KABARTODAY,JAYAWIJAYA | Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, menghadiri kunjungan kerja di Distrik Bolakme, Kampung Lani Timur, dalam rangka mendorong pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Idawati Waromi Murip, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pariwisata, serta sejumlah OPD terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyerahkan bantuan berupa mesin pengupas kopi, mesin roasting, dan mesin espresso kepada kelompok tani. Bantuan diberikan untuk Distrik Bolakme sebanyak tiga unit dan Distrik Piramid dua unit.
Bupati menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari sektor kopi.
“Petani cukup fokus menanam dan merawat. Proses pengolahan sudah kita bantu, sehingga hasilnya bisa langsung diolah dan memiliki nilai tambah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan bibit lokal (koker) serta penanaman pohon pelindung guna menjaga kualitas produksi kopi di Jayawijaya.
Peran TP PKK dan OPD dalam Penguatan Program
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Idawati Waromi Murip, menyampaikan dukungan penuh terhadap program pengembangan kopi yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, TP PKK siap berperan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum ibu, agar terlibat dalam pengolahan dan pemanfaatan hasil kopi.
“Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga memberdayakan keluarga, khususnya perempuan, dalam pengolahan hasil kopi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan teknis kepada petani, mulai dari pembibitan hingga perawatan tanaman.
“Kami siap mendukung dari sisi teknis agar produksi kopi meningkat dan kualitasnya tetap terjaga,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata juga menambahkan bahwa pengembangan kopi memiliki potensi besar untuk dikaitkan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kopi Jayawijaya bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus produk unggulan daerah yang bernilai ekonomi tinggi,” ungkapnya.
Asosiasi Petani Kopi Dukung Penuh Program Pemerintah
Ketua sekaligus Pendiri Perkumpulan Petani dan Penggiat Kopi Papua Pegunungan, Kelyon Jikwa, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret pemerintah daerah.
“Kami mendukung 100 persen program ini. Ini langkah nyata membangkitkan ekonomi masyarakat melalui kopi,” tegasnya.
Ia berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, program ini dapat menghasilkan panen yang maksimal, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan para petani.
Kegiatan ini ditutup dengan penanaman kopi secara simbolis oleh Bupati bersama masyarakat sebagai wujud komitmen pengembangan kopi di Kabupaten Jayawijaya.
(Iskhia Wakerkwa)





