Kabartoday, AMBON – Operasi Zebra 2025 dilaksanakan secara nasional pada 17 hingga 30 November 2025. Tujuan utamanya adalah menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Dalam operasi Zebra ini, selain penindakan, Polri menekankan pentingnya edukasi dan pembinaan terhadap masyarakat.
Di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, selama 14 hari pelaksanaan operasi Zebra Salawaku ini, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Ambon memberi tindakan kepada kurang lebih 700 pengguna kendaraan pelanggar
“Iya selama 14 hari pelaksanaan operasi Zebra, kita temukan sekitar 700 pelanggar. Dan semua pelanggar kita beri tindakan,” ungkap Kasatlantas Polresta Ambon AKP Aswan Prayogo kepada media ini di ruang kerjanya Senin (1/12/2025).
Jebolan Akpol 2016 ini jelaskan tindakan yang diberikan kepada para pelanggar bukan berupa tilang tetapi berupa edukasi.
“Tindakan yang kita berikan bukan tilang, tetapi berupa edukasi dimana kita berikan teguran terhadap pelanggaran yang ditemukan. Dan kita juga meminta agar pelanggar tidak lagi mengulangi atau melakukan pelanggaran lagi,” jelas Aswan yang saat itu didampingi Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Janet S Luhukay.
Dari ratusan pelanggaran, mantan Kasat Lantas Polres Buru ini beberkan sebagian besar adalah kurang kelengkapan kendaraan bermotor seperti kaca spion, tidak ada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan lain-lain.
Selain itu ada juga pelanggaran dimana ada pengendara yang tidak melengkapi diri dengan kelengkapan perorangan seperti tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pengendara atau boncengan tidak menggunakan helm.
Untuk terus mengedukasi masyarakat untuk makin tertib berlalu lintas, Aswan yang pernah juga menjabat Kasat Lantas Polres Tojo Una Una (Touna) Polda Sulawesi Tengah ini ungkapkan Satlantas akan selalu berkolaborasi dengan unsur-unsur terkait, lembaga, organisasi, maupun stakeholder lainnya untuk mengingatkan masyarakat agar tetap patuh terhadap aturan berlalu lintas.
“Bila berkendara, maka harus melengkapi kelengkapan kendaraan bermotorr maupun kelengkapan perorangan,” ungkapnya.
Aswan yang pernah menjabat Kapolsek Bumi Raya, Polres Morowali, Polda Sulawesi Tengah saat masih berpangkat Ipda ini jelaskan pelaksanaan Operasi Zebra 2025 ini menjadi tahapan awal untuk menyiapkan kondisi tertib di jalan raya, sekaligus mengedukasi masyarakat agar disiplin berlalu lintas menjelang libur panjang hari raya Natal dan awal Tahun Baru 2026.
Pelaksanaan operasi Zebra yang telah berakhir kemarin itu kata Aswan dilaksanakan dengan pendekatan humanis, preventif dan edukatif kepada masyarakat.
“Tujuan utamanya ya untuk membuat dan membiasakan masyarakat agar selalu tertib dan disiplin berlalu lintas saat berkendara di jalan,” pungkasnya. (IMRAN)






