DEPOK POS – Tidak dapat dipungkiri, kehidupan di dunia ini terus mengalami perubahan. Jika pola pikir kita tidak berkembang, hal itu akan membunuh diri kita sendiri, maksudnya adalah kita akan jalan di tempat dengan risiko kegagalan yang cukup besar dalam meraih kesejahteraan hidup.
Berhentilah menjadi konsumtif dan mulai berusaha menjadi pencipta karya. Lakukanlah apa yang kamu cintai dan cintai apa yang kamu lakukan. Tahap awalnya dengan memulai mencari tahu apa yang di sukai oleh diri. Agent of change itu berpikiran terbuka, bisa menerima kritik saran dari siapa saja, tidak memandang bagaimana baik atau tidak orang yang menyampaikan kritik saran, atau apakah yang menyampaikan saran junior, senior dll. Berusaha untuk menjadi orang yang memiliki growth mindset.
Apa yang di maksud growth mindset? Contoh mudahnya adalah ketika di hadapkan dengan masalah seseorang dengan growth minset akan mengatakan, “ini sulit tapi bisa saya lakukan” sedangkan seseorang yang tidak dengan growth mindset akan mengatakan, ini bisa saya lakukan tapi sulit” Membatasi diri untuk tidak berkembang adalah sifat yang bertolak belakang dengan growth mindset yang di sebut dengan fixed mindset.
Ada beberapa hal yang akan di bahas disini mengutip dari perkataan kak Dea Aulia, Suceed Business Entrepreneur Pakistan in LIFT, Charging into Careers in Tech with Indonesian Sillicon Valley GIPA, CEO Essay Competition International Symposium Pakistan. Yaitu :
Pursuit of Happiness
Menurut penelitian dan jurnal dari Harvard, mengenai tahapan manusia dalam berproses yaitu diantaranya ada cool, prestige, money, excellent, impact, dan truth.
Cool (menjadi atau terlihat keren)
Prestige (keunggulan karir; dokter, lawyer)
Excellent (jadi yang terbaik dari yang terbaik)
Impact (bisa memiliki tahapan-tahapan diatas)
Truth (tidak peduli apapun itu)
● What is Society 5.0?
– Era super smart society (society 5.0) yang mana dikenalkan oleh pemerintah Jepang untuk mengatasi disrupsi Revolusi Industri 4.0
– Untuk bergerak di dunia digital apalagi dalam hal membuat content seperti content creator alangkah baiknya untuk membuat content yang bermanfaat, karena media sosial itu merupakan sesuatu yang rentan jika salah dalam memanfaatkan bisa menjadi sesuatu yang negatif. Itulah kenapa perlu dipikirkan kalau ingin membuat content dan diupload pada media sosial pikirkanlah apa yang akan diberikan kepada viewer dan apa yang akan didapatkan viewer berkaitan dengan kebermanfaatannya.
Dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM.
Yang kita butuhkan
Perubahan
Paradigma pendidikan, peran sebagai learning material provider, pendidik menjadi penginspirasi bagi tumbuhnya kreativitas.
Adaptasi dan kompetensi
Mengetahui perkembangan generasi, bonus demografi dimana terjadi transformasi peradaban manusia. Jika kita tidak mengikuti perkembangan zaman kita akan ditinggalkan atau dilupakan pada zaman tersebut. Untuk itu penting untuk kita belajar dan selalu mengisi gelas kosong kita agar bisa beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman.
4C (Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration)
Diartikan juga sebagai sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Sekarang banyak konten membangun di media sosial, berhenti menjadi penikmat, jadilah pencipta. Kita harus tahu apa yang kita suka, lakukan apa yang kamu cintai dan cintai apa yang kamu lakukan.
Ada beberapa sifat yang harus dimiliki agent of change
Attitude Empathy, sangat penting sebagai basic character for agent of change
Memahami keterkaitan, membangun networking dan komunikasi yang baik
Keterbukaan, seorang agent of change harus mau menerima masukan dari siapapun. Agent of change pasti bisa membedakan mana masukan yang dapat diterapkan dan mana masukan yang harus dihindari.
Jiwa manajemen yang baik (waktu, keseharian, dan lainnya). Karena kita harus mengetahui skill yang akan dicari 5 tahun kedepan.
Skill yang dibutuhkan 5 tahun kedepan
– Communication skill
– Mampu mengikuti perkembangan teknologi
– Social media specialist
– Marketing
– Memahami desain
– Pemikiran yang luas dalam pemecahan masalah (solutor)
Kecerdasan buatan (artificial intelligence)
Mentransformasi jutaan data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan (the Internet of Things) menjadi hal baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan manusia membuka peluang-peluang bagi kemanusiaan.
Transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna, meningkatkan kualitas hidup dan dapat mewujudkan masyarakat yang dapat menikmati kehidupan sepenuhnya.
Bonus demografi sangat diincar oleh penguasa negara, jika kita tidak memanfaatkan dengan baik maka akan diambil alih.
Cara mengatasi masalah dari setiap generasi berbeda, karena perbedaan masalah dan proses yang dialami.
Pursuit of Cool
Kita mengejar strata pendidikan kuliah, yaitu berpenampilan baik, dengan rapi dan bersih. Seeking of popularization (mengejar pujian manusia)
Jika kita sudah merasa oke di depan manusia maka kita akan mencapai kebahagiaan. Tapi sejatinya kebahagian kekal yang tidak semu adalah ketika melakukan hal yang di puji oleh sang pencipta alam semesta.
Pursuit of Prestige
Kita mengejar status sosial, misal menjadi ‘seseorang’, seperti Dokter, Lawyer, prestasi selagi muda, kerjaan tetap dll.
Pursuit of Money
Memiliki desire/menginginkan untuk mencari uang, yaitu bekerja keras untuk uang dan bisnis. Tapi sejatinya harus di barengi dengan niat yang baik.
Pursuit of Excellent
Ketika semuanya sudah dapat, ada sebuah dorongan untuk menjadi terbaik dari yang terbaik. Dari banyaknya manusia yang seperti lautan tips untuk bisa di dengar, yaitu kita butuh dikenal untuk menjadi yang terbaik.
Jika kita sudah menyukai sesuatu, kita harus melakukan yang terbaik.
Pursuit of IMPACT
Ketika tahapan tadi bisa dilalui, kita bisa menjadi orang yang berpengaruh.
Pada tahapan ini, semakin sedikit orang yang membersamai kita. Jadi, orang-orang yang berpengaruh pasti dan sudah dipastikan mereka berkerja keras.
Jangan takut untuk berproses, dan jangan cepat puas.
Menjadi agent of change kita harus bertanggung jawab atas perubahan kita sendiri.
The pursuit o f the truth
Buya Hamka, demi pergerakan, kebaikan, dan kebenaran beliau rela dipenjara dan memiliki hati yang lembut, dengan lapang memaafkan segala kesalahan orang yang membuatnya masuk penjara. Sebelum kita bisa mempengaruhi orang, yang terpenting kita harus mengerti diri sendiri dan berdamai dengan diri sendiri.
Rasulullah SAW (pemuka agama islam), Beliau sudah berada di tahap ini, karena sudah melewati semua proses yang lebih dahsyat di atas atau sebelumnya.
Everybody, wants to be a somebody, but nobody wants, to the nobody. Yet when somebody has the will or wants to be nobody, than he will, becomes somebody.
Ketika kita tahu tujuan kita mau ke mana maka kita akan tahu langkah seperti apa yang akan kita lalui. Karena di dunia ini ada pencipa, ada yang diciptakan, dan ada tujuan dari penciptaan itu sendiri.
Jika kita sudah tahu tujuan kita, jangan lupa bahwa kita masih makhluk bumi, boleh memiliki mimpi setinggi langit, namun tetap harus merendah. Seperti perumpamaan ilmu padi/Oriza Sativa yaitu semakin berisi semakin merunduk. Berproses dan Maju.
Mengutip dari perkataan kak Alwy Herfian S, Co-Founder WidyaGroup, 2nd Winner of Samsung Global Startup Acceleration Program (GSAP) in 2019, Winner of StartUp4Industry by Ministry of Industry in 2020. Yaitu : Dalam perjalanan hidup ada yang namanya up and down dan kita kadang stuck atau kebingungan untuk memilih apa yang akan kita pilih atau tentukan dalam perjalanan hidup, bahkan saya (kak Alwy Herfian S) sempat berganti jurusan dalam menempuh studi di bangku kuliah. Ada beberapa hal yang beliau bahas yaitu :
Bagaimana cara kita bisa berperan dalam Society 5.0?
Kita harus memfokuskan diri untuk meningkatkan value diri.
Karena hidup akan terus berubah maka butuh ada motivasi dari dalam diri atau bertemu dengan seseorang yang dapat memotivasi kita. Suatu perubahan bisa kita dapatkan dari motivasi dengan membaca sebuah buku.
Bisnis adalah infrastruktur bukan sebatas hal untuk memperkaya diri, tetapi untuk mengalirkan suatu rezeki.
Teknologi semakin lama akan semakin berkembang. Nah gabungan dari bisnis dan teknologi ini bisa kita ciptakan sebagai peluang untuk kita dapat berperan dalam Society 5.0.
Untuk berkonsentrasi dalam Society 5.0 kita butuh niat yang kuat membaja, passion, and action. Contohnya kita berniat untuk membangun sebuah bisnis, melalui suatu bisnis yang berkaitan dengan teknologi. Misal kita mau jadi influencer kita bisa mengawali dengan membuat konten kecil-kecilan, tidak perlu langsung membuat konten besar yang mempengaruhi. Akan tetapi, setelah ada sebuah modal kita bisa mengembangkan bisnis kita agar dapat lebih maju dan lebih besar.
Pengalaman saya, saya pernah dimulai dari harga 200k/proyek. Selanjutnya kita dapat mengembangkan diri dengan membangun branding dengan orang-orang sekitar. Kita juga bisa mengembangkan diri dari yang awalnya introvert menjadi extrovert dan terus berproses. Kita bisa memulai membuka diri melalui keikutsertaan dalam suatu organisasi/komunitas/suatu kepanitiaan agar kita punya yang namanya relasi dengan orang lain sehingga bisa membangun social branding.
Pendidikan di Indonesia sudah berkembang menjadi lebih baik jika dibandingkan dengan zaman dahulu karena orang tua kita mewariskan kepada anaknya. Setelah pendidikan berkembang, maka 60 tahun kemudian karir berkembang. Untuk itu penguasaan terhadap teknologi juga penting, misalnya IoT.
Cara kerja manusia mirip dengan cara kerja komputer, tetapi perangkatnya menggunakan alat indra. Misalnya saja di mata kita sebenarnya saat kita melihat itu ada yang namanya kotak-kotak yang disebut dengan pixel. Ini sama seperti lensa kamera yang juga ada pixel.
Cara kerja otak: mendapatkan input dari luar lalu disalurkan ke dalam otak untuk diproses untuk mengatur output apa yang akan dilakukan.
Example, Widya Indonesia is growing rapidly and focusing on providing advanced Technology. Widya Indonesia offers line up of innovation products and Services to help our clients achieve their business goal. Widya Indonesia berkembang pesat dan berfokus pada penyediaan Teknologi canggih. Contohnya, Widya Indonesia menawarkan jajaran produk dan Layanan inovasi untuk membantu klien mencapai tujuan bisnis mereka.
Khadijah
STEI SEBI





