri.

Berdamai dengan diri sendiri tentu bukanlah hal yang sangat mudah untuk dilakukan, jika kita tidak meyakinkan diri untuk siap melakukannya. Oleh karena itu, kita dapat atasi terlebih dahulu terkait kejadian atau peristiwa yang kita alami. Apabila kita mengabaikannya, maka kita akan selalu merasa kesulitan untuk melangkah maju ke depan dan berdamai dengan diri sendiri.

Ada 5 tips yang wajib kamu ketahui dan di coba untuk melatih bagaimana cara agar berdamai dengan diri sendiri, apa saja tips nya, simak penjelasan di bawah ini;

Menerima Diri Sendiri
Ambisi untuk maju dan berkembang bisa menjadi motivasi yang baik untuk diri sendiri, namun jika terlalu menginginkan banyak hal dapat menyakiti diri sendiri , apalagi jika kita tidak dapat meraihnya.
Kenali kapasitas dan kemampuan diri kita, dan sesuaikan keinginan kita terhadap kedua hal tersebut. Kita boleh saja menginginkan sesuatu, namun kita harus pastikan kita mampu meraihnya atau tidak menyakiti diri kita sendiri dalam prosesnya. Walaupun bukan perkara mudah, tapi ini adalah point penting agar kita bisa berdamai dengan diri sendiri.

Menghargai dan Mencintai Diri Sendiri
Ini adalah hal yang terdengar sangat mudah, tetapi tidak semua orang dapat melakukannya. Kebanyakan orang justru memilih untuk tidak memikirkan diri sendiri dan selalu mendahulukan orang lain seolah-olah kebutuhan dan kepentingan diri nya tidak lebih penting dibandingkan orang lain. Sebenarnya, pikiran seperti ini justru akan membuat kita mengecilkan diri sendiri. Cobalah untuk mencintai diri kita dengan menyeimbangkan perasaan kita dengan perasaan orang lain, yang artinya perasaan kita sama pentingnya dengan milik orang lain.
Perlakukan diri kita sama halnya dengan memperlakukan orang yang kita sayangi, mencintai diri sendiri akan membuat kita dapat memaafkan segala kesalahan yang telah kita lakukan sehingga akhirnya dapat berdamai dengan diri sendiri. Ini bisa juga dilakukan dengan tidak membanding-bandingkan diri sendiri, menerima segala kekurangan dan kelebihan yang kita miliki, melakukan me time, makan makanan sehat, dan mengapresiasi diri.

Memaafkan Diri Sendiri
Setiap orang pernah melakukan kesalahan, merasa terluka atau bahkan merasa marah yang disebabkan ketika seseorang berbuat salah kepada kita atau memperlakukan kita secara tidak adil adalah respons yang wajar. Ini bukan berarti kita bisa menyalahkan diri kita sendiri. Namun, menyimpan dendam dan hinaan secara berlebihan bisa menghalangi kita menemukan kedamaian batin. Belajarlah dari kesalahan tersebut, jadilah pemaaf, memaafkan tidak hanya menguntungkan orang lain, tetapi menguntungkan diri kita sendiri juga.
Menurut penelitian, jurnal U.S National Library of Medicine, mengemukakan bahwa orang dewasa dari berbagai usia yang merasa lebih pemaaf selama kurang lebih 5 minggu akan mengalami lebih sedikit stres dan lebih sedikit gejala kesehatan mental.

Hindari Untuk Bersikap Terlalu Perfeksionis
Melakukan kesalahan adalah hal yang sangat wajar dan sudah pasti semua orang pasti pernah melakukannya. Terlalu berlarut dalam penyesalan yang telah kita lakukan hanya akan membuat kita tidak merasakan kebahagiaan. Cobalah untuk menerima segala kesalahan yang kita telah lakukan, sebagai bagian dari proses belajar. Jangan menghukum diri sendiri terlalu keras atas kesalahan-kesalahan yang telah terjadi.
Berdamai dengan diri sendiri yang artinya menerima diri kita sepenuhnya termasuk kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan, khususnya terhadap diri kita sendiri. Sesuaikan ambisi dengan kemampuan, jangan menuntut untuk selalu perfeksionis karena ini malah akan memicu kecemasan dan ketakutan, bahkan jadi kecewa apabila tidak mendapatkan yang diinginkan.

Berada di Sekitar orang yang Berpikiran Positif
Melakukan kegiatan-kegiatan yang positif tentunya dapat membantu kamu merasa rileks dan nyaman. Dan dengan cara ini kita juga bisa tertular pikiran dan poitif orang sekitar.

Nafis Fauzan Elhafiz
STEI SEBI

Pos terkait