DEPOK POS – Ada kalanya menyenangkan hati orang lain membuat kita bisa bahagia melakukan hal itu, tetapi terkadang pula ketika menyenangkan hati orang lain itu membuat kita merasa tidak nyaman. Karena pada dasarnya kita terlalu enggan untuk berkata “tidak”, padahal hal tersebut bisa membuat kita menyiksa diri sendiri untuk melihat orang lain senang tanpa berfikir untuk kesenangan diri kita juga. Sampai kita bisa mengenali diri orang lain di bandingkan diri kita sendiri.
Biasanya karena kita menjunjung norma kesopanan, kita tidak enakan untuk menolak permintaan baik itu soal kerjaan dan lain sebagainya. Apalagi kalau sudah berkaitan dengan orang yang dekat dan berada di sekeliling kita seperti teman, saudara, rekan kerja. Contohnya kita memiliki banyak pekerjaan yang menumpuk dan sudah mendekati deadline pengumpulan dan tiba tiba teman meminta tolong untuk membantunya soal kerjaannya juga. Karena kita tidak enakan untuk menolak, maka dengan enteng kita mengiyakan kerjaan dari teman tadi, dengan resiko pekerjaan kita makin menumpuk dan tidak tepat waktu untuk menyelesaikan semuanya.
Lalu kira-kira bagaimana caranya kita menyikapi hal ini?, apakah kita harus terus terusan menyakiti dan membebani diri kita sendiri?, Jawaban yang tepat adalah tentu saja tidak. Karena menyenangkan orang lain adalah memang hal yang baik, tetapi kita juga harus memilah untuk berkata “iya” atau “tidak” untuk beberapa situasi.
Mungkin berat bagi kita untuk berkata “tidak”. Tetapi dengan sikap itu juga kita bisa menjadi orang yang lebih kuat dan sayang pada diri sendiri. Karena mengambil sikap tegas untuk diri sendiri itu adalah suatu pertanda bahwa kita menghargai diri kita sendiri dan membuat kita lebih bahagia.
Karena menolak hal yang kita tidak inginkan, akan mengurangi beban yang menghasilkan kebahagiaan kita terhempas. Coba kita bayangkan bila saja selama ini kita tidak mampu berkata tidak untuk segala hal. Contohnya tidak enak untuk menolak beberapa pekerjaan yang dikasi walaupun sebenarnya itu sangat berat bagi kita dan alhasil kita menerima semua pekerjaan itu. Padahal kita mengetahui sendiri untuk mengerjakan pekerjaan yang banyak dan berat bagi kita itu akan berakibat fatal untuk kita juga, seperti kita tidak bisa mengatur waktu untuk mengerjakan semua pekerjaan yang banyak, mengeluarkan banyak tenaga dan fikiran dan membuat kita capek sendiri. Dan alhasil kita sama saja mencari kesusahan sendiri. Sebenarnya jika kita boleh menolak salah satu pekerjaan mungkin kita bisa mengerjakan pekerjaan yang lain secara lebih maksimal. Dan akhirnya penyesalan pun menghampiri. Penyesalan yang dimana pelan pelan untuk mencuri kebahagian kita sendiri.
Selain itu ketika kita tidak mampu berkata “tidak” juga akan membuat kita menjadi sosok orang yang lemah, sehingga orang lain semena-mena atau senang untuk memanfaatkan kita sebagai orang yang lemah tadi. Bukankah hal ini adalah hal yang tidak baik untuk diri kita sendiri? Maka dari itu kita harus mampu untuk berkata tidak. Meskipun hal itu butuh waktu lama tapi tidak masalah, setidaknya itu akan membuat kita jauh lebih baik.
Ada beberapa cara untuk kita yang tidak enakan berkata “tidak” untuk menolak sesuatu yang tidak mampu kita jalani. Yang pertama yaitu buanglah jauh-jauh perasaan takut, jangan sampai perasaan takut itu mengalahkan diri kita sendiri. Contohnya takut dibenci orang, takut tidak mendapatkan untung, takut tidak memiliki teman dan lain sebagainya. Karena mengapa kita harus takut berkata tidak padahal itu adalah hak kita, kecuali hal tersebut adalah suatu kewajiban kita dan itu juga perlu adanya pertimbangan terlebih dahulu. Yang kedua yaitu mengenali alasan kita menolak, karena jika kita dapat kenal dengan alasan kita menolak itu akan menjadi bahan pertimbangan penting untuk mengambil suatu keputusan dengan bijak. Yang ketiga yaitu memberikan alasan dengan cara yang satun, menolah suatu hal tentunya membuat suatu pihak yang ditolak merasa kecewa. Maka dari itu kita harus menggunakan alasan yang santun contohnya diawali dengan ucapan maaf dan yang terpenting adalah kejujuran dari kita. Lalu berikan alasan yang tepat yang sekiranya akan diterimaoleh pihak yang tertolak. Dengan begitu pihak yanhg tertolak akan menerima dan sungkan untuk memaksa kita lagi. Yang keempat atau cara yang terakhir untuk berani berkata tidak yaitu dengan katakan tidak sejak awal, apabila ingin menolak tawaran seseorang, janganlah menggantungkan suatu harapan pada orang tersebut. Katakan tidak sejak awal supaya orang tersebut tidak menaruh harapan yang banyak ke kita.
Intinya begitu sekilas cara untuk berkata “tidak” dengan baik. Karena sebenarnya menolak tidak selalu buruk, karena selain membuat kita bahagia kita juga menjadi manusia yang tegas pada diri sendiri tanpa harus berpura-pura setuju untuk melakukan apa yang tidak diinginkan oleh kita. Berkata tidak juga adalah suatu bentuk usaha untuk menghentikan orang lain bergantung pada diri kita.
Penulis: Nursyakiah






