Kabartoday, AMBON – Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat Hetu Jazirah berkomitmen akan maksimal membantu Polda Maluku mengamankan gereja-gereja pada rangkaian ibadah perayaan Natal 25 Desember 2025.
Komitmen ini merupakan salah satu program jangka pendek ormas adat Hetu Jazirah yang ditetapkan pada musyawarah adat yang dilaksanakan pada Minggu, 23 November 2025.
“Komitmen Ormas Hetu Jazirah adalah akan membantu Polda Maluku dengan maksimal untuk mengamankan gereja pada saat rangkaian ibadah Natal 25 Desember 2025. Kami berkeinginan agar basudara kita yang Kristiani dapat menjalankan ibadah perayaan Natal dengan hikmat serta nyaman,” ungkap Komisaris Besar Polisi Hujra Soumena selaku Upu Pasalook (Upu pelindung) Hetu Jazirah kepada media ini, Selasa (25/11/2025) di Ambon.
Kombes Hujra yang saat ini menjabat Dirbinmas Polda Maluku jelaskan, pasca musyawarah adat Hetu Jazirah pada Minggu lalu, ormas adat masyarakat Jazirah ini langsung terjun melakukan konsolidasi untuk membantu menyelesaikan permasalahan internal Jazirah yaitu persoalan konflik antara warga Negeri Tial dan Negeri Tulehu.

Dalam kegiatan konsolidasi internal penyelesaian konflik Tial dan Tulehu ini, Kombes Pol Hujra selaku Upu Pasalook hadir bersama Ketua Latupati Jazirah serta Ketua Hetu Jazirah M. Jais Ely.
Selain penyelesaian masalah internal, salah satu program yang ditetapkan dalam musyawarah adat Hetu Jazirah adalah menggelar kegiatan pasar murah di seluruh negeri-negeri se-Jazirah.
Namun ormas adat Hetu Jaziran ini juga akan fokus pada dengan gelaran pasar murah yang akan. dilaksanakan pada hari Rabu 26 November 2025 di seluruh negeri yang mayoritas beragama kristen.
“Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk membantu basudara kristen yang akan melaksanakan rangkain kegiatan ibadah Natal agar tetap nyaman,”.tukas Hujra. (IMRAN)






