Bupati Jayawijaya Panen Ubi Jalar, Buka Lahan Baru dan Pantau Penanaman Padi di Musatfak

Bupati Jayawijaya Panen Ubi Jalar, Buka Lahan Baru dan Pantau Penanaman Padi di Musatfak

KabarToday,Jayawijaya, Papua Pegunungan | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, didampingi Ketua TP PKK, Kepala Dinas Pertanian, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melaksanakan panen raya ubi jalar (hipere), pembukaan lahan baru, serta pemantauan penanaman padi di Kampung Pumasili, Distrik Musatfak, Sabtu (20/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.

Dalam keterangannya, Bupati Atenius Murip menyampaikan bahwa wilayah lembah di Distrik Musatfak memiliki tanah yang sangat subur dan berpotensi besar untuk pengembangan berbagai komoditas pertanian, termasuk padi dan ubi jalar.

Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 95 hektare lahan persawahan yang telah dikelola oleh kelompok tani. Namun, proses penanaman padi masih menghadapi kendala pada sistem pengairan.

“Kami melihat ada hambatan pada intake air, sehingga kami sudah perintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk segera turun mengecek dan memastikan aliran air dapat kembali normal, agar penanaman padi di Kampung Pumasili, Elabukama, dan sekitarnya bisa berjalan optimal,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati bersama rombongan juga melakukan pemantauan langsung terhadap proses penanaman padi yang sedang berlangsung, guna memastikan kesiapan lahan, ketersediaan air, serta dukungan teknis bagi para petani.

Dalam kesempatan yang sama, rombongan melakukan panen ubi jalar di lahan seluas kurang lebih dua hektare, serta meninjau pembukaan lahan baru yang sedang dikerjakan masyarakat untuk pengembangan tanaman hipere.

Bupati mengapresiasi semangat masyarakat yang terus mengelola lahan pertanian di tengah kondisi alam yang masih asri di sekitar wilayah Kota Wamena.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan berupa 100 unit sekop serta bantuan beras bagi masyarakat guna menunjang aktivitas pertanian.

“Walaupun hari libur, kami tetap hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat, memantau penanaman padi, serta memberikan dukungan. Ini juga menjadi bagian dari kebersamaan kita dengan masyarakat di kampung,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, baik padi maupun ubi jalar, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Jayawijaya, khususnya di Distrik Musatfak.

(Iskhia Wakerkwa)

Pos terkait